
Bagaimana cara menghitung borongan rumah per meter?
Cukup kalikan harga upah borongan yang diminta oleh tukang dengan luas bangunan rumah.
Namun, ada banyak komponen yang menentukan harga upah borongan tersebut.
Karena itu, penting untuk mengetahuinya secara rinci sebelum memilih tukang bangunan.
Bagi kamu yang tidak mau repot, tepat rasanya jika memilih jasa borongan untuk membangun rumah.
Dengan begitu, kamu tidak perlu memikirkan biaya jasa tukang per minggu atau bulanannya.
Seluruh biaya diketahui di awal, jadi kamu bisa menempati rumah setelah pembangunan selesai.
Harga Borongan Rumah per Meter 2025

Tukang biasanya mematok upah borongan rumah per meter, bukan per hari kerja.
Karena itu, semakin besar rumah yang ingin dibuat, maka semakin mahal pula biaya pembangunannya.
Lalu, upah borongan sendiri ditetapkan berdasarkan tahap dan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Sebagai referensi, berikut rincian harga upah tenaga borongan rumah per meter tahun 2025:
Pekerjaan Persiapan
- Pembersihan Lahan: Rp15.000 per m²
- Pekerjaan Pemagaran: Rp35.000 per m
- Bouwplank: Rp35.000 per m
- Direksikit: Rp55.000 per m²
Pekerjaan Galian dan Pondasi
- Lantai Kerja: Rp30.000 per m²
- Uruk Tanah Leveling Lantai: Rp70.000 per m²
- Galian Tanah Pondasi: Rp95.000 per m²
- Pasang Batu Kali: Rp100.000 per m²
Pekerjaan Pasang Bata
- Pasang Roster/Glassbox: Rp37.000 per m²
- Tali Air: Rp60.000 per m²
- Sudutan: Rp60.000 per m²
- Sekonengan: Rp55.000 per m²
- Pasang Bata Merah: Rp95.000 per m²
- Pasang Hebel 7/20: Rp35.000 per m²
- Pasang Hebel 10/20: Rp38.000 per m²
- Pasang Batako: Rp35.000 per m²
- Pekerjaan Plester & Aci: Rp68.000 per m²
Pekerjaan Kusen
- Pasang Kusen Pintu Panel: Rp200.000 per unit
- Pasang Kusen Pintu: Rp180.000 per unit
- Pasang Kusen Jendela: Rp100.000 per unit
- Pasang Daun Jendela: Rp95.000 per unit
- Jasa Melamin Jendela: Rp280.000
- Jasa Melamin Pintu: Rp450.000
Baca juga: Rincian Biaya Bangun Rumah 100 Jutaan Dilengkapi Contoh RAB
Pekerjaan Plafon
- Pasang List Plafon Gypsum: Rp18.000 per m
- Pasang Plafon Gypsum: Rp35.000 per m²
Pekerjaan Keramik
- Pasang Keramik 30×30: Rp50.000 per m²
- Pasang Keramik 40×40: Rp50.000 per m²
- Pasang Keramik 60×60: Rp55.000 per m²
- Pasang Keramik 80×80: Rp60.000 per m²
- Pasang Keramik 100×100: Rp68.000 per m²
Pekerjaan Listrik
- Pasang Stop Kontak: Rp255.000 per titik
- Pasang Fitting Lampu & Saklar: Rp255.000 per titik
Pekerjaan Sanitasi
- Pasang Closet Jongkok: Rp262.000 per unit
- Pasang Kran: Rp30.000 per unit
- Pasang Closet Duduk: Rp350.000 per unit
- Pasang Wall Shower: Rp80.000 per unit
- Pasang Wastafel: Rp265.000 per unit
- Pasang Floor-drain: Rp40.000 per unit
- Pasang Pipa Air Bersih: Rp30.000 per m
Pekerjaan Pengecatan
- Cat Daun Pintu Panel: Rp1.700.000 per pintu
- Cat Daun Jendela: Rp900.000
- Cat List Jendela: Rp100.000
Nah, setelah mengetahui harga upah tenaga borongan untuk membangun rumah, sekarang kamu sudah bisa menghitung total estimasi biaya harus dikeluarkan.
Untuk itu, mari simak simulasi perhitungannya di bawah ini.
