Berapa Biaya Notaris Jual Beli Rumah? Inilah Penjelasannya

3 Sep 2020 - Ferry Fadhlurrahman

Berapa Biaya Notaris Jual Beli Rumah? Inilah Penjelasannya

foto: Unsplash

Dalam transaksi jual beli rumah tidak aneh jika melibatkan notaris, sebagai salah satu orang yang mempunyai kewenangan dalam mengurus keabsahan transaksi tersebut. 

Berbagai surat yang melibatkan notaris juga mempunyai kekuatan hukum yang baik. Sehingga memberikan keamanan bagi penjual atau pembeli. 

Tapi belum banyak orang yang tahu dengan biaya notaris jual beli rumah

Beberapa orang bahkan terlanjur malas dengan kata 'notaris' dan takut biaya yang dikeluarkan akan lebih tinggi dari seharusnya.

Padahal notaris diperlukan untuk mengurusi berbagai sertifikat properti ataupun dokumen legalitas jual beli rumah, sehingga setelah proses jual beli selesai, tidak ada masalah lagi dengan rumah yang dibeli. 

Tapi jika Anda masih takut dengan biaya yang dikeluarkan,  biaya notaris jual beli rumah tidak terlalu tinggi kok

Tergantung dengan nilai dari transaksi jual beli dan jenis dokumen yang diperlukan saja.

Jadi berapa biaya notaris jual beli rumah? Berikut penjelasannya...

Aturan Hukum Biaya Notaris Jual Beli Rumah

biaya notaris jual beli rumah

Sebelum kita berbicara soal besaran biaya, ada baiknya Anda mengetahui tentang bagaimana biaya notaris jual beli rumah diatur dalam ketentuan hukum.

Biaya yang ditarik oleh notaris saat proses jual beli juga tidak asal. Ketentuan honorarium notaris terdapat pada pasal 36 Undang-undang no 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. 

Penentuan biaya notaris didasarkan pada nilai ekonomis dan nilai sosial dari setiap akta yang dibuat. 

Jadi semuanya ada hitung-hitungannya, Anda bisa memperhitungkan bagaimana biaya yang akan dikeluarkan untuk notaris nantinya.

Perhitungan Biaya Notaris Jual Beli Rumah sesuai Fungsi

biaya notaris jual beli rumah

Seperti disebutkan tadi, perhitungan biaya notaris jual beli rumah dipisahkan berdasarkan dua jenis, yakni melalui nilai ekonomis dan nilai sosiologis. 

Keduanya mempunyai rincian berbeda, berikut adalah penjelasannya:

Nilai Ekonomis:

Honorarium notaris jika ditentukan dari nilai ekonomis, ditentukan dari objek setiap akta. 

Berikut rinciannya:

- Nilai objek sampai dengan Rp100.000.000 atau ekuivalen gram emas ketika itu, honorarium yang diterima tidak lebih dari 2,5% 

- Nilai objek di atas Rp100.000.000 sampai dengan Rp1.000.000.000,00 honorarium yang diterima tidak lebih dari 1,5%

- Nilai objek di atas Rp1.000.000.000, honorarium yang diterima didasarkan pada kesepakatan antara Notaris dengan pihak-pihak yang menghadap, tetapi tidak melebihi 1% dari objek yang dibuatkan aktanya. 

Namun jangan lupa, selain honorarium ada juga biaya-biaya lain dalam proses jual beli. 

Misalnya untuk biaya cek sertifikat, validasi pajak, pembuatan Akta Jual Beli (AJB) dan biaya balik nama.  

Untuk perkiraan, berikut adalah beberapa rincian biaya tersebut dilansir dari dunianotaris.com:

Biaya Cek Sertifikat Rp100.000

Biaya Validasi Pajak Rp200.000

Biaya SK 59 Rp1.000.000

Biaya SKMHT Rp250.000

Biaya Balik Nama Rp750.000

Biaya APHT Rp1.200.000

Nilai Sosiologis:

Honorarium notaris jika ditentukan berdasarkan fungsi sosial dari objek setiap akta dengan honorarium yang diterima paling besar Rp5.000.000 sebagaimana yang tercantum pasal 36 UUJN. 

Siapa yang Menanggung Biaya Notaris?

biaya notaris jual beli rumahSetelah Anda tahu bagaimana penghitungan biaya notaris jual beli rumah, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang harus membayar biaya notaris tersebut? 

Apakah pembeli atau penjual?

Pada dasarnya, jual beli properti dilakukan atas dasar perjanjian. Menurut pasal 1320 KUH Perdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata), perjanjian yang sah harus memenuhi empat syarat, yakni:

  • Kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya;

  • Kecakapan untuk membuat suatu perikatan;

  • Suatu pokok persoalan tertentu;

  • Suatu sebab yang tidak terlarang.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa membuat AJB perlu adanya kesepakatan. 

Pihak yang akan menanggung biaya pembuatan AJB di PPAT juga termasuk dalam kesepakatan itu. 

Jadi kemungkinannya, bisa salah satu pihak menanggung seluruhnya atau keduanya membagi biaya notaris pembuatan AJB sama rata.

Itulah hitung-hitungan biaya notaris jual beli rumah. Jadi ingat sebelum membeli rumah, silahkan pastikan biaya notaris juga sudah masuk dalam hitungan. 

Jangan sampai biaya notaris menjadi biaya tidak terduga ya

Juga jangan malas-malas datang ke notaris untuk mengurusi dokumen properti, agar tidak ada masalah di kemudian hari yang bisa merugikan.

 

Semoga informasi ini membantu.

Author:

Ferry Fadhlurrahman