
Akhir-akhir ini banyak orang memilih over kredit apartemen sebagai alternatif memiliki hunian idaman.
Harga murah dengan lokasi strategis jadi daya tarik yang membuat banyak orang berebut untuk mendapatkannya.
Meski menawarkan banyak keuntungan, sistem over kredit bisa dibilang lebih rumit dibanding membeli atau sewa apartemen secara langsung.
Prinsip dari over kredit apartemen adalah pengambilalihan cicilan kredit dari debitur awal ke debitur baru.
Nah, jika Anda tertarik, ketahui seluk beluk over kredit apartemen sebelum membeli. Selengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Over Kredit Apartemen?
Foto: Agoda
Mungkin Anda sering mendengar istilah “Over kredit atau Oper kredit” di berbagai situs properti dan media lainnya, namun belum mengerti maksud sebenarnya.
Definisi dari over kredit adalah bentuk atau prosedur pengalihan kredit, baik KPR atau KPA dari pemilik lama ke pemilik baru.
Atau bisa juga diartikan pemindahan kredit dari pembeli sebenarnya ke pihak kedua, dan selanjutnya pihak tersebut melanjutkan pembayaran kredit yang tertunda dari pihak pertama sesuai kesepakatan.
Biasanya over kredit rumah atau apartemen bisa dilakukan melalui bank dan notaris tergantung kebutuhan dan anggaran Anda.
Nah, sistem over kredit ini tidak boleh sembarangan dipilih, apalagi Anda masih belum paham mengenai aturannya. Bisa-bisa bukan mendapatkan apartemen idaman, malah harus keluar banyak uang.
Sebagainya contohnya, pihak pertama pertama kali membeli apartemen dengan sistem KPA di Bank A, otomatis dokumen pembelian dan kepemilikan disimpan oleh pihak bank.
Lalu, pihak pertama tidak bisa membayar kredit dan mengalihkannya ke pihak kedua. Selanjutnya pihak kedua mengambil alih, tapi lebih memilih fasilitas kredit Bank B yang bunganya lebih ringan.
Biasanya, Bank A akan melakukan screening terlebih dahulu dan memerlukan waktu yang panjang karena adanya perbedaan kebijakan masing-masing bank atau ada dokumen yang tidak lengkap.
Sehingga setelah cicilan selesai, pihak kedua belum tentu mendapatkan dokumen kepemilikan atas namanya sendiri.
Meskipun bisa dibilang cukup rumit. Over kredit tetap diminati karena harga yang murah, dan Anda juga bisa mengetahui kondisi, fasilitas, serta umur bangunan apartemen yang akan dibeli.
Syarat Ajukan Over Kredit Apartemen ke Bank
Iklan over kredit apartemen bisa dilihat pada situs jual beli properti seperti 99.co Indonesia.
Anda dapat menemukan banyak pilihan apartemen dijual tak hanya di kawasan ibu kota namun juga di berbagai daerah lain seperti apartemen di Depok.
Berikut ini adalah informasi syarat dokumen untuk mengajukan over kredit apartemen melalui bank.
- Fotokopi perjanjian kredit dan surat penegasan perolehan kredit
- Fotokopi sertifikat pihak bank yang menyatakan bahwa tanah dan bangunan tersebut dijamin
- Fotokopi dokumen PBB yang sudah dibayarkan
- Fotokopi IMB
- Fotokopi bukti pembayaran angsuran
- Identitas pemilik lama dan calon pemilik baru berupa KTP, Kartu Keluarga dan Akta Nikah
Selain itu adapun syarat yang perlu dipenuhi oleh penjual over kredit apartemen, seperti membuat surat pengalihan kredit dan menyatakan peralihan hak atas tanah dan bangunan dari penjual ke pembeli.
Surat-surat yang diperlukan wajib dibuat dengan bantuan notaris sebagai bukti sah.
Setelah semua persyaratan di atas sudah lengkap maka proses pengalihan debitur lama ke debitur baru dapat dilakukan.
Tips Membeli Apartemen Over Kredit yang Aman
Sebenarnya ada banyak yang harus Anda lakukan ketika sudah mantap memilih over kredit apartemen.
