Ketahui Pajak Beli Rumah dan Cara Hitungnya sebelum Beli Hunian

17 Jun 2021 - Dyah Siwi Tridya

Ketahui Pajak Beli Rumah dan Cara Hitungnya sebelum Beli Hunian

Membeli rumah pertama memang tidak mudah, ada banyak hal yang harus dilakukan, mulai dari pencarian rumah, proses transaksi jual beli, hingga mengurus legalitas rumah.

Yang tak kalah penting tentunya menyiapkan dana. Dimana nominal yang dibayarkan tidak saja harga rumah tapi juga mencakup biaya lainnya, termasuk pajak pembelian rumah.

Untuk komponen pajak jual beli rumah yang ditanggung oleh penjual terdiri dari pajak penghasilan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan biaya notaris. 

Lalu, komponen apa saja yang ditanggung pembeli? Dan bagaimana cara menghitungnya?

Untuk lebih jelas, simak penjelasan lengkap mengenai pajak beli rumah di bawah ini!

Pajak Beli Rumah Ditanggung Pembeli

Dalam perhitungan pajak, pembeli harus memperkirakan biaya-biaya yang akan dikeluarkan seperti Biaya Perolehan Hak atas Tanah (BPHTB), PPN, biaya balik nama, biaya AJB dan lainnya.

Beberapa biaya di atas sudah ditetapkan minum pembayarannya dan ada yang harus dihitung berdasarkan rumus yang sudah ditetapkan.

Menghitung Biaya BPHTB

pajak beli rumah

Jika pajak penghasilan atau PPh menjadi kewajiban penjual dalam pembayaran pajak jual beli rumah, maka BPHTB menjadi tanggungan pembeli.

Beban atau besaran biaya pajak yang harus dibayar adalah 5 persen dikalikan harga jual rumah lalu dikurangi dengan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) yang sudah ditetapkan pemerintah.

Untuk detailnya, Anda bisa menggunakan rumus di bawah ini dalam menghitung BPHTB, yakni:

BPHTB = Tarif Pajak (NJOP - NPOPTKP)

Sebagai contoh, Anda beli rumah dijual di Lumajang dengan harga Rp300 juta dan pemerintah daerah sudah menetapkan NPOPTKP sebesar Rp60 juta bagi setiap wajib pajak.

Maka, pajak BPHTB yang harus dikeluarkan untuk rumah yang akan Anda beli, yakni:

BPHTB = 5% (Rp300 juta - Rp60 juta)

= 5% (Rp240 juta)

= Rp12 juta

Jadi, biaya BPHTB yang ditanggung pembeli sebesar Rp12.000.000,00.

Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

pajak beli rumah

Terdapat dua jenis pembayaran PPN yang dibebankan oleh pembeli, yakni membeli hunian langsung dari developer yang masuk dalam Pengusaha Kena Pajak (PKN) dengan tarif 10 persen dari harga tanah.

Tarif PPN ini berlaku untuk rumah baru dan harga huniannya di atas Rp36 juta.

Rumus Hitung PPN dari developer:

PPN = 10% x NJOP

= 10% x Rp300 juta

= Rp30.000.000,00

Apabila Anda beli dari perorangan bukan termasuk dalam PKN,  maka PPN-nya langsung dibayarkan ke kantor pajak terdekat.

Biaya Cek Sertifikat

pajak beli rumah

Foto: akurat

Sertifikat Hak Milik (SHM) menjadi hal yang penting dalam proses transaksi jual beli rumah.

Selain membuktikan bahwa properti yang Anda beli terdaftar secara sah di mata hukum, pengecekan sertifikat juga bertujuan agar pembeli terhindar dari kasus penipuan properti.

Proses pengecekan sertifikat tersebut bisa dilakukan kantor BPN terdekat dan membayar biaya sebesar Rp100 ribu.

Kisaran Biaya Pembuatan Akta Jual Beli (AJB)

Dalam tahap negosiasi pembelian rumah, biaya pembuatan AJB ditanggung pembeli atau bisa dibebankan kepada kedua belah pihak asalkan ada kesepakatan sebelumnya.

Untuk membuat AJB, PPAT akan meminta biaya sebesar 1% dari harga rumah. 

Maka, jika Anda membeli rumah dengan harga Rp300 juta, maka biaya AJB yang harus dibayarkan adalah Rp3 juta.

Biaya Balik Nama Sertifikat

Setelah mengecek sertifikat dan AJB, langkah selanjutnya adalah mengurus balik nama sertifikat.

Proses perubahan kepemilikan rumah bisa diurus langsung atau bisa menggunakan jasa notaris dengan biaya transaksi sebesar 2% dari nilai objek.

Kisaran biaya balik nama sertifikat untuk harga rumah Rp300 juta adalah Rp6 juta.

Kalau Anda membeli rumah melalui developer, pajak beli rumah untuk Bea Balik Nama (BBN) akan diurus oleh pengembang beserta biayanya.

 

Nah, setelah mengetahui apa saja komponen pajak pembelian rumah, saatnya menghitung total biaya pajak yang akan Anda bayarkan jika membeli rumah seharga Rp300 juta di Lumajang.

No.

Komponen Pajak Pembeli Rumah

Nilai Pajak

1.

Biaya BPHTB

Rp12.000.000

2.

PPN

Rp30.000.000

3.

Bea Cek Sertifikat

Rp100.000

4.

Biaya AJB

Rp3.000.000

5. 

Biaya Balik Nama

Rp6.000.000

Total

Rp51.100.000

 

Itulah informasi mengenai pajak beli rumah yang wajib Anda ketahui dan pahami sebelum memutuskan untuk membeli rumah pertama.

Jika Anda membutuhkan referensi rumah dengan kisaran harga di atas, bahkan lebih murah, bisa temukan beragam proyek pilihan yang menarik di 99.co Indonesia, seperti:

 Semoga bermanfaat!

Author:

Dyah Siwi Tridya