
Cara jual tanah kavling tentu tidak mudah.
Salah satu faktornya karena tanah kavling biasanya dijual dengan harga yang cukup tinggi.
Hal tersebut membuat ceruk pasar tanah kavling relatif tidak besar.
Karena itu, Anda harus menyusun berbagai strategi agar mampu menggaet banyak calon pembeli.
Nah, artikel ini akan mencoba mengungkap beberapa cara jual tanah kavling supaya cepat laku.
Yuk, pelajari bersama-sama!
Begini Cara Jual Tanah Kavling agar Cepat Laku
1. Memasang Iklan di Situs Properti

Cara jual tanah kavling yang pertama adalah dengan memasang iklan di marketplace properti.
Saat ini, ada banyak marketplace properti yang dikunjungi masyarakat setiap harinya, salah satunya 99.co Indonesia.
Dengan menjual tanah kavling di 99.co Indonesia, Anda akan menemukan banyak calon pembeli yang potensial.
Pasalnya, laman ini mempunyai reputasi yang baik dan dikenal menyajikan listing properti terlengkap.
2. Fokus pada Kelebihan Tanah Kavling
Ketika menjual tanah, Anda harus menekankan kelebihan tanah kavling.
Misalnya Anda menjual tanah di 99.co Indonesia, pastikan iklan yang dibuat menyorot kelebihannya.
Tulis beberapa hal yang menjadikan tanah tersebut terlihat prospektif.
Contohnya mempunyai lokasi strategis, harganya murah, atau dokumen legalitasnya lengkapnya.
3. Pasang Harga yang Sesuai
Menetapkan harga yang tepat adalah kunci utama dalam mempercepat penjualan tanah kavling Anda.
Terdapat beberapa aspek penting dalam menentukan harga yang sesuai, misalnya menghitungnya dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
Selain itu, harga rata-rata tanah di pasaran, kondisi, serta lokasi dan potensinya juga turut memengaruhi harga tanah.
Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, Anda akan menemukan harga tanah kavling yang sesuai.
Usahakan supaya tanah kavling yang dijual harganya tidak terlalu mahal atau rendah.
4. Perhatikan Dokumen Kelengkapan
Apapun jenis properti yang akan dijual, Anda wajib menyiapkan dokumen-dokumen legalitasnya secara lengkap.
Selain itu, beri patok yang jelas terhadap tanah kavling yang ingin dijual.
Hal ini bermanfaat dalam mempermudah proses pemecahan sertifikat tanah.
5. Minta Bantuan Agen Properti Profesional

Cara menjual tanah kavling selanjutnya adalah bekerja sama dengan agen properti profesional.
Metode ini sangat ampuh untuk mendatangkan calon pembeli.
Pasalnya, agen profesional akan melakukan promosi dengan tepat.
Terlebih, mereka sudah memahami cara menjaring konsumen, sehingga Anda tidak perlu repot untuk menjual tanah sendiri.
6. Jaga Kondisi Tanah Kavling
Tidak seperti jenis properti lainnya, tanah kavling relatif mudah dirawat.
Anda hanya perlu memastikan tanah tersebut bersih, patok-patoknya jelas, dan menjaga agar lahan tidak digunakan oleh sembarang orang.
Kondisi tanah yang prima akan membuat calon pembeli lebih tertarik.
7. Jual ke Orang Sekitar
Cobalah untuk menjual tanah kavling ke saudara, tetangga, dan kolega.
Siapa tahu di antara mereka ada yang sedang membutuhkan tanah kavling.
Selain itu, tawarkan pada masyarakat yang ada di sekitar lokasi tanah.
Biasanya, masyarakat sekitar akan lebih tertarik untuk membeli karena tahu kondisi tanah secara langsung.
8. Jual melalui Media Sosial
Saat ini, media sosial kerap digunakan sebagai media marketing.
Anda pun bisa menjualnya lewat media ini, misalnya dengan membuat iklan di Instagram, Facebook, dan X atau Twitter.
Khusus di Facebook, Anda dapat menjualnya lewat forum-forum jual beli properti.
9. Menjual Tanah ke Bank
Selain cara-cara di atas, Anda dapat menjual tanah kavling ke bank.
Akan tetapi, bank tidak bertindak sebagai pembeli, tetapi perantara yang membantu Anda dalam menemukan calon pembeli.
Kenapa bank mau membantu kita menjual tanah? Pasalnya, bank mempunyai program Kredit Pemilikan Tanah (KPT).
Program tersebut bisa digunakan oleh calon nasabah untuk membeli tanah kavling dengan cara kredit.
Jika nasabahnya tertarik membeli tanah tersebut, maka bank akan menawarkan program KPT yang mereka miliki.
Itulah beberapa cara jual tanah kavling agar cepat laku yang bisa Anda coba.
Semoga bermanfaat!