Salah satunya, pihak bank harus mengetahui bahwa Anda akan take over apartemen dari pihak pertama.
Hal ini jelas sangat penting, mengingat banyak pihak pertama melakukan over kredit tanpa sepengetahuan pihak bank alias di bawah tangan.
Jika tak ingin rugi besar, ikuti beberapa tips aman saat take over apartemen berikut:
Ketahui Kapasitas Anggaran Anda
Sebelum membahas lebih jauh, poin satu ini sangat penting diperhatikan karena percuma saja sudah memilih apartemen tapi anggaran tidak memadai.
Anda bisa mencari berbagai rekomendasi apartemen atau rumah over kredit di 99.co Indonesia sesuai dengan bujet. Misalnya ada over kredit rumah Bekasi dan over kredit rumah Tangerang.
Meskipun, apartemen di tengah kota sangat mahal, Anda jangan patah semangat karena kini banyak fasilitas pengajuan KPA yang menyediakan cicilan dan bunga yang ringan.
Diskusikan dengan Keluarga
Jangan terburu-buru mengambil keputusan over kredit apartemen karena murah dan lokasi hunian yang luar biasa strategis.
Sebaiknya diskusikan dengan keluarga, hal ini dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan setelah akad kredit apartemen telah disepakati, termasuk kerugian yang besar di masa depan.
Selidiki Riwayat Kredit Pemilik Sebelumnya
Foto: indonesia.go.id
Sebelum mulai menghitung cicilan yang harus dibayarkan, sebaiknya Anda harus mulai pantau aktivitas kredit pihak pertama.
Tanyakan mengapa pemilik lama bisa terkena kredit macet, setelah itu minta pemilik infokan secara rinci biaya utang, termasuk bunga dan penalti dalam bentuk bukti cetak selama masa pembayaran kredit.
Cek Keaslian Dokumen
Foto: unsplash
Tak ingin jadi korban kejahatan properti, ada baiknya Anda meminta kelengkapan dokumen properti dari pemilik lama dan meminta pihak bank atau notaris mengecek keaslian dokumen.
Jangan sampai membeli rumah yang ternyata berstatus sengketa. Sertifikat properti KPR atau KPA biasanya masih tersimpan di bank sebagai penyedia fasilitas kredit kepada pemilik lama.
Sementara pemilik lama memegang fotokopinya. Calon pemilik baru bisa meminta bantuan notaris atau divisi legal bank yang dipilihnya untuk memeriksa keaslian dokumen.
Ajukan Over Kredit Apartemen ke Bank
Setelah semua dokumen yang diperiksa lengkap, Anda bisa datang ke bank dengan pihak pertama untuk membicarakan over kredit apartemen yang dimaksud.
Setelah itu, pengalihan beban kredit pihak pertama ke pihak kedua dan beban cicilan yang harus dibayarkan pihak kedua selama sisa kredit berjalan.
Sebelum mengambil over kredit apartemen, ada baiknya tetap memantau SLIK OJK Anda tetap bersih dari kredit macet apalagi terkena blacklist dari BI.
Tujuannya adalah agar pengajuan Anda bisa diterima lebih mudah tanpa memakan proses yang lama.
Untuk informasi lebih jelas, berikut ini terdapat tahap-tahap membeli over kredit apartemen melalui bank yang bisa dijadikan referensi:
- Kunjungi bank dan menghadap ke bagian kredit administrasi, Anda bisa mencari informasi penjualan apartemen over kredit;
- Mengajukan permohonan ambil kredit sebagai debitur baru, jika sudah diberikan persetujuan maka teliti persyaratan yang perlu dipenuhi debitur baru dan lama;
- Setelah itu pihak debitur baru akan menandatangani perjanjian kredit baru disertai akta jual beli dan pengikatan jaminan.
Itu dia informasi mengenai over kredit apartemen untuk dapatkan hunian yang terjangkau. Semoga artikel ini membantu ya.
Kalau Anda sedang mencari apartemen dijual, bisa kunjungi 99.co Indonesia. Ada banyak pilihan apartemen di kota besar seperti Jakarta, diantaranya:
- Cleon Park Apartemen
- One Parc Puri
- Kuningan City