Peraturan Tinggal di Apartemen yang Wajib Diketahui oleh Penghuni Baru

4 Mar 2021 - Dyah Siwi Tridya

Peraturan Tinggal di Apartemen yang Wajib Diketahui oleh Penghuni Baru

Tren tinggal di hunian vertikal memang sedang terus naik beberapa tahun terakhir, baik untuk membeli ataupun sewa apartemen. 

Mayoritas penghuni apartemen berusia 21- 49 tahun baik single, pasangan muda, hingga keluarga kecil.

Banyak orang berpikir bahwa memiliki unit apartemen, sekalipun itu studio pastinya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat urban. 

Apalagi apartemen tersebut berada di lokasi yang sangat strategis, seperti halnya apartemen dekat MRT yang ramai dengan akses yang mudah.

Walaupun apartemen terlihat lebih simpel tapi Anda harus tahu bahwa hunian vertikal ini memiliki aturan yang ketat.

Rata-rata penghuni baru seringkali mengabaikan peraturan tinggal di apartemen, bahkan tidak menaatinya dan berakibat fatal untuk diri sendiri dan orang lain.

Agar bisa tinggal dengan nyaman, berikut kita bahas peraturan tinggal di apartemen yang wajib Anda ketahui sebelum pindah.

Aturan Umum yang Berlaku di Apartemen

Apartemen memang identik dengan kehidupan individualis, dimana kebanyakan penghuni adalah pekerja kantoran yang harus pergi pagi dan pulang larut malam.

Untuk itulah dibuat peraturan tinggal di apartemen yang mengharuskan penghuni bisa bersosialisasi dan saling membantu jika mengalami kesulitan.

Sistem P3SRS Apartemen

Siapa bilang apartemen tidak memiliki pengurus layaknya “RT/RW” yang menjaga dan mengurus segala kepentingan dan memiliki kapasitas berbadan hukum?

Penghuni baru wajib bergabung menjadi bagian P3SRS berdasarkan UU Rusun Pasal 74 ayat (1) UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun.

Disini Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) juga melakukan registrasi penghuni, mulai dari identitas diri dan keluarga.

Hal ini sangat penting dilakukan untuk menjaga sewaktu-waktu ada insiden kebakaran, maka pihak PPPSRS mengetahui di unit mana saja terdapat anak-anak, lansia dan ibu hamil.

Apartemen Berfungsi untuk Tempat Tinggal

peraturan tinggal di apartemen

Foto: pinterest

Hal ini merujuk pada peraturan Pasal 41 ayat 2 huruf a UU 28/2002 yang menegaskan bahwa pemilik apartemen mempunyai kewajiban memanfaatkan bangunan gedung sesuai dengan fungsinya.

Jika apartemen dialihkan menjadi tempat usaha bahkan sebagai PT, otomatis bertentangan dengan hukum dan akan mendapatkan sanksi tegas sampai kurungan penjara paling lama 3 tahun.

Tapi berbeda halnya jika Anda tinggal di apartemen yang memiliki dua fungsi sekaligus yakni kantor dan tempat tinggal atau disebut SOHO.

Small Office Small Home (SOHO) memang banyak dicari oleh eksekutif muda untuk memulai bisnis startup. Misalnya bagi yang tinggal di Jakarta, pilihannya ada Apartemen SOHO Pancoran dan Neo Soho Podomoro City.

Ketahui Biaya Bulanan yang Harus Dikeluarkan

peraturan tinggal di apartemen

Memilih apartemen pastinya Anda harus rela mengeluarkan biaya bulanan yang sudah ditetapkan untuk seluruh penghuni apartemen. Beberapa biaya tinggal di apartemen atau iuran yang wajib dibayar, yakni:

  • Iuran Pengelolaan Lingkungan Apartemen (IPL)

Biasanya IPL apartemen sudah ditetapkan oleh developer dengan rumus hitungan (Tarif dasar IPL x luas unit apartemen). Biaya IPL pun berbeda-beda disetiap apartemen.

Untuk apartemen dengan luas unit standar atau terkecil, iuran yang harus dikeluarkan mulai dari Rp10.000,00 dan unit besar sekitar Rp80.000,00 tergantung luas bangunan unitnya.

  • Biaya Listrik dan Air

Sama seperti tinggal di perumahan, Anda tetap membayar biaya bulanan untuk air dan listrik. Bedanya, biaya air dihitung per meter kubik dengan kisaran harga Rp100.000,00 - Rp200.000,00.

Lalu, untuk biaya listrik sekitar Rp300.000,00 karena perhitungan listrik apartemen masuk dalam golongan tarif listrik mall dan gedung kantor.

Baca juga:

Biaya Listrik dan Air di Apartemen Mahal? Ini Cara Menyiasatinya

  • Sinking Fund

Iuran satu ini wajib dibayar oleh penghuni apabila terjadi kerusakan pada unit apartemen, misalnya saja dinding bocor, plafon rusak, atau pipa bocor. Untuk biayanya Rp100.000,00 -Rp200.000,00.

  • Tarif Parkir Bulanan

Kebanyakan apartemen di kota-kota besar sudah menentukan tarif parkir untuk jenis kendaraan yang Anda miliki. Hal ini sepadan dengan keamanan yang diberlakukan.

Biaya parkir mulai dari Rp20.000,00 untuk motor dan Rp100.000,00 untuk mobil.

Taati Sistem Parkir Kendaraan

peraturan tinggal di apartemen

Sebagai penghuni baru, sebaiknya tanyakan mengenai sistem parkir apartemen kepada pengelola apartemen.

Jangan sampai Anda mendapat teguran karena memarkirkan lebih dari satu kendaraan dan tidak menghiraukan peraturan yang sudah dibuat.

Hindari Menjemur Pakaian di Balkon 

peraturan tinggal di apartemen

Dalam peraturan apartemen, ada satu hal yang menyebutkan agar penghuni tidak menjemur dan mencuci di balkon apartemen.

Hal ini dilakukan untuk menjaga bangunan agar tetap tertata rapi dan nyaman dipandang mata.

Pihak pengelola sudah menyiapkan fasilitas laundry dengan harga yang terjangkau dan pastinya menghemat biaya air.

Sebenarnya masih banyak peraturan klasik tapi sering dilakukan oleh penghuni lama atau baru, yakni:

  • Tidak menyimpan barang di koridor
  • Dilarang berisik, perhatikan volume suara dan musik
  • Mengerti keberadaan sistem proteksi kebakaran dalam unit
  • Tidak membawa hewan peliharan

Peraturan mengenai hewan peliharan memang jadi pro dan kontra, tapi Anda masih bisa menemukan apartemen dengan konsep pet friendly, salah satunya Apartemen Bassura City.

Itu dia informasi mengenai peraturan tinggal di apartemen yang wajib diketahui agar menjadi penghuni yang baik dan bertanggung jawab.

Semoga artikel ini membantu Anda yang akan atau ingin tinggal di apartemen.

Author:

Dyah Siwi Tridya