
Menghitung biaya renovasi rumah per meter persegi adalah sebuah keharusan agar penentuan bujet bisa lebih akurat
Namun tentu saja, layaknya membangun hunian baru, menghitung biaya tersebut tidaklah mudah.
Sebenarnya, rata-rata biaya renovasi rumah per meter persegi setara dengan membangun rumah, yaitu Rp2,5–5 juta per meter persegi.
Tapi, untuk mendapatkan angka akurat, ada beberapa hal yang mesti dipertimbangkan, seperti lokasi bangunan dan kualitas serta merek material yang digunakan.
Untuk membantu kamu menentukan biaya renovasi, 99.co Indonesia telah menghimpun beberapa informasi seputar topik tersebut.
Kamu bisa menjadikannya referensi seandainya ingin merenovasi rumah yang baru dibeli seperti Grand City Balikpapan atau Podomoro Park Bandung. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!
Baca juga: 5 Cara Menghitung Estimasi Biaya Renovasi Rumah Sederhana
Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah Per Meter Persegi
Foto: Unsplash
Ada beberapa langkah yang mesti diikuti dalam menghitung biaya renovasi rumah per meter persegi.
1. Hitung Total Luas Area
Kamu harus menghitung dulu total luas area yang akan direnovasi dalam meter persegi.
Perhitungan ini mencakup juga untuk dinding, lantai, dan langit-langit yang akan diperbaiki atau diganti.
Kamu mesti mengalikan panjang dan lebar ruangan untuk mendapatkan luasnya.
Contohnya, jika sebuah ruangan memiliki panjang 5 meter dan lebar 4 meter, luasnya adalah 5 x 4 = 20 meter persegi.
2. Ketahui Estimasi Biaya Per Meter Persegi
Pertimbangkan estimasi biaya renovasi per meter persegi.
Dalam artikel ini, kami telah menyajikan estimasi perhitungan renovasi rumah untuk beberapa ruangan penting dalam rumah.
Biaya renovasi per ruangan ini tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis renovasi, kualitas material, dan biaya tenaga kerja.
Untuk mengetahui secara jelas estimasi kasarnya, kamu dapat mencari referensi langsung kepada kontraktor atau perusahaan jasa renovasi.
Baca juga: 10 Cara Renovasi Rumah yang Murah tapi Tetap Indah!
3. Hitung Total Biaya Renovasi
Berikut adalah rumus cara menghitung biaya renovasi rumah per meter persegi:
- Rumus Menghitung Biaya Renovasi Rumah: Total Biaya Renovasi = Luas Area (m²) × Biaya Per Meter Persegi
Misal, jika kamu ingin merenovasi ruangan dengan luas 20 meter persegi, dan estimasi biaya renovasi nya adalah Rp500 meter persegi, maka contoh perhitungannya adalah:
- Total Biaya Renovasi = 20m² × Rp500.000 = Rp10.000.000
Sebagai catatan, jangan lupa untuk menambahkan biaya lainnya seperti biaya perizinan, biaya desain, dan biaya tak terduga, sekitar 30-50 persen dari total anggaran.
Estimasi Biaya Renovasi Rumah per Meter Persegi per Ruangan
1. Biaya Renovasi Kamar Tidur Per Meter
Foto: Unsplash
Biaya renovasi kamar tidur bisa berbeda, tergantung dari letaknya.
Misalnya untuk kamar di lantai dua, tentu memerlukan pondasi, plat lantai beton, dinding, plafon, atap, dan bukaan pintu jendela.
Estimasi biaya renovasi kamar tidur adalah sekitar Rp5 juta per meter persegi di area Jabodetabek.
Kemudian untuk kamar di sudut ruang keluarga atau dekat ke halaman, harga renovasinya bisa berbeda.
Renovasi pada kamar itu dimulai pada bagian dinding dan bukaan pintu jendela, dengan biaya mulai Rp2,5 juta per meter persegi di area Jabodetabek.
Baca juga: Ingin Ajukan Pinjaman Renovasi Rumah? Kenali Dulu Jenis Kerusakannya
2. Biaya Renovasi Dapur Per Meter
Foto: Pixabay
Biaya renovasi dapur bisa berbeda tergantung dari bagian mana saja yang akan direnovasi.
Berikut perkiraan biayanya.
| Bagian yang Direnovasi | Harga Per Meter | Bahan/material |
| Kabinet atas | Rp2.800.000 | HPL, Cat Duco, plywood |
| Kabinet bawah | Rp2.800.000 | HPL, Cat Duco, plywood |
| Top Table | Rp1.500.000 | Marmer, granit |
| Backsplash | Rp300.000 | Ubin mozaik |
| Ganti wastafel | Rp350.000 | Stainless steel |
| Cat dinding | Rp300.000 | Lateks |
3. Biaya Renovasi Kamar Mandi
Foto: Unsplash
Sama seperti biaya renovasi dapur, biaya renovasi kamar mandi juga berbeda.
