Ketentuan dan Cara Menghitung Luas Bangunan Rumah

17 Apr 2020 - Ananda Bayu Pangestu

Ketentuan dan Cara Menghitung Luas Bangunan Rumah

Dalam perhitungan biaya bangun rumah atau bangunan pada umumnya, Anda memerlukan informasi luas bangunan yang akan dibuat. Mengapa? 

Menghitung luas bangunan rumah ini penting agar Anda dapat menyiapkan semuanya dari desain hingga material dan tentu saja budget yang dibutuhkan.

Cara menghitung luas bangunan rumah ini tidak sulit, selama Anda mengetahui rumus luas bangunan yang benar atau menguasai penggunaan software untuk mencari luas bangunan. Ya, menghitung luas bangunan bisa dilakukan baik secara manual ataupun dengan bantuan software.

Selain diperlukan dalam proses pembangunan, luas bangunan juga diperlukan untuk membantu merancang interior rumah. Cara hitung luas bangunan ini juga penting ketika hendak menjual dan menetapkan harga yang sesuai.

Untuk mengetahui cara menghitung luas bangunan, simak artikel panduan 99.co Indonesia ini hingga selesai, ya!

Cara Menghitung Luas Bangunan dengan Rumus Matematika

Cara menghitung luas bangunan yang pertama adalah dengan rumus matematika. Pada dasarnya, Anda dapat menggunakan rumus luas bangunan untuk menghitung luas rumah. Dilihat dari bentuk denah rumah, maka dapat dicari cara menghitung luas bangunan yang benar.

Misalnya, Anda bisa melihat apakah denah rumah berbentuk persegi panjang, trapesium, segitiga dan lain sebagainya. Contohnya, jika denah rumah berbentuk persegi panjang dengan panjang 9 m dan lebar 5 m, maka luas bangunan adalah 45 m2 dengan perhitungan rumus luas bangunan persegi yaitu:

L (Luas) = P (Panjang) x L (Lebar) = 9 m x 5 m = 45 m2

Lalu, bagaimana cara hitung luas bangunan 2 lantai? Denah rumah 2 lantai biasanya akan tetap digambar per lantai. Jadi, Anda tinggal melakukan hal yang sama untuk selanjutnya menjumlahkan luas bangunan tersebut dari setiap lantainya. 

Nah, bagaimana dengan menghitung luas bangunan rumah yang denahnya tidak beraturan? Ini yang mungkin agak sulit dilakukan. Umumnya, cara menghitung luas tanah dan bangunan yang tidak beraturan adalah dengan membagi setiap sudutnya menjadi beberapa segitiga.

Jadi, Anda bisa menghitung luas bangunannya dengan mencari luas masing-masing segitiga tersebut dengan rumus luas bangunan segitiga. Untuk memudahkan menghitung, kamu juga bisa menggunakan Microsoft Excel. Jika sudah didapatkan hasilnya, jumlahkan dengan rumus =SUM (rentang data).

Cara Hitung Luas Bangunan dengan Autocad


Jika tidak mau menghitung luas bangunan secara manual dengan rumus matematika, Anda bisa gunakan cara hitung luas bangunan dengan Autocad. Cara menghitung luas bangunan ini terbilang lebih mudah, cepat dan akurat. 

Meski demikian, bentuk bangunan yang hendak dicari luasnya tidak terlalu banyak memiliki tekukan pada desainnya. Untuk lebih jelasnya, kita dapat melihat cara menghitung luas bangunan dengan cara menggunakan software Autocad di bawah ini.

  • Buat gambar denah dengan garis polyline agar seluruh garis saling menyatu.

  • Klik garis yang telah digambar agar semuanya ter-block, tandanya garis yang semula terlihat lurus berubah menjadi putus-putus.

  • Ketik ‘li’ pada command section, lalu tekan tombol enter pada keyboard lalu keluar halaman baru yang menampilkan keterangan luas, keliling dan koordinat tanah atau bangunan tersebut.

Untuk melakukan cara menghitung luas bangunan dengan Autocad ini, Anda harus memiliki kemampuan menggambar yang mumpuni, sebab bentuk gambar yang salah akan membuat perhitungannya menjadi tidak akurat.

Dengan dua cara menghitung luas bangunan tersebut, mana yang menurut Anda lebih mudah? Baik menggunakan rumus luas bangunan ataupun software untuk menghitung luas bangunan ini, terdapat beberapa hal juga yang perlu diketahui jika Anda ingin mencari luas bangunan. Berikut penjelasannya!

Ketentuan Struktur dan Ukuran Bangunan 


Dalam cara menghitung luas bangunan ini, terdapat ketentuan struktur dan ukuran bangunan yang harus diketahui. Yang pertama, sebuah rumah atau bangunan memiliki batas-batas fisik atau lebih dikenal dengan batas luas.

Perlu juga Anda pahami jika seluruh bagian ruangan yang mempunyai perkerasan lantai itu tidak sama cara perhitungan luasnya. Misal, jika kamar tidur memiliki ukuran 3 x 4 m2, Anda tidak bisa menghitungnya sama persis dengan luas teras tanpa dinding, meski keduanya berukuran sama. 

Dalam menghitung luas bangunan lantai sebuah ruangan, maka perhitungannya biasanya akan dilakukan sampai batas dinding keluar. Jika terdapat ruangan lebih yang berhimpitan dan dibatasi dinding, maka cara hitungnya dari tengah-tengah dinding satu sampai dengan dinding berikutnya. 

Ruangan yang tertutup atap dengan keadaan dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai bagian atasnya maka harus dihitung penuh. Contohnya, ruangan sebesar 3 x 4 m2, maka luasnya adalah 12 m2. Berbeda jika dinding pembatas dari ruangan tadi mempunyai tinggi kurang dari 1,20 m2.

Overstek seperti balkon dengan sebuah dinding pagar yang tidak terlalu tinggi, lebih dari 1,20 m2, maka tidak akan masuk dalam perhitungan luas bangunan. Untuk sebuah teras beratap dengan sebagian dindingnya mempunyai ketinggian lebih dari 1,20 m2, maka perhitungannya adalah 60% ruangan bawah tanah dengan luas tanahnya dihitung 100%

Ketentuan struktur dan ukuran bangunan ini dapat bervariasi berdasarkan daerah. Jadi, ketentuan yang berlaku di satu kota belum tentu berlaku di kota lain. Itu dia ulasan mengenai ketentuan dan cara menghitung luas bangunan.

Semoga artikel panduan 99.co Indonesia ini bermanfaat, ya!

Author:

Ananda Bayu Pangestu