Mengenal Bunga Anuitas: Jenis, Perhitungan, dan Simulasi

Last update: 18 Desember 2024 5 min read
Author:

Foto: realtor.com

Pernahkah Anda mendengar istilah bunga anuitas?

Mungkin sebagian dari Anda masih belum familier dengan istilah ini.

Bunga anuitas merupakan jenis bunga yang sering ditemukan dalam angsuran pinjaman.

Jenis bunga ini dapat memengaruhi skor kredit peminjam karena berkaitan erat dengan kelancaran proses pembayaran tagihan.

Untuk memahami lebih dalam mengenai bunga anuitas dan pengaruhnya, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Bunga Anuitas

Anuitas adalah rangkaian pembayaran yang sama jumlahnya, yang harus dibayarkan pada setiap akhir periode yang sama jangka waktunya untuk sejumlah tahun tertentu.

Lalu sebagai bagian dari komponen kredit, bunga anuitas artinya perpaduan antara bunga flat dan effective rate. Tujuannya untuk menjamin keamanan transaksi pihak bank dan nasabah. Pasalnya bunga flat cenderung memihak konsumen, sedangkan effective memihak bank. Jadi, bunga anuitas adalah jalan tengah yang membuat posisi kreditur dan debitur seimbang. 

Bunga anuitas mengatur jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga. Cara ini dilakukan agar perhitungan bunga KPR sama setiap bulannya.

Kemudian pada prosesnya, porsi bunga di awal angsuran akan sangat besar, sedangkan angsuran pokok sangat kecil. Menjelang akhir angsuran berlaku hal sebaliknya.

Ada empat jenis suku bunga anuitas yang perlu diketahui. Nah, agar tidak keliru mari kita membahasnya satu per satu dengan singkat, padat dan jelas.

Baca juga: Jenis Suku Bunga KPR, Wajib Diketahui Sebelum Kredit

Jenis-jenis Bunga Angsuran Anuitas

Jenis Jenis Bunga Anuitas

Anuitas Biasa (Ordinary Annuity)

Anuitas biasa adalah serangkaian pembayaran yang dilakukan secara berkala dan sama besar dalam jangka waktu tertentu. Biasanya pembayaran dilakukan pada akhir periode.

Contoh umum anuitas biasa adalah pembayaran hipotek, di mana peminjam melakukan pembayaran secara berkala dan sama besar untuk melunasi pinjaman dan bunganya.

Anuitas Jatuh Tempo (Due Annuity)

Anuitas jatuh tempo (due annuity) merupakan jenis anuitas di mana pembayaran dilakukan secara berkala untuk jangka waktu tertentu yang terjadi di awal periode.

Contoh yang paling umum dari anuitas jatuh tempo, yaitu produk asuransi, di mana Anda harus membayarkan sejumlah premi agar dapat melakukan klaim.

Anuitas Tangguhan (Deferred Annuity)

Anuitas tangguhan dapat dikatakan sebagai perpaduan antara anuitas biasa dan jatuh tempo. Di mana sistem pembayaran dilakukan ketika periode sudah berjalan selama beberapa waktu.

Cara pembayaran ditangguhkan contohnya, yaitu pembayaran tagihan asuransi, iuran dana pensiun, dan pembayaran bunga deposito.

Baca juga: Cara Menghitung Angsuran KPR yang Mudah untuk Dipahami

Anuitas Langsung (Immediate Annuity)

Anuitas langsung merupakan anuitas di mana pembayaran dilakukan secara berkala selama periode waktu tertentu atau dilakukan secara langsung tanpa adanya penundaan.

Contoh anuitas langsung yaitu membeli mobil secara kredit, di mana pembayaran dan penerimaan bersifat tetap. Anda dapat melakukannya tanpa penundaan periode.

Cara Menghitung Bunga Anuitas

Cara Menghitung Bunga Anuitas

Metode perhitungan anuitas, yaitu dengan mengatur jumlah cicilan pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar setiap bulan.

