Panduan Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai secara Tepat

16 Jul 2020 - Yuhan Al Khairi

Panduan Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai secara Tepat

Biaya bangun rumah 2 lantai tentu berbeda dengan rumah biasa. 

Semakin besar luas lahan dan bangunan yang ingin kita bangun, maka semakin tinggi pula anggaran pembangunan rumah yang harus disiapkan.

Maka dari itu, supaya anggaran yang telah disiapkan tidak jebol, penting untuk mengetahui cara-cara menghitung anggaran pembangunan rumah secara tepat. 

Enggak perlu khawatir, caranya cukup mudah.

Secara umum, kamu bisa mengetahui estimasi biaya bangun rumah 2 lantai dengan menambahkan hasil hitung luas bangunan dan biaya konstruksi rumah tersebut.

Agar lebih jelas terkait cara menghitung biaya bangun rumah, simak penjabaran lengkapnya di bawah ini.

Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai

Bukan hanya rumah 2 lantai, cara menghitung anggaran bangun rumah berikut ini juga bisa kamu terapkan pada hunian 1 lantai. 

Namun ingat, hasil perhitungan ini semata-mata hanya estimasi anggaran saja.

Untuk biaya real pembangunan rumah tersebut, kamu harus melihat kebutuhan di lapangan. 

Semakin banyak hal-hal yang ingin kamu tambahkan, maka akan semakin besar biaya pembangunan rumah.

Jika budget membangun rumah terbatas, sebaiknya fokus kepada hal-hal yang penting saja, ya. 

Jika sudah cukup jelas, berikut cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai yang bisa kamu coba.

Hitung Luas Bangunan yang Ingin Dibangun


Supaya lebih mudah mencari biaya bangun rumah 2 lantai, mari kita asumsikan jika rumah yang ingin dibangun memiliki luas 100 meter persegi. 

Dengan luasan tersebut, maka cara menghitungnya adalah:

  • Luas lantai dasar = 100 meter persegi (kotor)

  • Luas lantai = 100 meter persegi (kotor)

  • Luas pondasi = 50 meter persegi (setengah dari total bangunan)

  • Luas atap = 50 meter persegi (setengah dari total bangunan)

Luas pondasi dan atap mungkin berbeda-beda. Hal ini tergantung pada jenis atap dan desain rumah yang ingin dibangun. 

Baca juga:

Cara Menghitung Volume Pondasi Berbagai Tipe, Mudah dan Lengkap! 

Sedang, perhitungan di atas merujuk pada model atap yang umum dipakai masyarakat.

Mengetahui Biaya Konstruksi Bangunan


Setelah mengetahui luasan bangunan rumah, saatnya menghitung biaya konstruksi bangunan tersebut.

Untuk mengetahui biaya konstruksi rumah, kamu bisa mengetahuinya dari harga satuan konstruksi mentah dan harga satuan konstruksi bangunan rumah tersebut.

Bagi kamu yang belum familiar, konstruksi mentah sendiri adalah bentuk konstruksi rangka lengkap dan biaya bahan bangunan dimana rumah selesai pada tingkat dasar, alias tidak memiliki detail dekoratif dan interior.

Sedang, harga satuan konstruksi adalah hasil perhitungan konstruksi dari kontraktor yang bertugas. 

Untuk yang satu ini, kamu bisa mendiskusikannya terlebih dahulu kepada kontraktor yang bersangkutan.

Pasalnya, harga konstruksi sendiri biasanya tergantung pada kebutuhan si pemilik rumah. 

Jika ingin dirata-ratakan, kita bisa merujuk pada biaya konstruksi rumah di Jakarta yang berkisar:

  • Harga satuan konstruksi mentah: Rp1.700.000 – Rp1.950.000 meter persegi

  • Total biaya konstruksi: Rp2.600.000 – Rp4.200.000 meter persegi.

Total Perhitungan Luas Bangunan dan Biaya Konstruksi


Berdasarkan rumus di atas, mari kita ambil contoh jika biaya konstruksi mentah yang dikenakan adalah Rp1.700.000 dan biaya konstruksi bangunannya mencapai Rp2.600.000.

Dengan besaran harga tersebut, maka biaya bangun rumah 2 lantai yang kamu miliki adalah sebesar:

  • Biaya konstruksi mentah: (50 + 100 + 100 + 50 meter persegi) x Rp1.700.000 = Rp510.000.000

  • Biaya paket konstruksi: (50 + 100 + 100 + 50 meter persegi) x Rp2.600.000 = Rp780.000.000

Bagaimana, sudah cukup jelaskan berapa biaya bangun rumah 2 lantai yang harus kamu persiapkan jika luas bangunan tersebut mencapai 100 meter persegi?

Bila dilihat dari perhitungan yang telah kita buat, maka biaya konstruksi mentah rumah tersebut berkisar Rp510 juta dan biaya paket konstruksinya mencapai Rp780 juta.

Kamu bisa saja menekan budget pembangunan rumah tersebut dengan berbagai cara. 

Kembali lagi, biaya pembangunan rumah sendiri sebenarnya tergantung kebutuhanmu dan harga yang berlaku di pasaran.

Pertimbangkan juga jangka waktu pengerjaan serta kebutuhan pekerja bangunan. 

Semakin lama waktu pengerjaan dan pekerja yang dibutuhkan, maka akan semakin besar biaya pembangunan rumah tersebut.

Semoga ulasan ini bermanfaat untuk kita semua, ya. Selamat mencoba!

Baca juga:

Terbaru! Estimasi Biaya Bangun Rumah Tipe 36 Tahun 2020

Author:

Yuhan Al Khairi