Contoh Surat Keterangan Kerja untuk KPR dan Cara Membuatnya

17 Mar 2020 - Ananda Bayu Pangestu

Contoh Surat Keterangan Kerja untuk KPR dan Cara Membuatnya

Berniat untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah? 

Sebagai salah satu syarat KPR diterima, Anda mungkin perlu melihat contoh surat keterangan kerja untuk KPR ini. 

Kelengkapan dan kebenaran dokumen harus diperhatikan jika Anda ingin proses KPR lancar dan disetujui bank.

Surat kerja atau surat keterangan kerja dari perusahaan memang wajib dikantongi ketika Anda hendak mengajukan baik KPR subsidi maupun KPR konvensional. 

Hal ini masuk ke dalam daftar dokumen persyaratan yang harus Anda lengkapi.

Kecuali Anda adalah seorang wiraswasta atau profesional, karena surat keterangan kerja untuk bank akan diminta dari pemohon yang statusnya karyawan perusahaan. 

Surat kerja adalah surat keterangan bekerja yang sengaja dibuat oleh perusahaan untuk menyatakan legalitas seorang karyawan.

Dengan kata lain, contoh surat keterangan kerja untuk KPR ini perlu dipahami karena menyangkut benar tidaknya seorang pemohon KPR adalah seorang karyawan kantoran. 

Tentunya hal ini akan berpengaruh pada diterima tidaknya pengajuan KPR Anda, bukan?

Dokumen resmi surat kerja ini menjelaskan tentang status karyawan di perusahaan tersebut. 

Mulai dari status tetap atau kontrak, posisi atau jabatan, hingga gaji per bulan yang diperoleh si karyawan atau pemohon KPR. 

Fungsi Surat Keterangan Kerja dari Perusahaan untuk KPR


Foto: Google Images

Jika kita bicara soal contoh surat keterangan kerja untuk KPR, pastinya Anda akan penasaran apa sebenarnya fungsi surat kerja ini. 

Banyak sekali orang yang mencari surat keterangan kerja dari perusahaan meski baru diterima bekerja sekalipun. 

Tujuannya? 

Tentu menyangkut dengan program kredit atau cicilan dan pembiayaan tertentu yang sifatnya punya nominal besar, seperti Kredit Pemilikan Rumah atau KPR ini. 

Surat keterangan bekerja untuk bank berfungsi sebagai bukti sekaligus jaminan.

Fasilitas KPR sendiri sudah ditawarkan oleh banyak bank. 

Karena proses dan sistem pembayarannya dilakukan secara kredit, maka pihak bank atau pemberi pinjaman dana akan meminta jaminan untuk pembelian rumah.

Jika pemohon kredit adalah pekerja dengan penghasilan tetap yang mencukupi, tentu saja pihak bank akan lebih percaya bahwa orang ini dapat membayar cicilan kredit setiap bulannya hingga lunas. 

Maka dari itu, contoh surat keterangan kerja untuk KPR ini penting dikantongi untuk bukti status bekerja.

Surat keterangan kerja dari perusahaan perlu dibuat agar pihak penyedia kredit percaya bahwa pembeli mampu untuk mencicil uang kredit pembelian rumah tersebut. 

Dengan surat kerja, maka setidaknya pembeli diprioritaskan untuk mendapatkan fasilitas KPR ini.

Fasilitas KPR sendiri meningkatkan daya beli masyarakat terhadap properti khususnya rumah murah

Dengan adanya KPR, masyarakat dengan pendapatan 5 – 7 juta rupiah per bulannya mampu untuk memiliki rumah seharga Rp300 hingga Rp500 juta-an tanpa harus menabung bertahun-tahun terlebih dahulu.

Cara Membuat Surat Keterangan Kerja

Bank atau penyedia kredit akan selektif ketika menyetujui proses pengajuan KPR. 

Hanya pengajuan mereka yang dipastikan mampu membayar angsuran, bakal disetujui. 

Salah satunya, poin ini dapat dilihat dan dipertimbangkan dengan surat keterangan kerja dari perusahaan.

Namun bukan berarti KPR Anda pasti disetujui jika melampirkan surat keterangan kerja dari perusahaan. 

