5 Desain Rumah Kos Kosan yang Sehat | Bisnis Properti Kian Lancar

Last update: 19 Agustus 2025 6 min read
Author:

Foto: agoda

Tinggal di kota besar memang jadi impian setiap orang, apalagi jika bisa mendapatkan hunian di lokasi yang strategis.

Tapi sayangnya rencana tersebut harus pupus karena tingginya harga rumah tapak, termasuk di kawasan Jakarta.

Sehingga banyak orang lebih memilih opsi sewa apartemen, kontrakan, hingga sewa kos-kosan sebagai alternatif hunian. 

Melihat fenomena tersebut, tentu saja sangat menguntungkan bagi pemilik tanah dan hunian yang ingin mencoba bisnis sewa-menyewa, salah satunya kos-kosan.

Bisnis kos-kosan bisa dibilang salah satu investasi yang cukup menggiurkan, karena passive income yang didapat cukup stabil untuk jangka panjang.

Selain itu bisnis kos kosan juga tak pernah sepi peminat, apalagi jika lokasi bangunnya berada sekitaran universitas ataupun perkantoran. 

Bagaimana, berminat untuk memulai bisnis kos-kosan?

Eits tunggu dulu, sebaiknya jangan terburu-buru karena ada banyak hal yang perlu diperhatikan untuk memulainya.

Anda harus menyediakan modal yang cukup, membuat perencanaan, dan paling penting adalah membuat semua pintu kosan terisi penuh.

Cara menarik orang untuk tinggal di kosan tidak hanya soal harga yang bersahabat, fasilitas lengkap, tapi juga desain yang unik mengikuti tren.

Desain rumah kos kosan yang sehat jadi salah satu desain yang paling banyak dicari, apalagi di tengah pandemi yang mengharuskan setiap orang bekerja dari rumah.

Jenis kosan satu ini bisa dibilang paket lengkap, karena tempat tinggal yang sehat sudah pasti suasananya lebih nyaman dan aman. 

Keuntungan Membanguna Rumah Kos Kosan Sehat 

Membangun kosan dengan konsep asri dan mengedepankan hunian sehat memiliki banyak keuntungan bagi pemilik properti, salah satunya menyangkut biaya pembangunan. 

Jika biasanya modal untuk membangun kosan 10 pintu bisa menghabiskan biaya Rp410-700 juta (bahkan lebih), biaya tersebut bisa Anda tekan dengan memilih material yang tepat.

Jika Anda tak memiliki waktu untuk mencari bahan bakunya, Anda bisa gunakan jasa arsitek untuk merancang bangunan, sampai mengkalkulasi anggaran sesuai bujet yang dimiliki.  

Lantas selain bujet keuntungan, apalagi yang diperoleh dalam membangun dan memilih desain rumah kos kosan yang sehat?

Biaya Pemeliharaan yang Murah

Gaya arsitektur minimalis jadi konsep idaman saat mendesain rumah, sebab konsep ini membuat hunian jadi lebih rapi, bersih, dan modern.

Kemudian ada desain industrial yang mengutamakan tampilan unfinished dengan penggunaan semen plester, semen aci dan semen roll, juga bata ringan ekspos atau bata merah ekspos.

Material-material tersebut dikenal memiliki biaya yang murah, baik dari segi bahan baku, pengerjaan hingga pemeliharanya.

Memanfaatkan Material Daur Ulang

Teknik lain dalam menekan bujet untuk membuat kos kosan sehat adalah memilih material daur ulang untuk furniture, seperti kayu bekas, kaca, dan sebagainya.

Menggunakan material jenis ini tidak hanya membuat Anda berhemat, tapi juga meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan.

Hemat Energi

Biasanya, rumah-rumah yang mengusung konsep hunian sehat lebih hemat energi dan penggunaan sumber daya.

Karena layout interiornya dibuat terbuka, saling terkoneksi, serta memiliki bukaan jendela yang lebar.

Tentu saja hal ini akan membuat rumah lebih terang, karena pencahayaan langsung dari matahari serta sirkulasi udara yang baik.

Contoh Desain Rumah Kos Kosan yang Sehat

Desain Kos Kosan dengan Taman Indoor

desain rumah kos kosan yang sehat

Foto: archdaily

Membangun kos-kosan dengan fasilitas taman indoor pastinya akan menarik minat penyewa.

Pasalnya, jenis desain indekos ini terbilang cukup jarang ditemukan di berbagai tempat.

Selain membuat tampilan di dalam area kosan terlihat lebih fresh, tentu saja tingkat kenyamanan akan bertambah.

