
Biaya listrik dan air di apartemen jadi salah satu hal yang harus kamu pikirkan sebelum memutuskan untuk tinggal di dalamnya.
Apartemen sendiri mulai diminati di kota-kota besar.
Selain lebih trendi, apartemen juga menawarkan beberapa nilai plus dibanding rumah tapak.
Dua di antaranya adalah lokasinya yang strategis, serta dilengkapi fasilitas publik dan pendukung yang modern.
Jika mengingat nilai plus tersebut, maka wajar saja kalau ada beberapa biaya tinggal di apartemen yang dikenakan.
Salah duanya adalah biaya listrik dan air, yang besarannya relatif lebih tinggi dibanding tarif pada umumnya.
Lantas, berapa kisaran biaya kedua tarif tersebut dan bagaimana cara menyiasatinya? Temukan jawabannya di sini!
Berapa Kisaran Biaya Listrik dan Air di Apartemen?
Bagi yang tidak tahu, tarif listrik dan air tiap apartemen berbeda-beda, tergantung kelasnya.
Dengan rata-rata kapasitas daya listrik 1.300 watt, satu unit apartemen bisa dikenakan biaya listrik sebesar Rp500 ribu hingga Rp1 juta per bulan.
Besaran Tarif Listrik Berdasarkan Kapasitas Daya di Apartemen
| Daya (VA) | Golongan Tarif | Tarif per kWh (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 900 VA | R-1/TR (Subsidi) | Rp1.352/kWh | Hanya untuk pelanggan yang masih menerima subsidi pemerintah |
| 900 VA | R-1/TR (Nonsubsidi) | Rp1.730/kWh | Tarif reguler untuk pelanggan nonsubsidi |
| 1.300 VA | R-1/TR | Rp1.730/kWh | Golongan daya yang umum digunakan di apartemen tipe studio atau 1BR |
| 2.200 VA | R-2/TR | Rp1.730/kWh | Biasanya digunakan di apartemen 2BR atau lebih besar |
| 3.500 VA – 5.500 VA | R-2/TR | Rp1.730/kWh | Untuk apartemen dengan lebih banyak peralatan elektronik |
| 6.600 VA ke atas | R-3/TR | Rp1.730/kWh | Apartemen mewah dengan daya listrik lebih besar |
-
Tarif di atas berdasarkan Tarif Tenaga Listrik PLN 2024 untuk pelanggan rumah tangga reguler.
-
Beberapa apartemen menggunakan sistem sub-metering yang bisa menyebabkan tarif lebih tinggi dari tarif PLN langsung.
-
Apartemen dengan sistem listrik prabayar (token) akan membeli listrik sesuai dengan tarif yang berlaku berdasarkan daya yang digunakan.
Sementara itu, biaya air yang dibebankan kepada penghuni apartemen ada di kisaran Rp100 ribu per bulan.
Perlu diketahui, tagihan listrik dan air belum termasuk dalam biaya sewa apartemen.
Alasan Biaya Listrik dan Air di Apartemen Lebih Mahal
Biaya listrik dan air merupakan salah satu biaya bulanan tinggal di apartemen yang harus dibayarkan setiap bulannya.
Listrik dan air menjadi satu paket kebutuhan pokok yang tak terelakkan, sehingga pembayarannya tidak dapat ditunda.
Besar biaya listrik PLN serta air di apartemen ini juga tergantung pada banyaknya kebutuhan yang kamu gunakan selama satu bulan.
Perlu diketahui, biasanya tarif listrik apartemen lebih mahal dibanding tarif listrik landed house, ini terjadi karena beberapa alasan.
Tarif Listrik Masuk dalam Tarif Bisnis
Tarif listrik apartemen tidak masuk dalam kategori tarif listrik residensial. Inilah faktor pertama yang menyebabkan tagihan lebih tinggi.
Karena sebagian besar apartemen berada dalam kawasan bisnis, maka tarif listriknya masuk dalam tarif bisnis.