Kamu bisa menyiapkan bujet di angka Rp10 juta-an. Berikut rinciannya.
| Material | Harga |
| Cat dinding | Rp300.000 |
| Keramik dinding | Rp1.500.000 |
| Semen | Rp350.000 |
| Keramik lantai | Rp150.000 |
| Shower | Rp450.000 |
| Kloset duduk | Rp700.000 |
| Cermin | Rp150.000 |
| Gantungan handuk | Rp130.000 |
| Tempat sabun | Rp150.000 |
| Upah dua orang pekerja selama 7 hari sebesar Rp150.000 | Rp2.100.000 |
| Keseluruhan biaya renovasi kamar mandi | Rp5.980.000,- |
Pentingnya RAB untuk Renovasi Rumah
Renovasi rumah adalah proses yang kompleks maka dibutuhkan rencana anggaran biaya (RAB) untuk meminimalkan adanya pembengkakan bujet.
RAB ini bisa dibuat lebih terperinci, berbeda dari cara menghitung renovasi rumah
Biaya renovasi per meter di atas yang masih “kasar”.
Berikut adalah contoh RAB rumah untuk membuat detail biaya renovasi rumah.

Dengan menggunakan RAB terperinci, kamu tidak akan langsung menggunakan harga satuan dari kontraktor. Tapi, kamu akan membuat perhitungan biaya sendiri.
Untuk bisa membuat RAB ini, kamu mesti mengukur volume pengerjaan dari tiap-tiap proses renovasi yang akan dilakukan.
Setelah itu, volume pengerjaan tersebut akan dikalikan dengan upah tenaga kerja dan harga bahan bangunan dan material pendukung lainnya.
Saat menggunakan RAB ini, kamu bisa mendapatkan gambaran biaya renovasi per meter persegi yang lebih efektif dan terperinci.
Baca juga: Ingin Ajukan Kredit Renovasi Rumah? Ini Syarat dan Ketentuannya
Nah, itu dia beberapa cara dalam menghitung biaya renovasi rumah per meter persegi dan estimasi per ruangannya.
Agar semakin matang dalam merenovasi rumah, kamu bisa membaca beberapa tips berikut ini.
Tips dalam Renovasi Rumah
Foto: iStock
- Pastikan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap area yang akan direnovasi, untuk menghindari penambahan biaya yang tidak terduga. Selanjutnya, tentukan bagian mana yang perlu diperbaiki dan tetapkan anggaran biaya renovasi dengan jelas.
- Pertimbangkan untuk menggunakan jasa kontraktor yang berpengalaman dan ahli di bidangnya. Hal ini akan memastikan proses renovasi berjalan lancar dan sesuai dengan yang diinginkan.
- Prioritaskan kenyamanan kamu dan keluarga selama proses renovasi rumah berlangsung. Setelah selesai, pastikan untuk memiliki blueprint atau denah rumah terbaru. Hal ini akan membantumu memahami lokasi saluran pipa, listrik, dan detail lainnya dengan lebih baik.
Setelah membaca artikel ini, semoga kamu bisa memiliki referensi yang cukup mengenai cara menghitung biaya renovasi rumah per meter persegi.
Baca juga: Perkiraan Biaya Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai
Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Renovasi Rumah
- Berapa lama renovasi rumah 1 lantai jadi 2 lantai?
Dibutuhkan waktu sekitar 4-6 bulan untuk merenovasi rumah 1 lantai jadi 2 lantai. Waktu penyelesaiannya tergantung keahlian tukang, cuaca, dan ketersediaan material.
- Berapa biaya renovasi rumah type 36?
Biaya renovasi rumah type 36 untuk kategori minor membutuhkan biaya sekitar Rp50 juta-Rp100 juta. Biaya meliputi pengecatan ulang, penggantian keramik lantai, atau renovasi dapur dan kamar mandi.
- Bagaimana cara membuat estimasi renovasi?
Untuk membuat estimasi renovasi, kamu bisa menggunakan rumus ini: Total Biaya Renovasi = Luas Area (m²) × Biaya Per Meter Persegi.
- Apakah rumah 2 lantai bisa direnovasi?
Ya bisa. Renovasi bisa meliputi berbagai aspek seperti memperbarui interior, menambah atau mengurangi ruang, memperbaiki struktur, atau mengubah tampilan luar.
**Sumber foto cover: Pexels