Rumah, Tips & Trik

5 Tips Pintar Memilih Jenis dan Ukuran Pipa PVC dengan Tepat

19 September 2019
ukuran pipa header
4 menit

Pipa jenis PVC paling umum digunakan di rumah-rumah sebagai talang maupun saluran air. Beda kebutuhan, beda pula ukuran pipa PVC yang dapat dipilih. Pelajari lebih lanjut di sini, yuk!

Plastik berbahan dasar Poly Vinyl Chloride (PVC) termasuk material yang sangat umum bisa kamu pakai untuk membuat saluran air hujan.

Harganya tak semahal seng dan alumunium.

Talang air PVC tak perlu kamu rakit, karena sudah siap pasang dari pabriknya.

Material plastik PPVC umumnya memiliki masa pakai satu hingga dua tahun, lho.

Ini karena sifatnya yang tidak tahan panas dan berbagai kondisi cuaca lainnya terlalu lama.

Apabila kamu pakai dengan jangka waktu yang lama, ini bisa membuat pipa PVC kamu kaku.

Selain itu mudah retak dan mengalami kebocoran sehingga harus diganti dengan yang baru.

Berikut ulasan lengkap mengenai saluran air berikut ukuran pipa PVC.

Macam-Macam Saluran Air di Rumah

ukuran pipa pvc

Terbagi menjadi 3 yaitu, saluran air bersih, saluran air buangan, dan saluran air kotor.

Berikut penjelasannya di bawah ini agar kamu lebih memahami tentang saluran air.

1. Saluran Air Bersih

Saluran ini digunakan untuk mendistribusikan air besih di dalam rumah.

Misalkan, jalur saluran pipa dari tandon menuju ke toren atau keran air, jalur shower di kamar mandi, dan masih banyak lagi.

Baiknya kamu gunakan ukuran pipa PVC tipe AW ½ dan ¾ inch.

2. Saluran Air Buangan

Maksud dari saluran ini adalah saluran air untuk air buangan seperti saluran dari kamar mandi.

Selain itu difungsikan juga untuk saluran air dari tempat cuci jemur, dan lain-lain.

Tipe yang bagus untuk kamu gunakan adalah tipe D atau AW dengan ukuran 2” atau 3”.

3. Saluran Air Kotor

Saluran air kotor dimaksud juga saluran untuk pembuangan dari kloset.

Biasanya tipe pipa yang baik kamu gunakan adalah tipe D atau AW dengan ukuran 4”.

Bingung apa yang dimaksud kelas AW, kelas D, dan kelas C?

Penjelasannya ada di bawah ini.

Standarisasi Jenis Pipa PVC

Terdapat 4 macam standarisasi pipa air atau PVC yang ada di Indonesia yaitu:

1. Standar Nasional Indonesia (SNI)

Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah standarisasi industri yang dikeluarkan oleh otoritas Panitia Teknis yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN).

Standar SNI berlaku nasional yaitu, di seluruh wilayah yang termasuk di dalam negara Indonesia.

2. Japanese Industrial Standards (JIS)

JIS mengatur standarisasi kegiatan industri Jepang.

Standarisasi ini dikoordinasi oleh Komite Standar Industri Jepang yang dirilis oleh Japanese Industrial Standards Association (JSA) atau Asosiasi Standar Jepang.

Sebagai sebuah negara industri, Jepang perlu memiliki standarisasi sendiri sehingga kualitas hasil industrinya tetap terjaga.

3. British Standards (BS)

Standarisasi ini dikeluarkan oleh British Standard Institution (BSI) yang sudah ada sejak 1901 dan dibuat berdasarkan aspek rekayasa, sistem kualitas, keselamatan, dan keamanan.

Standarisasi BS mengatur seluruh produk industri barang maupun jasa di seluruh wilayah Kerajaan Inggris beserta negara-negara persemakmurannya (commonwealth).

4. American Society for Testing and Material (ASTM)

ASTM didirikan oleh para insinyur dan ilmuwan Amerika Serikat tahun 1898.

Awalnya untuk membuat suatu standar baku untuk rel kereta api saat industri perkeretaapian sedang berkembang pesat.

Standarisasi ini adalah yang paling tua, sebelum BS dan saat ini digunakan oleh negara-negara maju dan negara berkembang, selain wilayah negara Amerika Serikat sendiri.

Baca Juga:

Cara Membuat Jemuran Tali Permanen Super Keren!

Ketahui Jenis Pipa PVC Terlebih Dahulu

Pipa PVC biasanya memakai standar ukuran JIS (Japanese Industrial Standart).

Sedangkan untuk PDAM biasanya memakai standard Nasional SNI.

Dalam sistem JIS ada 3 jenis pipa PVC yaitu,

1. PVC Kelas AW

jenis pipa pvc

Jenis ini paling tebal.

Pipa ini mampu menahan tekanan sampai 10kg/cm2.

Pipa ini sangat cocok untuk digunakan saluran air bertekanan tinggi atau yang menggunakan pompa air.

Seperti saluran air dibawah tanah, air ke kran-kran air, dan saluran penyediaan air untuk rumah tangga.