Cara Menghitung Borongan Rumah per Meter
Anggap saja bila kamu ingin membangun sebuah rumah satu lantai dengan ukuran 36 meter persegi.
Panjang keliling bangunan berarti 24 meter, asumsinya bahwa rumah tersebut berdimensi 6×6 meter.
Lalu, tukang menawarkan biaya upah borongan seharga Rp1 juta per meter perseginya.
Untuk pengerjaan pintu, jendela dan titik listrik, kita asumsikan jumlah unit yang dibutuhkan:
- Jumlah pintu: 2 unit (pintu utama dan kamar)
- Jumlah jendela: 4 unit
- Jumlah titik listrik: 6 titik (lampu, saklar, stop kontak)
- Jumlah sanitasi: 1 unit closet duduk, 1 wastafel, 1 shower, 1 floor drain, dan 2 kran
Biar mudah menghitungnya, berikut rincian harga upah tenaga borongan rumah tersebut:
1. Pekerjaan Berdasarkan Luas Bangunan (36 m²)
- Pembersihan Lahan: 36 × Rp15.000 = Rp540.000
- Direksikit: 36 × Rp55.000 = Rp1.980.000
- Lantai Kerja: 36 × Rp30.000 = Rp1.080.000
- Uruk Tanah Leveling: 36 × Rp70.000 = Rp2.520.000
- Galian Tanah Pondasi: 36 × Rp95.000 = Rp3.420.000
- Pasang Batu Kali: 36 × Rp100.000 = Rp3.600.000
- Pasang Bata Merah: 36 × Rp95.000 = Rp3.420.000
- Plester & Aci: 36 × Rp68.000 = Rp2.448.000
- Pasang Plafon Gypsum: 36 × Rp35.000 = Rp1.260.000
- Pasang Keramik 60×60: 36 × Rp55.000 = Rp1.980.000
- Subtotal: Rp22.248.000
2. Pekerjaan Berdasarkan Panjang Keliling Bangunan (24 m)
- Pemagaran: 24 × Rp35.000 = Rp840.000
- Bouwplank: 24 × Rp35.000 = Rp840.000
- Pasang List Plafon Gypsum: 24 × Rp18.000 = Rp432.000
- Pasang Pipa Air Bersih: 24 × Rp30.000 = Rp720.000
- Subtotal: Rp2.832.000
Baca juga: 7 Desain Rumah 2 Lantai dan Biaya Pembangunannya
3. Pekerjaan Berdasarkan Jumlah Unit
- Pasang Kusen Pintu Panel: 2 × Rp200.000 = Rp400.000
- Pasang Kusen Jendela: 4 × Rp100.000 = Rp400.000
- Pasang Daun Jendela: 4 × Rp95.000 = Rp380.000
- Pasang Stop Kontak: 6 × Rp255.000 = Rp1.530.000
- Pasang Fitting Lampu & Saklar: 6 × Rp255.000 = Rp1.530.000
- Pasang Closet Duduk: 1 × Rp350.000 = Rp350.000
- Pasang Wall Shower: 1 × Rp80.000 = Rp80.000
- Pasang Wastafel: 1 × Rp265.000 = Rp265.000
- Pasang Floor-drain: 1 × Rp40.000 = Rp40.000
- Pasang Kran: 2 × Rp30.000 = Rp60.000
- Subtotal: Rp5.035.000
4. Pekerjaan Pengecatan
- Cat Daun Pintu: 2 × Rp1.700.000 = Rp3.400.000
- Cat Daun Jendela: 4 × Rp900.000 = Rp3.600.000
- Cat List Jendela: 4 × Rp100.000 = Rp400.000
- Subtotal: Rp7.400.000
Jadi, apabila ditotal, maka seluruh biaya upah borongan tukang mencapai:
Rp22.248.000 + Rp2.832.000 + Rp5.035.000 + Rp7.400.000 = Rp37.085.000.
Perlu diingat, biaya tersebut hanya mencakup upah tukangnya saja, belum dengan material bangunan.
Estimasi harga juga bisa berbeda-beda, tergantung lokasi dan ketentuan pasar.
Demikianlah cara menghitung borongan rumah per meter yang menarik untuk diketahui.
Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya.
Selamat mencoba!
