Langkah dan Proses Setelah KPR Lunas, Apa Saja?

Langkah dan Proses Setelah KPR Lunas, Apa Saja?

- Rachmi
Langkah dan Proses Setelah KPR Lunas, Apa Saja?

Bagi Anda yang membeli rumah dengan cara Kredit Pemilikan Rumah (KPR), masa paling membahagiakan adalah saat habisnya cicilan.

Artinya tanggungan kredit bulanan pun sudah habis, sehingga kepemilikan rumah akan seutuhnya menjadi milik debitur.

Setelah waktu cicilan habis dan KPR lunas, maka ada beberapa hal lain yang harus Anda lakukan, salah satunya mengurus surat roya.

Lantas, bagaimana proses ini dilaksanakan? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan lengkap berikut ini.

Begini Proses Setelah KPR Lunas

Lakukan Pengecekan Dokumen Jaminan 

Lakukan Pengecekan Dokumen Jaminan 

Saat selesai pelunasan KPR, selanjutnya Anda bisa mendatangi kantor cabang bank untuk mengambil dokumen jaminan pembiayaan.

Lalu, dokumen apa saja yang didapatkan setelah pelunasan KPR? Terdapat beberapa dokumen yang akan Anda dapat, di antaranya:

  • Perjanjian kredit;
  • Sertifikat Hak Guna Bangunan;
  • Akta Jual Beli (AJB);
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB);
  • Surat Kuasa Hak Tanggungan;
  • Sertifikat Hak Milik (SHM).

Selanjutnya pihak bank akan melakukan pengecekan kesesuaian dokumen, lalu melakukan penyerahan dokumen beserta salinannya.

Mengurus Roya Tanah dan Bangunan

Mengurus Roya Tanah dan Bangunan

Ketika cicilan rumah sudah lunas, maka Anda akan diberikan dokumen berupa surat tanda pelunasan dan surat untuk mengurus surat roya.

Namun, apa sih sebenarnya surat roya itu? 

Surat roya adalah dokumen yang menyatakan sebuah aset seperti tanah bebas utang dari lembaga pemberi pinjaman seperti bank.

Surat ini dapat menjadi penghapus hak tanggungan pada sertifikat dan buku tanah hak tanggungan di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Adapun beberapa persyaratan mengurus surat roya, yang dilansir melalui situs BPN adalah:

  • Surat permohonan atau Lampiran 13 (tersedia di kantor BPN);
  • Dokumen sertifikat tanah asli;
  • Dokumen sertifikat hak tanggungan asli;
  • Fotokopi KTP;
  • Surat permohonan roya dari bank atau kreditur yang diberikan saat pelunasan cicilan;
  • Surat perubahan nama, jika terdapat pergantian nama institusi kreditur.

Lalu, bagaimana cara mengurus surat roya? Anda dapat mengurus surat roya dengan cara online atau offline

Jika hendak mengurusnya secara online, Anda bisa mengaksesnya di laman the.atrbpn.go.id.

Namun jika hendak mengurusnya secara offline, terdapat beberapa langkah yang perlu dilakukan di antaranya:

  • Mendatangi kantor BPN setempat
  • Menyerahkan dokumen ke loket pelayanan pendaftaran
  • Petugas akan memberi formulir untuk diisi, kemudian memberi satu dokumen perihal perubahan nama institusi kreditur
  • Jika semua formulir sudah diisi, kemudian serahkan berkas ke loket pengurusan roya. Selanjutnya Anda akan menerima surat perintah setor dan pembayaran

Biasanya penghapusan dalam surat roya membutuhkan waktu 5 hari kerja. Jika sudah selesai mengurus surat roya, maka hak tanggungan yang ada di SHM akan dicoret oleh BPN.

Pihak BPN kemudian mengganti hak tanggungan tersebut dengan pernyataan roya,  yang artinya rumah tersebut sudah menjadi hak milik Anda dan bebas dari utang.

Mengurus Mutasi atau Balik Nama PBB

Mengurus Mutasi atau Balik Nama PBB

Berbeda dengan mengurus KPR rumah baru, jika Anda membeli rumah dengan cara take over KPR pada pemilik sebelumnya, maka Anda perlu melakukan proses balik nama PBB.

Cara mengurus balik nama dilakukan di Dinas Pendapatan Daerah atau Unit Pelayanan Pajak Daerah sesuai lokasi rumah berada. 

Adapun dokumen yang harus dilengkapi, yakni:

  • Formulir mutasi PBB
  • SPPT PBB dan STTS (Surat Tanda Terima Setoran) tahun terakhir
  • Fotokopi SHM dan membawa SHM asli untuk dilakukan pengecekan oleh petugas
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  • Fotokopi SSPD dan BPHTB
  • Fotokopi Akta Jual Beli
  • Fotokopi SPT PBB tahun terakhir yang sudah lunas

Proses balik nama PBB biasanya dapat memakan waktu sekitar dua bulan, serta pengurusannya tidak memerlukan biaya sepeser pun.

Nah, jika sudah melalui proses setelah KPR lunas, sebaiknya Anda menyiapkan salinan dokumen-dokumen penting dan menjadikannya sebagai arsip pribadi.

Itulah informasi mengenai proses setelah KPR lunas. Jangan lupa jika sedang mencari rumah, mencari di situs 99.co Indonesia merupakan pilihan yang tepat.

Di laman kami tersedia beragam rekomendasi perumahan menarik, di antaranya Villa Pesona Anggrek, Leuwi Gajah Residence, hingga Samira Regency Bekasi.

Semoga bermanfaat!

Author

Rachmi