Musim Hujan Datang, Ini 7 Cara Mencegah Banjir di Rumah

Last update: 19 Agustus 2025 7 min read
Author:

Memasuki musim hujan seperti sekarang ini, membuat banyak orang siaga terhadap banjir. Dan tentu yang paling mengganggu adalah ketika banjir sudah masuk ke area rumah. 

Jika rumah Anda didesain sebagai rumah anti banjir mungkin tidak harus panik berlebihan.

Tapi bagaimana kalau rumah dan lingkungan tempat tinggal termasuk rawan banjir?

Tak usah khawatir, ada banyak hal yang bisa dilakukan kok untuk mencegah banjir. 

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah air banjir masuk ke rumah. 

7 Cara Mencegah Banjir di Rumah

Membuat Sumur Resapan atau Biopori

Salah satu cara mencegah banjir adalah dengan membuat sumur resapan alias biopori. 

Banjir bisa terjadi karena air yang ada di permukaan tidak seluruhnya bisa masuk ke dalam tanah, sehingga dibutuhkan sumur resapan atau lubang biopori untuk mengatasi kondisi ini.

Membuat sumur resapan membutuhkan tenaga ekstra karena lahan harus dibor untuk membuat lubang yang cukup dalam. 

Tapi sekarang Anda sudah bisa membeli alat khusus yang berbentuk seperti bor tanah dengan penggunaan yang mudah. 

Cara yang praktis, Anda bisa membuat lubang-lubang kecil (biopori) dengan sistem kerja yang sama dengan sumur resapan. 

Intinya dengan biopori atau sumur resapan, air hujan akan lebih mudah meresap ke dalam tanah atau bisa dibuang langsung ke saluran drainase.

Semakin banyak lubang biopori di halaman, tentunya rumah Anda akan semakin aman dari banjir.

Menguruk Tanah

Salah satu cara mengatasi banjir yang satu ini bisa dicoba jika permukaan lahan rumah lebih rendah ketimbang permukaan jalan.

Tapi tentunya tetap dengan mempertimbangkan level lantai rumah.

Atau Anda bisa membuat tanggul di sekeliling rumah. Dengan permukaan di sekitarnya yang lebih tinggi, air akan sulit masuk ke halaman. 

Tinggikan Permukaan Rumah

cara mencegah banjir

Jika tidak mau menguruk tanah, alternatif lain Anda bisa meninggikan permukaan rumah.

Namun karena ini membutuhkan dana besar dan prosesnya agak lama, dianjurkan untuk melakukannya sekaligus dengan pengerjaan renovasi rumah di bagian yang lain.

Meski begitu, hasilnya sangat efektif kok, apalagi jika posisi rumah lebih rendah dari jalan.

Yang harus diperhatikan dalam hal ini antara lain tinggi plafon, ruang di bagian bawah hingga posisi jendela dan pintu.

Ya, ini termasuk renovasi yang cukup besar. 

Karena itu Anda bisa melakukannya sesuai kebutuhan dan kondisi, misalnya ketinggian banjir, dan area dari rumah yang sering kena banjir. Dengan begini renovasi bisa lebih efektif dan efisien.

Jika ketinggian air masih rendah yakni di bawah 50 cm, Anda bisa menaikkan permukaan di atas 50 cm, khusus untuk ruangan yang memiliki akses ke luar dan sering kena banjir, seperti garasi, ruang tamu dan dapur. 

Cara ini tidak hanya bisa mencegah banjir tapi juga menghindari arus pendek listrik. 

Bisa pula dengan meninggikan permukaan teras misalnya dengan menambahkan anak tangga

Jumlahnya pun lagi-lagi disesuaikan dengan ketinggian banjir. 

Contohnya jika ketinggian banjir kurang dari 50 cm, Anda cukup menambahkan sekitar empat anak tangga.

Meninggikan bagian yang jadi akses masuk air seperti ini, tak hanya efisien karena tidak memakan biaya dan waktu terlalu banyak, juga efektif mencegah banjir masuk sampai ke ruang tengah atau kamar tidur. 

Pastikan pula tidak ada celah lain yang bisa jadi akses air masuk ke rumah ya.

