Begini Langkah-langkah Ajukan KPR Cepat dan Mudah

28 Feb 2020 - Rachmi Arin Timomor

Begini Langkah-langkah Ajukan KPR Cepat dan Mudah

Setiap orang bermimpi untuk memiliki rumah. Rumah yang menjadi kebutuhan utama biasanya terpikirkan saat seseorang sudah mapan bekerja atau baru saja menikah. 

Tak jarang, membeli rumah merupakan sebuah prioritas sekaligus memberatkan. Pasalnya jika memiliki gaji yang mencukupi, akan dengan mudah untuk membeli rumah. 

Namun bagi yang memiliki gaji yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan tabungan, membeli rumah akan sangat memberatkan.

Apalagi pergolakan harga rumah yang setiap tahunnya terus naik sehingga tidak memungkinkan untuk seseorang hanya mengandalkan tabungan untuk membeli rumah dengan gaji yang tidak seberapa. 

Maka dari itu banyak masyarakat yang mulai beralih ke KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.

KPR bisa menjadi solusi dan penyelesaian untuk masalah seseorang yang ingin membeli rumah. Namun, sebenarnya untuk mengajukan KPR tidak semudah itu, lho. Karena dengan mengajukan KPR berarti kamu harus siap dengan sejumlah aturan dan syarat yang harus dipenuhi.

Dengan adanya persyaratan tertentu pun tak jarang seseorang akan mendapat penolakan berulang-ulang. 

Belum lagi jika kamu telah menyiapkan dokumen dengan waktu yang lama dan menunggu persetujuan dari bank selama berminggu-minggu lamanya namun ternyata tetap mendapat penolakan. 

Nah, untuk mengantisipasi penolakan tersebut ada baiknya untuk menyiapkan hal langkah-langkah sebelum mengajukan. 

Berikut ini adalah informasi mengenai langkah-langkah ajukan KPR cepat dan mudah. Simak selengkapnya!

Tentukan Properti 


Hal pertama yang harus kamu siapkan adalah dengan menentukan properti seperti apa yang menjadi kebutuhanmu. Kamu harus mengumpulkan informasi dan memahami apa yang sangat dibutuhkan. 

Jika kamu membutuhkan sebuah hunian sekaligus menjalankan bisnis, kamu bisa menentukan ruko (rumah toko) atau rukan (rumah kantor).

Kamu bisa menentukan properti yang diinginkan meliputi rumah baru, second, cluster atau apartemen. Tentunya setelah menentukan properti, kamu bisa mulai mencari informasi mengenai developer yang akan dipakai.

Pastikan kamu melakukan perbandingan awal sebelum memilih developer. Karena bagaimanapun dengan mengajukan KPR berarti kamu akan membayarkan cicilan selama waktu yang ditentukan. 

Tentunya kamu harus memastikan mendapatkan developer dengan kualitas terbaik.

Setelah menentukan properti dan mencari developer, ada baiknya untuk menyediakan properti cadangan atau alternatif lain. Hal tersebut dilakukan jika ternyata properti yang kamu ajukan mendapat penolakan dari bank.

Usahakan untuk tidak mencari properti secara terburu-buru namun juga tidak terlalu lama, ya.

Siapkan Dokumen Persyaratan


Menyiapkan dokumen biasanya menjadi tahap yang paling melelahkan karena memakan waktu yang lama. Namun, dokumen juga menjadi syarat yang paling penting saat mengajukan KPR.

Jika kamu ingin mengajukan KPR cepat dan mudah, ada baiknya untuk meluangkan waktu untuk menyiapkan dokumen. Kamu juga bisa loh menyiapkan dokumen-dokumen tersebut sebelum mengajukan ke bank.

Untuk mengajukan KPR cepat ke bank, biasanya dokumen yang diperlukan adalah sebagai berikut.