Tarif per kWh listrik apartemen biasanya 20–45% lebih mahal, tergantung pada kelasnya.
Pada penggolongan tarif Perusahaan Listrik Negara (PLN), tarif listrik apartemen termasuk golongan bisnis, bukan rumah tangga.
Baca juga: Sebelum Pindah, Ketahui Rincian Biaya Tinggal di Apartemen Ini
Tarif Listrik Tidak Ditentukan oleh PLN
Jumlah apartemen yang tersebar di seluruh kota besar Indonesia mungkin mencapai ribuan, paling banyak yakni apartemen di Jakarta.
Misalnya saja The Elements dan Southgate Residence, yang tergolong sebagai apartemen mewah dan favorit di Jakarta Selatan.
Tentunya setiap apartemen itu memasang tarif listrik yang berbeda-beda, ini kembali lagi tergantung pada perbedaan kelasnya.
Makin tinggi kelas apartemen, makin tinggi pula biaya abodemen listrik yang dikeluarkan.
Tarif listrik di sini tidak ditentukan oleh PLN, tetapi oleh pengelola apartemen itu sendiri.
Tarif Sama Hanya Berlaku untuk Listrik Prabayar
Kamu tidak perlu membayar biaya listrik dan air di apartemen bulanan, apabila menggunakan kWh meter prabayar.
Menggunakan kWh meter prabayar juga lebih ramah di kantong, karena tarif yang diberlakukan sama dengan tarif listrik meteran biasa.
Namun untuk pengisian token listriknya sedikit berbeda, lantaran tidak bisa dilakukan secara langsung oleh penghuni apartemen.
Pengisian token listrik apartemen harus dilakukan oleh petugas lewat komputer.
Listrik Apartemen Harus Diubah Tegangannya
Faktor lain penyebab tingginya tarif listrik apartemen ialah, listrik harus diubah tegangannya.
Listrik di hunian vertikal harus diubah ke tegangan listrik yang lebih rendah, sedangkan pasokan dari PLN bertegangan menengah.
Untuk mengubah tegangan menengah ke tegangan rendah diperlukan biaya tambahan, sehingga biaya abodemen listrik pun lebih mahal.
Baca juga: Peraturan Tinggal di Apartemen yang Wajib Diketahui oleh Penghuni Baru
Cara Menyiasati Biaya Listrik dan Air Apartemen yang Mahal
Perlu digarisbawahi, gambaran rata-rata biaya listrik dan air di apartemen yang disebutkan di atas tidak mutlak.
Pasalnya, besar biaya juga tergantung pada banyaknya kebutuhan yang kamu gunakan selama satu bulan.
Jadi untuk menyiasati tagihan listrik dan air di apartemen yang mahal, kamu perlu hemat energi listrik.
Tentunya penghematan itu dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan melakukan langkah-langkah berikut ini.
- Upayakan unit apartemen selalu berpenghuni sehingga tidak dikenakan minimum charge di saat tidak ada pemakaian
- Memaksimalkan pencahayaan alami dan usahakan posisi perabotan tidak menghalangi penyebaran cahaya
- Aktifkan sensor matahari untuk lampu balkon atau pasang lampu photocell dengan harga terjangkau
- Nyalakan audio atau televisi saat benar-benar ingin mendengar atau menontonnya
- Hindari mode stand-by pada water heater dan dispenser bila tidak diperlukan.
Nah, itu dia cara menyiasati tagihan biaya listrik dan air di apartemen yang mahal.
Sebelum beli atau sewa apartemen bulanan, pastikan kamu memahami hal ini agar biaya hidup di apartemen tidak bengkak.
Jika sedang mencari rekomendasi unit apartemen yang tepat, kamu juga bisa lihat beberapa apartemen terbaik dari 99.co Indonesia, seperti Klaska Residence dan Southgate Residence.
Semoga informasi ini bermanfaat!