Desain rumah kos kosan yang sehat ini sangat cocok diaplikasikan di tengah kota besar yang sesak dan kurang ketersediaan area hijau.

Agar taman tetap tertata rapi, Anda bisa memilih beberapa tanaman indoor yang minim perawatan dan tahan berbagai kondisi cuaca.

Desain Rumah Kos Ventilasi Silang  

desain rumah kos kosan yang sehat

Foto: pinterest

Konsep hunian sehat pada dasarnya tidak hanya berkaitan erat dengan lingkungan hijau, tapi juga sistem sirkulasi udara di dalamnya.

Apabila sirkulasi udara tidak berputar secara maksimal, hal ini akan mengakibatkan suhu ruangan jadi lebih lembap.

Bagi Anda yang akan merancang rumah indekos, ada baiknya untuk memperhatikan jalannya pertukaran udara dengan mengaplikasikan ventilasi silang.

Ventilasi silang sendiri dapat diartikan sebagai dua jalur udara, yang posisinya saling berhadapan dalam satu ruangan. 

Jadi satu ruangan atau kamar kos wajib memiliki jendela dan pintu sebagai jalan keluar-masuk udara.

Tentu saja ini akan berefek pada kesehatan penghuni kosan, karena fungsi ventilasi silang mampu menjaga kualitas udara jadi lebih baik.

Desain Kosan dilengkapi Ruang Komunal

desain rumah kos kosan yang sehat

Foto: archdaily

Selain menjalin keakraban dengan penghuni kosan yang lain, desain kosan yang dilengkapi ruang komunal juga memiliki banyak fungsi.

Pertama, bukaan area yang luas pastinya akan mempengaruhi perputaran udara. Apalagi jika area ini digabungkan dengan dapur.

Jika suatu saat penghuni kosan sedang memasak, ruang komunal yang terbuka sampai ke atas bisa menyalurkan bau masakan ke luar.

Penggunaan Atap Transparan sebagai Cahaya Alami

desain rumah kos kosan yang sehat

Foto: archdaily

Salah satu unsur penting untuk menghadirkan desain rumah kos kosan yang sehat adalah memaksimalkan cahaya alami, yang akan mengurangi penggunaan energi dan listrik.

Kosan yang tertutup dan tidak mendapatkan akses matahari langsung memang ditawarkan dengan harga murah, tapi kualitas udara yang didapatkan pastinya sangat buruk bagi kesehatan jasmani.

Untuk menyiasati kesan indekos yang lembap dan gelap, Anda bisa mengganti atap rumah dengan menggunakan material transparan seperti vinyl bening, fiber, polycarbonate multiwall, dan lainnya.

Produk-produk tersebut telah dilengkapi dengan lapisan UV filter, yang akan menjaga hunian dari suhu panas berlebih tanpa mengurangi masuknya pencahayaan alami.

Desain Rumah Kosan di Lingkungan Asri

desain rumah kos kosan yang sehat

Foto: traveloka

Buat Anda yang tak ingin repot harus membangun kos-kosan dari awal, ada dua produk dari Sinarmas land yang bisa dijadikan bisnis kosan, salah satunya Anarta House.

Anarta House sendiri merupakan unit hunian yang memiliki konsep guest house di kawasan Vanya Park BSD City.

Karena lokasinya yang dekat dengan pusat pendidikan dan pusat perkantoran terpadu, hunian ini cocok untuk dijadikan kosan.

Selain itu, rumah dijual di BSD City ini memiliki desain bangunan 3 tingkat yang diisi dengan 6 kamar tidur dan 3 kamar mandi.

Tersedia juga fasilitas tambahan berupa club house, taman tematik, layanan golf car, dan lainnya.

Anarta House juga menyediakan area terbuka hijau yang pastinya akan membuat lingkungan kosan lebih sehat dan asri.

Masih di kawasan yang sama, ada perumahan Muse Alesha Pool Villa yang di dalamnya tersedia 6-8 kamar tidur yang bisa disewakan.

Untuk rumah dijual di Tangerang ini terdapat dua unit rumah yang bisa dipilih, yakni dengan kolam renang pribadi ataupun tidak.

 

Nah, itu dia informasi mengenai desain rumah kos kosan sehat yang bisa Anda intip, serta jadikan referensi untuk memulai bisnis properti.

Temukan juga berbagai jenis properti lainnya di 99.co Indonesia, mulai dari cluster, ruko, apartemen, serta tanah kavling dengan harga terbaik.

 

Menyajikan insight dan panduan seputar dunia properti, dari tren pasar, tips jual beli, hingga strategi investasi yang tepat.