6 Cara Beli Apartemen yang Aman Bagi Pemula

Last update: 4 Mei 2025 4 min read

Saat ini, apartemen menjadi salah satu pilihan alternatif hunian yang banyak diminati masyarakat karena memiliki lokasi strategis, fasilitas lengkap, dan desain yang modern.

Dengan keunggulannya, tak jarang apartemen menjadi pilihan instrumen investasi properti yang menggiurkan.

Tapi ada kalanya saat membeli apartemen untuk pertama kalinya, kita membutuhkan sebuah tips agar terhindar dari kerugian.

Daripada keliru, berikut ini enam cara beli apartemen dengan aman yang bisa kamu ikuti. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini, ya.

Cara Beli Apartemen untuk Pemula

Lakukan Survei

Lakukan Survei

Sebelum beli apartemen, sebaiknya lakukan survei terlebih dahulu dengan mencari tahu kredibilitas dan track record pengembang.

Hal tersebut sangat penting, terutama bagi kamu yang pertama kali membeli hunian vertikal. 

Kamu bisa mencari informasinya melalui Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APRESSI).

Selain itu untuk menghindari developer nakal, kamu bisa mengecek latar belakang perusahaan serta legalitasnya.

Cara mengeceknya bisa melalui Sistem Registrasi Pengembang (SIRENG), yang tersedia di laman sireng.pu.go.id, Kementerian PUPR.

Selain developer, pastikan Anda melakukan survei langsung ke lokasi apartemen dibangun.

Perhatikan akses jalan dan transportasinya, apakah memudahkan mobilitas sehari-hari atau tidak.

Dengan survei langsung ke tempatnya, maka kamu bisa mengetahui apakah letak apartemen dekat ke fasilitas publik atau tidak.

Saat melakukan survei, kamu perlu menanyakan perihal fasilitas pendukung yang tersedia di dalam apartemen, seperti kolam renang, taman, area gym, mini market, dan sebagainya.

Jika diperlukan, cari tahu fitur yang tersedia di masing-masing unit, misalnya access card atau private lift.

Cek Izin dan Legalitas Bangunan Apartemen

Cek Izin dan Legalitas Bangunan Apartemen

Tips cara beli apartemen yang selanjutnya, ialah memastikan izin dan legalitas bangunan apartemen aman. 

Kamu bisa menanyakan developer, apakah pihaknya sudah mengantongi sertifikat HGB, IMB, dan SIPPT dari pemerintah setempat.

Kamu pun bisa menanyakan banyak hal lainnya mengenai izin, dengan mendatangi kantor pemasaran atau menghubungi agen properti.

Tentukan Sistem Pembayaran Apartemen

Tentukan Sistem Pembayaran Apartemen

Sistem pembayaran apartemen hampir sama dengan skema pembayaran properti lainnya. 

Terdapat beberapa metode pembelian yang ditawarkan, yakni tunai (cash), tunai bertahap, Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan kredit balloon payment. 

Sebaiknya saat sudah menentukan apartemen yang ingin dibeli, tentukan juga sistem pembayaran yang paling pas untukmu.

Jika uangnya cukup kamu bisa langsung membayarnya secara tunai. Namun jika hanya tersedia uang muka, kamu bisa mengajukan KPA.

Menggunakan Jasa Agen Properti

Menggunakan Jasa Agen Properti

Jasa agen properti adalah salah satu tips cara beli apartemen yang bisa kamu terapkan. 

Bagi pemula, biasanya membeli properti adalah hal yang sulit dilakukan. Ada kalanya kita kebingungan untuk mengurus berkas dokumen, lokasi, unit, hingga negosiasi harga.

Karena itu, untuk menghindari kerugian akibat ketidaktahuan, sebaiknya kamu menggunakan jasa agen properti profesional.

Beli saat Soft Launching 

Tips beli apartemen untuk mendapatkan harga murah, ialah dengan membeli saat sedang soft launching atau proses pre-order.

Biasanya dengan membeli pada waktu tersebut, developer akan memberi promo atau potongan harga secara besar-besaran.

Selain potongan harga, biasanya terdapat beberapa keuntungan lain yang ditawarkan untuk pembeli, meliputi bunga asuransi rendah, potongan down payment, dan sebagainya.

Pertimbangkan Fasilitas KPA

Pertimbangkan Fasilitas KPA

Tips yang terakhir saat beli apartemen, ialah kamu bisa memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dari bank.

Sistem KPA sendiri diberikan kepada nasabah yang ingin beli hunian vertikal dengan cara mencicil. 

Sistemnya hampir mirip dengan KPR; melakukan pengajuan ke bank, membayar DP, lalu melunasi kredit dengan bunga setiap bulannya.

Adapun syarat pengajuan KPA, di antaranya:

  • Fotokopi KTP 
  • Fotokopi Kartu Keluarga dan Surat Nikah
  • Fotokopi NPWP
  • Pas foto ukuran 3×4 cm
  • Fotokopi SK terakhir / surat keterangan kerja asli
  • Fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir
  • Slip gaji asli.

Perlu diketahui, untuk mengajukan KPA ada beberapa hal yang diperhatikan, misalnya:

  • Tidak masuk ke dalam daftar hitam Bank Indonesia
  • Memiliki riwayat kredit yang baik
  • Melakukan pembayaran DP 15% dari harga apartemen.

Itulah sejumlah cara beli apartemen yang bisa kamu jadikan referensi.

Tertarik beli apartemen dijual di Jakarta Selatan? 99.co Indonesia memiliki rekomendasi menarik, salah satunya Southgate Apartment.

Adapun pilihan lainnya yang bisa dilirik meliputi Apartemen Roseville, L Avenue Office Residence dan Emerald Bintaro.

Semoga bermanfaat!

 

 

Rachmi adalah seorang penulis properti sejak 2019. Tulisannya banyak menyoroti tentang KPR, tips dan trik seputar rumah, desain arsitektur dan interior.