Struktur dan Tekstur Tanah: Pengertian, Jenis dan Fungsinya

Last update: 18 Oktober 2024 4 min read
Author:

Ada anggapan yang menyebut bahwa struktur dan tekstur tanah adalah dua hal yang serupa.

Padahal, keduanya memiliki perbedaan dari segi pengertian, jenis, dan fungsinya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tanah adalah permukaan atau lapisan Bumi yang terletak paling atas.

Sama seperti air, tanah merupakan salah satu elemen terpenting yang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di Bumi.

Dari sudut pandang manusia, tanah bisa dimanfaatkan sebagai sumber pangan dan media utama untuk membangun berbagai jenis hunian.

Tanpa adanya tanah yang sehat, keberlangsungan makhluk hidup pasti terancam

Anda pasti tidak mau ‘kan hal itu terjadi, maka penting menjaga kesehatan tanah.

Termasuk mengetahui struktur dan tekstur tanah secara umum, sebab dengan ini kita bisa menjadi lebih peka perihal kesehatan tanah.

Yuk, pelajari lebih dalam terkait struktur dan tekstur tanah di bawah ini!

Baca Juga: Panduan Lengkap Memahami Tanah Gambut | Ciri-Ciri, Jenis, dan Manfaat

Apa Itu Struktur dan Tekstur Tanah?

1. Struktur Tanah

tekstur tanah

Foto: pinterest.com

Sebelum membahas pengertian tekstur tanah, mari kita cari tahu penjelasan ihwal struktur tanah terlebih dahulu.

Struktur tanah adalah istilah untuk menggambarkan bagian dari pasir, tanah liat, dan debu yang terbentuk secara alamiah.

Selain itu, bagian ini biasanya dibatasi oleh tingkatan dan bidang yang berbeda pada setiap ukuran dan bentuknya.

Struktur tanah terbentuk melalui agresi berbagai partikel tanah yang menghasilkan bentuk atau susunan tertentu pada tanah.

Kendati begitu, setiap bagian pada struktur tanah saling terikat satu sama lain oleh bahan organik dan berbagai zat alami lainnya.

Hal inilah yang membuat bentuk, ukuran, dan sifat dari tiap bagiannya berbeda.

Contohnya, suatu daerah yang curah hujannya tinggi biasanya struktur tanah remah.

Sedangkan daerah yang memiliki suhu lebih panas, struktur tanahnya lebih prisma pada lapisan bawah.

2. Tekstur Tanah

Berbeda dengan struktur tanah, kondisi tekstur tanah dapat dilihat secara eksplisit atau kasat mata. 

Tekstur tanah adalah bagian dari klasifikasi kualitatif mengenai kondisi fisik suatu lahan.

Karena itu, untuk mengetahui tekstur dari sebidang tanah, kita bisa melihatnya secara langsung di lapangan.

Bahkan, tekstur tanah dapat digunakan untuk mengukur kondisi kesuburan dan kehalusan tanah.

Ini bisa dilakukan karena adanya perbedaan komposisi antara kandungan di dalam tanah, seperti pasir, debu, dan unsur tanah liat.

Agar lebih paham mengenai perbedaan keduanya, berikut jenis-jenis struktur dan tekstur tanah yang perlu diketahui.

Jenis-Jenis Struktur dan Tekstur Tanah

1. Struktur Tanah

tekstur dan struktur tanah

Jenis-jenis struktur tanah dapat dibedakan menjadi tujuh bagian, yaitu:

  • Lempeng (Platy): Struktur tanah dengan sumbu vertikal lebih pendek daripada sumbu horizontalnya.
  • Prismatik (Prismatic): Kondisi di mana struktur tanah memiliki sumbu vertikal lebih panjang dari sumbu horizontal, serta sisi atas tanah tidak membulat.
  • Tiang (Columnar): Struktur tanah memiliki sumbu vertikal lebih panjang dari sumbu horizontal, tetapi sisi-sisi atasnya terlihat atau berbentuk membulat.
  • Gumpal Bersudut (Angular Blocky): Kondisi sumbu vertikal dan sumbu horizontal sama panjang, serta sisi tanah tersebut membentuk sudut yang tajam.
  • Gumpal Membulat (Subangular Blocky): Kondisi sumbu yang sama dengan gumpal bersudut, tetapi sisi-sisi tanah membentuk sudut membulat.
  • Butiran (Granular): Jenis struktur tanah yang bentuknya cenderung membulat atau terlihat memiliki banyak sisi. Masing-masing ped (gumpal tanah) juga tidak memiliki pori (porous).
  • Remah (Crumb): Kondisi struktur tanah membulat atau memiliki banyak sisi, serta terlihat sangat berpori.

2. Tekstur Tanah

Berbeda dengan struktur tanah, tekstur tanah hanya dibedakan menjadi tiga bagian, berikut detailnya:

  • Tanah Tekstur Halus atau Kasar Berliat: Memiliki minimal 37,5% kandungan liat, baik liat berdebu dan/atau liat berpasir. Tanah liat berpasir biasanya memiliki porous yang kecil, sedangkan tanah liat debu cenderung memiliki porous sedang;
  • Tanah Tekstur Sedang atau Tanah Berlempung: Jenis struktur tanah yang tersusun dari beberapa komponen;
    • Tanah bertekstur sedang; jenis tanah dengan tekstur lempung berdebu, lempung berpasir halus, lempung, atau debu;
    • Tanah bertekstur tapi agak kasar; jenis tanah yang bertekstur lempung berpasir halus atau lempung berpasir;
    • Tanah bertekstur sedang dan agak halus; lempung liat berdebu, lempung liat berpasir, dan lempung liat saja.
  • Tanah Bertekstur Kasar atau Tanah Berpasir: Memiliki minimal 70% unsur pasir, bertekstur pasir, dan/atau memiliki tekstur pasir berlempung.

Fungsi Struktur dan Tekstur Tanah

1. Struktur Tanah

struktur tanah

Dalam kehidupan sehari-hari, fungsi struktur tanah dapat memengaruhi perencanaan pembangunan properti atau hunian tertentu.

Selain itu, struktur tanah yang baik punya peranan penting dalam sistem aerasi, terkhusus jika Anda berencana membangun irigasi di area pertanian atau perkebunan.

Terakhir, kondisi struktur tanah yang bagus bisa memengaruhi kehidupan mikroorganisme yang ada di dalam tanah.

Mikroorganisme tersebut yang membuat sebuah bidang tanah menjadi subur dan kondisinya bagus.

Sebagai catatan, struktur tanah dikatakan baik jika tanah tersebut tidak banyak mengalami pencemaran.

2. Tekstur Tanah

Sementara, tekstur tanah berfungsi dalam menentukan tata air di dalam tanah.

Peran itu berupa penetrasi, kecepatan infiltrasi, serta kemampuan mengikat air.

Lalu, tekstur tanah dapat menentukan reaksi fisik dan kimia di dalam sebuah tanah.

Itu dia penjelasan mengenai perbedaan struktur dan tekstur tanah yang melingkupi pengertian, jenis, dan fungsinya.

Mengetahui informasi soal tanah sangatlah penting, terlebih jika Anda ingin membeli sebidang lahan untuk membangun rumah atau pertanian.

Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Apa Itu Tanah Urug? Ini Fungsi, Kriteria, Jenis dan Harganya

 

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas seputar properti, termasuk desain rumah dan info KPR.