
Bagaimana cara menjual rumah yang cepat? Salah satunya dengan menjual rumah ke bank. Langkah ini mudah bila Anda memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan.
Satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan oleh warganet, yaitu apakah kita bisa menjual rumah ke bank? Untuk diketahui, jual rumah ke bank bukan berarti bank membeli aset tersebut.
Di sini bank berperan sebagai perantara di antara penjual dan calon pembeli.
Bagi yang ingin menjual asetnya, mari simak bagaimana cara jual rumah ke bank berikut ini!
Cara Jual Rumah ke Bank
Menentukan Bank
Cara jual rumah ke Bank yang pertama adalah menentukan Anda ingin menggunakan bank apa.
Bank adalah institusi terpercaya yang bisa diandalkan untuk menjual properti baik jual tanah atau rumah. Penjual bisa mendapatkan calon pembeli secara cepat, sebab jaringan bank luas.
Pihak ketiga ini akan membantu segala proses penjualan, mulai dari persiapan, pengecekan dokumen sampai promosi.
Mengikuti Prosedur Bank
Jika sudah menentukan bank, langkah selanjutnya ialah mengikuti seluruh prosedur yang diinstruksikan oleh bank. Pastikan apa saja syarat dan bagaimana prosesnya.
Berdasarkan pengalaman jual rumah ke bank, penjual rumah juga harus betul-betul memahami prosedur dan ketentuan yang diterapkan oleh bank.
Biasanya, bank akan meminta kelengkapan dokumen dari rumah yang akan dijual. Sehingga, Anda harus memeriksa seluruh kelengkapan berkas meliputi;
- Sertifikat Hak Milik (SHM);
- bukti pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB);
- Akta Jual Beli (AJB);
- dan lain-lain.
Menetapkan Harga Jual Rumah ke Bank
Cara jual rumah ke Bank terakhir ialah dengan menentukan harga jual.
Apabila bingung menentukan harga jual rumah ke bank, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, di antaranya sebagai berikut.
- Menentukan harga dari nilai rumah dan tanah.
- Menentukan harga berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
- Menghubungi dan berdiskusi dengan agen properti.
- Meminta bantuan pihak bank untuk melakukan appraisal nilai properti.
- Mengunjungi situs jual beli properti online untuk melihat referensi harga jual dari listing yang terdaftar di lokasi yang sama.
Keuntungan Menjual Rumah ke Bank
1. Instansi Tepercaya
Bank adalah institusi keuangan dengan jaringan luas dari perorangan sampai developer yang potensial menjadi pembeli aset.
Hal tersebut tentunya memberikan solusi tepat cara jual rumah cepat butuh uang.
2. Rumah Terjual Lebih Cepat
Umumnya, bank memiliki prosedur tersendiri dalam memasarkan rumah.
Bank akan mempromosikan properti Anda, baik secara online maupun offline, sehingga rumah terjual lebih cepat.
3. Dokumen Lebih Terjamin
Bank menjamin keamanan dokumen berupa sertifikat rumah, legalitas properti, dan lain sebagainya. Jadi, tak perlu khawatir soal keamanan dokumen selama rumah belum terjual.
4. Prosedurnya Lebih Mudah
Sebagai pihak tepercaya, bank memiliki prosedur yang jelas dan terstruktur dalam hal jual beli properti.
Tak perlu repot-repot menjual rumah secara mandiri, pihak bank akan membantu mengurus berbagai macam hal, baik itu proses administrasi maupun transaksi.
Tips Lancar Jual Rumah ke Bank
Cek Kondisi Rumah
Memeriksa kondisi rumah secara menyeluruh wajib dilakukan sebelum jual rumah ke bank. Lihatlah kondisi eksternal dan internal rumah, apakah ada yang perlu diperbaiki?
Pada bagian eksternal perhatikan cat dinding, potensi banjir dan usia bangunan. Sedang untuk internal, perhatikan langit-langit, lantai, aliran air, pembuangan dan saluran listrik.
Jika ingin mengusung desain tertentu yang sedang naik daun untuk rumah Anda, maka jangan ragu untuk melakukan renovasi besar-besaran agar nilai bangunan meningkat.
Bila demikian, silakan akumulasikan seluruh harga tanah dan perbaikan bangunan guna mematok harga properti tersebut. Jadi, tak perlu bingung menentukan harga.
Survei Bank
Tips selanjutnya, yaitu melakukan survei bank yang akan Anda pilih. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang bank yang menerima jual rumah.
Silakan pilih bank dengan potensi paling besar untuk memasarkan properti Anda. Cara mengetahuinya, yaitu mengecek perihal di bawah.
- Track record bank dalam penjualan rumah second (lelang).
- Prosedur KPR (mudah atau tidak).
Jika sudah mendapatkan informasi yang cukup, maka bandingkan untuk menentukan pilihan bank yang tepat. Setelah itu, lakukan survei pasar untuk menentukan harga jual rumah.
Survei Harga Pasar
Lakukan survei harga jual rumah, khususnya di lokasi properti Anda berada. Anda bisa melakukannya dengan beberapa cara, misalnya;
- Mengecek Nilai Jual Objek Pajak (NJOP);
- Mencari tahu harga rumah di kawasan sekitar;
- Menggunakan situs jual beli properti online untuk melihat referensi harga jual.
FAQ
Apa saja hal yang menyebabkan rumah sulit dijual?
Rumah yang sulit dijual ternyata bisa disebabkan oleh sejumlah hal. Berikut di antaranya:
- Kondisi pasar properti cenderung dinamis
- Lokasi dan lingkungan kurang memadai
- Harga jual terlalu mahal
- Persaingan dengan properti lain
- Kondisi rumah kurang terawat
- Legalitas dan dokumen bermasalah.
Apa saja yang harus diperhatikan saat menjual rumah?
Sebelum menjual rumah Anda harus memperhatikan hal-hal berikut:
- Memastikan dokumen lengkap
- Pilih waktu yang tepat untuk menjual rumah
- Memahami calon pembeli
- Mengetahui nilai pasar
- Pastikan keamanan transaksi.
Nah, itulah penjelasan cara jual rumah ke bank dari 99.co Indonesia.
Sekarang terjawab sudah pertanyaan apa bisa jual rumah ke bank atau bisakah menjual rumah ke bank. Semoga informasi di atas bermanfaat!