Jika surat kerja yang Anda lampirkan menyatakan bahwa Anda seorang karyawan tetap dengan jabatan bagus dan gaji mencukupi, maka kemungkinan KPR disetujui semakin besar.

Jika surat keterangan kerja dari perusahaan menunjukan status karyawan tetap, tentu kemungkinan Anda kehilangan pekerjaan di tengah masa cicilan akan semakin kecil. 

Begitu pula dengan posisi atau jabatan Anda dan gajinya yang menentukan berapa jumlah cicilan KPR yang mampu dibayar.

Lalu, bagaimana cara membuat surat keterangan kerja ini? 

Untuk membuat surat keterangan kerja Anda bisa mulai dengan menghubungi pihak HRD perusahaan dan menjelaskan alasan Anda butuh surat keterangan bekerja. 

Biasanya, perusahaan sudah memiliki contoh surat keterangan kerja untuk KPR sendiri.

Namun, jika belum, berikut adalah cara membuat surat keterangan kerja untuk KPR serta apa saja poin yang harus tertera di dalamnya.

Surat kerja yang baik harus memuat penjelasan dan tujuan surat dibuat, dalam hal ini, untuk pengajuan KPR. 

Awali surat dengan menjelaskan kepada siapa surat ditujukan. Selanjutnya, bagian isi surat diisi dengan informasi mengenai dari siapa surat dibuat dan untuk apa tujuannya. 

Kemudian, Anda bisa mengakhiri isi surat dengan memberikan informasi tambahan seperti nomor telepon dan email. 

Gunakan font seperti Arial atau Times New Roman dengan ukuran 12 agar surat mudah dibaca. 

Bagian Surat Keterangan Kerja

Untuk lebih jelasnya, berikut bagian-bagian contoh surat keterangan kerja jika ingin mengajukan KPR:

  • Kop Surat

Kop surat berfungsi untuk menunjukkan legalitas surat. Surat kerja harus memiliki kop surat di bagian paling atas. 

Kop ini menunjukkan instansi atau perusahaan yang mengeluarkan surat.

  • Nama Perusahaan

Selain kop surat, contoh surat kerja harus mencantumkan nama perusahaan dengan jelas lengkap dengan alamat serta informasi lain seperti nomor telepon, email, atau situsnya.

  • Nama Surat

Bagian contoh surat keterangan kerja untuk KPR selanjutnya adalah nama surat. 

Tuliskan “Surat Keterangan Kerja” di bagian atas sebagai judul.

  • Nomor Pembuatan

Instansi dan perusahaan selalu mencatat surat yang keluar dengan penomoran. 

Ini digunakan untuk mempermudah pelacakan setiap surat yang keluar. 

Jadi, jika suatu saat nanti ditanyakan kapan sebuah surat dibuat dan dikeluarkan, pegawai bisa dengan mudah melakukan tracking.

  • Isi Surat

Ini adalah bagian utama contoh surat keterangan kerja untuk KPR. Di sini, karyawan dinyatakan sebagai bagian dari perusahaan secara resmi. 

Di dalamnya dicantumkan juga jabatan lengkap serta nomor induk karyawan atau kepegawaian.

Selain itu, contoh surat keterangan kerja untuk KPR yang benar juga mencantumkan nama atasan yang membuat surat kerja ini. 

  • Penutup

Bagian akhir contoh surat keterangan kerja untuk KPR ditutup dengan tujuan surat dibuat. 

Dalam hal ini, surat sebagai keterangan kerja untuk pengajuan KPR. Paling akhir, surat ditandatangani oleh atasan lengkap dengan cap basah.

Contoh Surat Keterangan Kerja untuk KPR

Agar lebih jelas, berikut contoh surat keterangan kerja untuk KPR yang bisa Anda jadikan referensi. 

Meski bervariasi antara satu kantor dan kantor lainnya, namun pada dasarnya begini format contoh surat keterangan kerja untuk KPR yang baik dan benar.


Itu dia contoh surat keterangan kerja untuk KPR yang benar dan cara membuatnya. 


Semoga artiikel panduan 99.co Indonesia ini membantu Anda lebih dekat dengan rumah impian, ya!

Author:

Ananda Bayu Pangestu