2. PVC Kelas D

jenis pipa pvc

PVC tipe D digunakan untuk tekanan yang tidak terlalu besar karena ketebalannya sedang.

Pipa ini mampu menahan tekanan 5 kg/cm2.

Biaya yang diperlukan lebih ringan daripada kelas AW.

Umumnya pipa ini digunakan sebagai saluran pembuangan air rumah tangga.

3. PVC Kelas C

jenis pipa pvc

Pipa kelas C paling tipis di antara yang lain.

Biasanya digunakan untuk buangan air.

Biasa juga hanya sebagai pelindung untuk kabel listrik.

Ukuran Pipa PVC Sesuai Tipenya

Banyak ukuran pipa PVC mulai dari pipa yang tebal, sedang hingga tipis.

Setiap ukurannnya juga memiliki ketentuan jenis pakainya.

Lebih lengkapnya silahkan lihat di bawah ini.

Jenis & Inch

Ukuran

Tebal

(AW)

Sedang

(D)

Tipis

(C)

C 5/8”17 mm
AW 1/2″C 1/2″22 mm
AW 3/4″C 3/4″26 mm
AW 1″C 1″32 mm
AW 1 1/4″D 1 1/4″C 1 1/4″42 mm
AW 1 1/2″D 1 1/2″C 1 1/2″48 mm
AW 2″D 2″C 2″60 mm
AW 2 1/2″D 2 1/2″C 2 1/2″76 mm
AW 3″D 3″C 3″89 mm
AW 4″D 4″C 4″114 mm
AW 5″D 5″C 5″140 mm
AW 6″D 6″165 mm
AW 8″D 8″216 mm
AW 10″D 10″267 mm

Kegunaan Pipa PVC Sesuai Ukuran:

  1. Ukuran Pipa PVC kelas C 5/8 untuk pelindung kabel listrik
  2. AW 1/2, 3/4  ukuran pipa PVC yang ini biasa dipakai untuk supply air di rumah tangga

Ukuran yang lebih besar biasanya dipakai apabila kamu membutuhkan debit air yang lebih besar.

  1. Ukuran pipa PVC kelas D 2 1/2, 3, 4 biasa dipakai untuk air buangan di rumah tangga.
  2. Bisa saja pakai C tapi lebih baik gunakan tipe D kalau pipanya tidak ditanam di tembok.
  3. C 3, 4 Ukuran pipa PVC tipe ini biasa untuk pembuangan air yang memiliki tekanan rendah

Baca Juga:

7 Perabot Rumah Dari Pipa PVC. Super Unik!

5 Tips Memilih Ukuran Pipa PVC

jenis pipa pvc

1. Kenali Jenis Pipa yang Kamu Inginkan

Sudah dijelaskan pada poin-poin di atas mengenai jenis pipa.

Kamu bisa mempelajarinya terlebih dahulu tiga jenis pipa PVC.

Ketebalan dan ketipisannya mempengaruhi daya guna pipa PVC ini.

2. Pastikan Kekuatan Pipa

Apabila kamu mengunjungi toko bangunan untuk mencari pipa PVC.

Maka kamu akan ditawarkan beberapa macan merk pipa PVC.

Antara lain ada merk Wavin, Rucika, Intilon, dan masih banyak lagi.

Setiap merknya memiliki kualitas yang berbeda-beda.

Ini sebenarnya cocok-cocokan kamu saja.

Karena, yang terpenting adalah kamu selalu merawat pipa PVC dengan menggantinya 1-2 tahun sekali.

3. Sesuaikan Ukuran Pipa

Menyesuaikan ukuran pipa adalah hal yang sangat penting.

Ukuran pipa yang salah dapat mengakibatkan kamu mengeluarkan lagi uang untuk membeli pipa yang benar.

Hitung dan tentukan total kebutuhan pipa, karena faktor ini akan mempengaruhi budget, diameter dan jenis pipa.

4. Tentukan Fitting & Jenis Perekatnya

Saat proses penyambungan atau fitting sebaiknya kamu menggunakan fitting yang sama tipenya dengan jenis pipa dan ukuran diameter pipa.

Sedangkan untuk jenis perekatnya, ada 2 macam.

Yaitu, jenis lem yang hanya melekat pada bagian pipa dan fitting.

Lem jenis kedu dapat menyatukan pipa melalui proses kimiawi yang biasanya dinamakan solvent coment.

5. Bedakan Setiap Saluran Pipa

Jenis pipa yang berbeda maka manfaatnya pun berbeda.

Pipa air biasa dan pipa untuk air panas punya tipe pilihan yang berbeda.

Contohnya untuk air panas, kamu harus memilih pipa yang bisa menahan panas hingga 85 derajat.

Biasanya pipa yang dipakai kelas PPR.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99!

Temukan informasi yang kamu butuhkan seputar properti dalam Blog 99.co Indonesia

Ingin mendapatkan properti idaman tanpa kesulitan mencarinya? Temukan lewat situs 99.co/id

***CYN/BAP

You Might Also Like