
Nomor Identifikasi Bidang (NIB) tanah merupakan salah satu komponen penting dalam proses pengecekan legalitas dan keaslian sertifikat tanah.
NIB tanah adalah tanda pengenal khusus yang diberikan untuk bidang tanah yang bersifat unik atau tunggal untuk setiap bidang tanah di seluruh Indonesia.
Sederhananya, NIB bisa disebut sebagai tanda pengenal atas satu bidang tanah.
Lantas, di mana letak nomor tersebut pada sertifikat tanah? Sebelum membahas hal tersebut, ketahui dulu fungsi NIB di bawah ini.
Fungsi NIB Tanah

Lewat NIB, kamu yang hendak membeli tanah dijual atau rumah dijual dapat mengetahui keaslian dan status kepemilikan properti tersebut secara akurat.
Nomor ini digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan antara satu bidang tanah dengan bidang tanah lainnya.
Melalui NIB, kita bisa mengetahui berbagai informasi terkait letak bidang tanah, pemegang hak, penggunaan, hingga status tanah tersebut.
Lalu, adanya NIB juga berfungsi untuk mengatasi terbitnya seritifikat ganda karena sistem penomorannya yang unik dan bersifat tunggal.
Merujuk pada Peraturan Menteri (Permen) ATR BPN No.1 Tahun 2021 Pasal 9 ayat 1, nomor identifikasi bidang tanah diberikan dalam proses pendaftaran bidang lahan.
Penomoran dilakukan pada setiap bidang tanah yang sudah ditetapkan batas-batasnya, baik dalam pendaftaran tanah secara sistematik maupun sporadik.
Karena itu, tidak ada biaya tambahan untuk mendapatkan nomor identifikasi bidang tanah karena sudah termasuk dalam proses pembuatan sertifikat.
Letak NIB Tanah pada Sertifikat

Gambar letak NIB pada sertifikat tanah: Scribd
Untuk sertifikat tanah fisik, letak NIB sendiri berada di pojok kanan atas pada halaman surat ukur.
Terdiri dari 13 digit, sistem penomoran ini menerangkan informasi terkait identitas bidang tanah dengan rincian:
- 2 digit pertama merupakan kode provinsi;
- 2 digit berikutnya merupakan kode kabupaten/kota;
- 2 digit berikutnya merupakan kode kecamatan;
- 2 digit berikutnya merupakan kode desa/kelurahan; dan
- 5 digit terakhir merupakan nomor bidang tanah.
Sementara, letak nomor identifikasi bidang pada sertifikat tanah elektronik berada di halaman utama, tepatnya di bawah lambang garuda dan jenis hak.
Berbeda dengan sertifikat fisik, nomor identifikasi bidang pada sertifikat elektronik terdiri dari 14 digit dengan rincian:
- 2 digit pertama merupakan kode Provinsi;
- 2 digit berikutnya merupakan kode Kabupaten/Kota;
- 9 digit berikutnya merupakan nomor bidang tanah; serta
- 1 digit terakhir merupakan kode bidang tanah di permukaan, di ruang atas tanah, di ruang bawah tanah, satuan rumah susun atau hak di atas hak bidang permukaan, hak di atas ruang atas tanah dan hak di atas ruang bawah tanah.

Gambar letak NIB pada sertifikat tanah elektronik: DPMPTSP Jawa Barat
Namun, jangan khawatir, NIB pada sertifikat tanah fisik tetap berlaku selama kamu belum mengubahnya menjadi sertifikat elektronik.
Selain itu, NIB juga tetap sah meski terjadi pemekaran wilayah desa, kelurahan, atau kecamatan di lokasi lahan.
Artinya, bila hal itu terjadi, maka kamu tidak perlu mengubah nomor identifikasi bidang tanah tersebut.
Baca juga: Nomor Sertifikat Tanah dan Cara Mengecek Keasliannya
Cara Cek NIB Tanah
Cara cek NIB tanah atau lazim disebut pengecekan sertifikat tanah, merupakan hal penting yang harus dilakukan dalam transaksi jual-beli properti.
Dari sudut pandang calon pembeli, pengecekan sertifikat diperlukan untuk mengetahui apakah sertifikat tanah tersebut asli atau palsu.
Pasalnya, saat ini marak penipuan penjualan tanah dengan sertifikat palsu yang dapat menimbulkan sengketa atau kerugian.
Adapun bagi penjual atau pemilik tanah, pengecekan diperlukan untuk mengetahui apakah tanah atau rumah tersebut aman dari tindak-tanduk penyerobotan tanah.
Nah, bagi kamu yang ingin mengecek keaslian sertifikat tanah, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan.
1. Cek NIB Sertifikat Tanah di Kantor BPN

Cek NIB sertifikat tanah bisa dilakukan secara langsung di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau kantor pertanahan setempat.
Alurnya cukup mudah, kamu tinggal mengajukan pemeriksaan keaslian sertifikat kepada pegawai yang bertugas.
Bila diketahui bahwa sertifikat tersebut asli, maka petugas akan membubuhkan cap resmi sebagai bukti keaslian sertifikat.
Namun, apabila tidak, maka petugas akan mengajukan plotting kepada individu pemohon untuk melakukan verifikasi pengecekan.
Proses plotting dilakukan dengan bantuan teknologi GPS (Global Positioning System), untuk masuk ke dalam peta pendaftaran.
Nantinya, teknologi itu akan memunculkan hasil keabsahan sertifikat melalui lokasi yang menyatakan kepemilikan tanah sesuai sertifikat.
2. Cek NIB Online lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Bila tidak sempat melakukan pengecekan sertifikat tanah secara langsung ke BPN, kamu bisa melakukan pengecekan secara daring.
Cara cek NIB tanah online bisa dilakukan dengan aplikasi Sentuh Tanahku, yang dapat diakses secara mudah melalui smartphone.
Jangan ragu untuk menggunakan aplikasi tersebut, karena ini adalah aplikasi resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian ATR/BPN.
Cara mengaksesnya pun mudah, yakni:
- Unduh aplikasi di Play Store
- Masuk ke aplikasi, lalu daftar atau login
- Setelah masuk ke laman homepage, klik menu dan pilih fitur “Info Sertifikat”
- Nantinya, fitur tersebut akan mengeluarkan sejumlah informasi terkait data sertifikat tanah serta kepemilikannya secara menyeluruh dan lengkap.
3. Cek NIB Tanah Online lewat Situs Resmi BPN
Selain lewat aplikasi, pengecekan NIB di sertifikat tanah pun bisa dilakukan lewat situs resmi BPN, begini cara mengaksesnya:
- Masuk ke laman atrbpn.go.id
- Setelah masuk ke laman homepage, klik menu “Publikasi”, kemudian akan muncul empat kolom yang harus diisi
- Setelah mengisi isian dalam kolom tersebut, klik tombol “Cari Berkas”, kemudian sistem akan memberikan data info sertifikat secara lengkap dengan info kepemilikan.
Baca juga: Perbedaan Sertifikat Tanah dan Rumah beserta Jenis-jenisnya
Itulah penjelasan mengenai nomor identifikasi bidang beserta cara mudah mengecek keasliannya.
Semoga bermanfaat!