  • Dokumen

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)

  2. Surat Keterangan WNI 

  3. Usia Minimal 21 Tahun

  4. Fotokopi KTP

  5. Fotokopi Kartu Keluarga

  6. Fotokopi Surat Nikah atau Perceraian

  7. SK Asli Pengangkatan Pegawai Terakhir atau Kartu Taspen (PNS)

  8. Ijazah

  9. Fotokopi Rekening Koran

  10. NPWP

  • Dokumen Tambahan

  1. Surat Berpenghasilan Tetap Minimal 2 Tahun

  2. Slip Gaji

  3. Surat Keterangan Dari Tempat Kerja

  4. Dokumen Jaminan Kepemilikan Bangunan (SHM, IMB, PBB)

Pastikan kamu melengkapi dokumen selengkap mungkin karena kelengkapan dokumen akan menjadi syarat utama yang ditentukan oleh bank.

Selain itu, pastikan untuk melakukan BI  (Bank Indonesia) checking dengan tujuan memastikan bahwa kamu memiliki kredit yang bersih dan baik. 

BI checking pun menjadi prasyarat yang menjadikan ajuan KPR tidak bisa lolos jika memiliki riwayat kredit yang buruk.

Untuk melakukan BI checking kamu bisa mengajukan pengecekan informasi debitur untuk mengetahui catatan status kredit ke OJK atau BI sebagai pihak yang menyimpan semua data-data debitur di Indonesia.

BI checking akan mencatat semua pinjaman yang pernah kamu ambil di berbagai perbankan. Maka dari itu catatan tersebut akan sangat penting sebelum mengajukan KPR karena bank pasti akan memeriksa seberapa bersih ketaatan kamu dalam membayar cicilan kredit.

Ajukan KPR Online di Bank


Nah, inilah langkah yang akan membuat pengajuan KPR cepat dan mudah, yaitu dengan KPR online. 

KPR online menjadi produk yang banyak disediakan oleh bank. Hal tersebut dikarenakan bank menargetkan pengajuan KPR kepada kaum milenial.

Generasi muda yang bekerja dan menghabiskan waktu di kantor sudah jarang dan tidak memiliki waktu untuk berlama-lama mengantri di bank yang padat. Apalagi jika tujuan utama pergi ke bank adalah untuk mengajukan KPR.

KPR online menjadi solusi yang menarik dan paling efektif untuk mewujudkan KPR cepat dan mudah terutama bagi kaum milenial yang ingin memiliki rumah.

KPR online yang sudah banyak tersedia di bank dapat kamu lakukan dimanapun dengan fleksibel. Adapun cara mengajukan KPR online seperti berikut.

  • Registrasi di laman resmi bank yang bisa diakses via telepon atau laptop

  • Mengisi data-data pribadi yang telah tersedia di situs laman tersebut

  • Verifikasi data registrasi via email

  • Memilih kriteria rumah yang diinginkan

  • Melakukan pengajuan KPR disertai dengan scan KTP dan slip gaji

  • Mendapatkan approval dari bank

KPR online menjadi solusi untuk generasi milenial yang ingin ajukan KPR cepat dan mudah. 

Namun, kamu hanya dapat mengajukan KPR online tahap pengajuannya saja. Setelah kamu akan menunggu persetujuan dari pihak bank dan memberikan berkas yang dibutuhkan.

Lakukan Simulasi Cicilan


Inilah langkah terakhir setelah kamu mengajukan KPR. Biasanya bank akan melakukan simulasi cicilan atau yang biasa disebut sebagai kalkulator simulasi KPR.

Dengan melakukan simulasi, bank akan menyediakan sarana yang dapat memberikan estimasi besar cicilan KPR yang akan kamu bayarkan dengan memperhitungkan harga rumah, jangka waktu (tenor), bunga pinjaman, uang muka (DP), biaya provisi, biaya appraisal, biaya administrasi dan lain sebagainya.

Dengan menghitung KPR, kamu pun akan mentotal jumlah pinjaman yang harus dibayarkan setelah memperhitungkan bunga. 

Perhitungan kalkulator KPR bisa memproyeksikan besar cicilan. Dengan begitu, kita bisa mempersiapkan dengan matang biaya cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan dengan perhitungan maksimal.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai langkah-langkah mengajukan KPR cepat dan mudah. Semoga informasi tersebut dapat menjadi referensi untuk mengajukan KPR dengan cepat dan mudah. Selamat mencoba!

Author:

Rachmi Arin Timomor