Komposisi bunga pada masa awal terbilang sangat besar, sementara komposisi angsuran pokok sangat kecil.

Sistem bunga anuitas ini diterapkan pada angsuran jangka panjang, termasuk cicilan KPR. Sebagai gambaran, berikut bunga dan anuitas rumus yang bisa digunakan:

Bunga = SP x i x (30/360)

Keterangan rumus suku bunga anuitas:

  • SP adalah saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya.
  • i adalah bunga per tahun.
  • 30 adalah jumlah hari dalam satu bulan.
  • 360 adalah jumlah hari dalam satu tahun.

Rumus bunga anuitas tak hanya sampai di situ saja, ada rumus anuitas lain yang wajib diketahui guna menghitung total angsuran, yakni:

TA = P x i x [(1+i)xt) / (1+i)t – 1)]

Keterangan rumus mencari anuitas:

  • TA adalah total angsuran.
  • P adalah pokok pinjaman.
  • i adalah bunga yang dikenakan.
  • t adalah jangka waktu pinjaman.

Baca juga: Ketahui Pajak Beli Rumah dan Cara Hitungnya sebelum Beli Hunian

Kelebihan dan Kekurangan Bunga Anuitas

Kelebihan dan Kekurangan Bunga Anuitas

Selain akan membahas keistimewaan atau kelebihan bunga anuitas, kita juga akan membahas kekurangannya yang perlu diketahui. Nah, berikut detailnya.

Kelebihan

  • Memberi kemudahan bagi nasabah untuk melakukan pembayaran dan menerima return investasinya.
  • Total angsuran yang tetap memberikan kemudahan untuk Anda yang hendak membayar cicilan.
  • Meskipun di awal cicilan terasa besar, tetapi nilai bunga semakin berkurang seiring berakhirnya waktu kredit.
  • Membuat nasabah lebih mudah menentukan perencanaan keuangan, karena bunga anuitas bisa dihitung guna memberi gambaran besaran angsuran hingga akhir periode.
  • Walaupun ada perubahan komposisi besaran cicilan pokok dan bunganya, tapi dari segi nominal tetap sama.

Kekurangan

  • Perhitungannya yang cenderung lebih rumit. Tidak cukup hanya menggunakan kalkulator, proses perhitungan lebih mudah memakai software seperti Microsoft Excel. Namun, bukan berarti tak bisa menghitungnya bukan?
  • Banyak juga yang beranggapan bahwa bunga anuitas memberi kerugian bagi nasabah, karena proporsi cicilan banyak dibayarkan untuk bunga, sementara tagihan pokok hanya berkurang sedikit.

Penggunaan Anuitas dalam Kehidupan

Bunga anuitas biasanya digunakan untuk berbagai aplikasi finansial, seperti Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Kemudian, jenis bunga ini juga digunakan untuk pinjaman kendaraan, investasi dan pensiun, hingga obligasi.

Apa Perbedaan Bunga Flat dan Anuitas?

Sebagian orang mungkin masih kebingungan dalam membedakan bunga flat dan anuitas.

Bunga flat sendiri adalah jenis bunga yang perhitungannya didasarkan pada pokok pinjaman.

Dengan demikian, pinjamannya tidak akan mengalami perubahan dari awal sampai akhir.

Sedangkan bunga anuitas dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman yang belum dilunasi.

Seiring dengan waktu, porsi bunga akan menurun dan porsi pokok yang dibayarkan dapat meningkat.

Itulah penjelasan mengenai bunga anuitas yang perlu Anda ketahui, terutama ketika hendak melakukan pengajuan KPR. Mau ajukan KPR secara praktis? Yuk, cek di bawah!

Semoga bermanfaat!

 

Miyanti adalah senior content writer yang aktif menulis artikel dan mikrokopi sejak 2017. Dia berpengalaman menulis artikel bertema properti, desain, kuliner, keuangan dan traveling. Pada 2020 bergabung dengan 99 Group untuk menulis panduan property Rumah123 dan 99.co Indonesia.