
Biaya tinggal di perumahan adalah hal yang wajib diketahui agar Anda bisa lebih tepat dalam menyisihkan pendapatan bulanan.
Ya, saat memutuskan tinggal di perumahan, seperti di Kota Baru Parahyangan atau Cluster Alam Asri, ada beberapa biaya yang wajib dibayar.
Biaya itu mulai dari pemeliharaan lingkungan, kebersihan, hingga keamanan.
Lantas, berapa besaran biaya tinggal di perumahan? Ketahui selengkapnya melalui pembahasan di bawah ini.
1. Biaya Pemeliharaan Lingkungan
Iuran pemeliharaan lingkungan atau IPL sudah lumrah diterapkan di lingkungan perumahan, cluster, dan apartemen,
Biaya ini mencakup iuran keamanan, kebersihan, dan service fee.
Dengan adanya biaya itu, lingkungan perumahan akan dirawat secara rutin sehingga membuat penghuni merasa nyaman.
Biasanya, tarif IPL dihitung berdasarkan ukuran tanah.
Berikut adalah penghitungan IPL di sebuah perumahan yang dikenakan sebesar Rp9.000/meter persegi per bulan, dengan luas tanah rumah yang mencapai 142 meter persegi:
- Perhitungan: IPL/m² x luas tanah = Rp9.000 x 142 m² = Rp1.278.000
Tarif di atas hanya hitungan kasar saja. Untuk mengetahui biaya pastinya, Anda bisa langsung menghubungi pihak developer atau pengelola.
2. Biaya Listrik & Air Rumah
Selanjutnya, biaya tinggal di perumahan yang wajib dibayarkan adalah listrik dan air.
Keduanya merupakan kebutuhan esensial yang akan menjamin kenyamanan dalam keseharian.
Untuk biayanya, tentu berdasarkan pada jumlah pemakaian.
Contohnya, di perumahan Mustika Park Place, batas daya untuk unit rumahnya sebesar 2.200 VA, maka besaran tarif listriknya Rp1.515,72/kWh.
Lalu, untuk batas daya di Landmark Residence Bandung, yaitu 2.200 VA – 6.600 VA juga dipatok tarif listrik sebesar Rp1.515,72/kWh.
Sementara itu, tarif PDAM berbeda di setiap daerahnya. Untuk di Bandung misalnya, biayanya adalah Rp4.000 – Rp7.000 per meter kubik.
Baca juga: Cara Menghitung Pemakaian Listrik Rumah, Akurat dan Mudah!
3. Iuran Kebersihan Perumahan
Biaya iuran kebersihan digunakan untuk membayar upah petugas kebersihan yang membersihkan lingkungan perumahan.
Biasanya, Anda wajib membayar biaya ini kepada pengurus RT atau RW setempat dengan besaran bervariasi, seperti Rp40–50 ribu per bulannya.
Beberapa perumahan ada yang memberlakukan iuran kebersihan perumahan secara terpisah, dan ada juga yang menyatukannya dengan IPL.
4. Biaya Pengambilan Sampah
Agar sampah di depan rumah bisa diangkut sampai ke tempat pembuangan sampah, tentu dibutuhkan angkutan, mulai dari motor roda tiga hingga truk.
Nah, untuk membuat angkutan itu bisa beroperasi, dibutuhkan biaya bahan bakar dan perawatan.
Sebagai penghuni, biasanya Anda diwajibkan untuk membayar biaya pengambilan sampah untuk keperluan operasional kendaraan pengangkut sampah.
Selain itu, biaya tersebut juga bisa digunakan untuk pembelian alat-alat kebersihan.
Besaran biayanya bervariasi, berkisar Rp20–80 ribu setiap bulan.
5. Iuran Keamanan Perumahan
Di perumahan cluster, biasanya ada petugas keamanan yang berjaga 24 jam.
Tidak hanya satu orang, dibutuhkan sejumlah petugas keamanan agar proses penjagaan bisa maksimal.
Dengan adanya petugas keamanan, Anda tentu bisa lebih tenang saat beristirahat di rumah dan saat meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama.
Penghuni pun diwajibkan untuk membayar gaji petugas keamanan.
Biasanya, iuran keamanan dikumpulkan oleh pengelola perumahan atau pengurus RT/RW setempat, dengan besaran sekitar Rp50–100 ribuan.
Baca juga: Kenali SOP Keamanan Perumahan Sebelum Membeli Hunian
6. Iuran Warga
Terakhir, biaya tinggal di perumahan yang wajib dibayarkan adalah iuran warga.
Iuran ini merupakan inisiatif pengurus RT/RW setempat untuk mengumpulkan dana santunan bagi warga yang tertimpa musibah, untuk acara 17 Agustus-an, atau untuk membangun tempat berkumpul bersama.
Besaran iuran warga tidak terlalu tinggi, hanya sekitar Rp15–20 ribuan per bulan.
7. Biaya Internet
Beberapa perumahan ada yang menerapkan jaringan internet menggunakan WiFi atau kabel.
Jadi, jika ingin menggunakan layanan tersebut, kamu harus membayar biaya tambahan per bulannya.
Sementara itu, ada juga perumahan yang tidak memiliki fasilitas internet.
Apabila tinggal di perumahan tersebut, kamu harus memasang jaringan internet sendiri.
Biaya internet ini bervariasi, tergantung provider dan paket yang dipilih. Namun, umumnya biaya per bulannya adalah mulai dari Rp300 ribuan per bulan.
8. Biaya Fasilitas Umum
Perumahan eksklusif biasanya sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti kolam renang, gym, dan clubhouse.
Namun tentu saja, terdapat biaya tambahan yang bisa dikenakan pada penghuni untuk perawatan fasilitas tersebut.
Meski tak menutup kemungkinan, ada pengelola perumahan yang tak memberlakukan biaya untuk fasilitas umum itu.
Jika ada, biasanya biayanya berkisar Rp100.000 – Rp500.000 per bulan.
***
Itu dia biaya tinggal di perumahan yang perlu diketahui dan diperhitungkan.
Jadi jika dirata-rata, Anda perlu mempersiapkan uang sekitar Rp120–200 ribu per bulan untuk iuran.
Perlu digarisbawahi, rincian biaya di atas hanyalah gambaran umum.
Bisa saja jumlahnya berbeda-beda di setiap perumahan. Bisa jadi ada biaya tambahan lain seperti biaya parkir, biaya fitness center, atau laundry.
Namun, setidaknya sekarang Anda sudah bisa membayangkan kisaran biaya tinggal di perumahan yang harus dikeluarkan per bulannya.
Jika masih mencari perumahan yang nyaman, silakan cek pilihannya seperti perumahan di Bandung dan perumahan di Karawang.
Semoga informasi ini membantu, ya.