Beda lagi kalau ternyata kondisi banjir lebih tinggi, misalnya saja 1 meter. 

Anda akan memerlukan renovasi lebih besar, misalnya dengan membuat rumah model mezzanine

Jadi di lantai satu hanya difungsikan sebagai garasi atau carport dan gudang, lantai di atasnya barulah memiliki ruang keluarga, kamar, ruang tamu hingga dapur.

Usahakan pula untuk membuat taman di depan rumah yang bisa jadi sumber resapan air, dengan menanam berbagai jenis rumput atau tanaman lainnya.

Bersihkan dan Buka Selokan di Sekitar Rumah

cara mencegah banjir

Mungkin Anda sering mendapati kondisi jalanan di dalam komplek atau pemukiman yang selokannya ditutup agar akses jalan lebih lebar dan memadai.

Atau di lingkungan rumah Anda juga begitu?

Padahal ini sangat beresiko lho membuat air hujan tergenang dan berujung dengan banjir yang bisa merendam rumah.

Karena selokan dibuat dengan fungsi sebagai saluran air hujan menuju sungai. 

Kondisi selokan ditutup juga sama saja dengan selokan kotor dengan banyak sampah di dalamnya. 

Itulah gunanya kegiatan gotong royong di lingkungan perumahan, dimana salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membersihkan selokan.

Pentingnya selokan dalam kondisi bersih tak hanya bisa memperlancar aliran air sehingga tak tergenang, tapi juga efektif dalam membasmi nyamuk, ditambah pula Anda akan terbebas dari aroma tak sedap

Sebaliknya, selokan yang mampet karena sampah dan sebagainya, justru bisa menjadi penyebab utama banjir di lingkungan rumah.

Gunakan Paving Block di Halaman

cara mencegah banjir

foto: pixabay.com

Cara mencegah banjir masuk rumah lainnya adalah memasang paving block.

Ini bisa jadi solusi bagi rumah yang tidak memiliki area taman dengan rumput yang bisa menjadi sumber resapan.

Pada dasarnya, jika rumah Anda berada di lingkungan rawan banjir, maka harus ada area khusus sebagai media resapan air. 

Paving block atau grass block bisa jadi pilihan. Jadi jangan menutup area depan rumah dengan semen atau keramik ya

Biasanya bagian depan rumah yang paling banyak menggunakan paving block adalah area carport

Ini merupakan pilihan yang tepat karena tak hanya bisa membantu menyerap air hujan, material yang memiliki bolongan di tengahnya ini dinilai lebih kuat dan tahan lama.

Buang Sampah pada Tempatnya dan Tambah RTH

cara mencegah banjir

photo: pixabay.com

Anda mungkin sudah sering mendengar cara yang satu ini.

Ya, ini bukan saja solusi banjir di lingkungan rumah tapi juga berlaku di mana pun.

Seperti yang disinggung sebelumnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran air seperti selokan atau bahkan mungkin ke sungai, bisa menyebabkan banjir.

Perilaku membuang sampah ke tempatnya ini memang harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat dulu. 

Jika setiap orang bisa melakukan hal yang sama, tentunya akan sangat berdampak positif bagi lingkungan

Selain membuang sampah di tempatnya, bisa dengan menambah ruang hijau terbuka. Misalnya dengan menanam pepohonan yang mempunyai daya serap air tinggi. 

Sayangnya kini jumlah pohon di lingkungan pemukiman sudah semakin berkurang.

Karena itu banyak pihak yang kemudian memulai gerakan menanam pohon dengan tujuan untuk membuat lingkungan bebas banjir. 

Lagi pula kehadiran pohon bisa juga menghadirkan suasana yang asri dan sejuk bagi lingkungan sekitarnya.

Anda pun bisa mencoba menanam pohon seperti duku dan kenanga di halaman rumah sendiri.

Mencoba inovasi sederhana

Ya, inovasi di sini bukanlah sesuatu yang rumit, malah cenderung sederhana.

Misalnya dengan memanfaatkan karung berisi pasir yang bisa ditempatkan di depan rumah.

cara mencegah banjir

Atau bisa pula dengan menggunakan batu bata yang bisa digunakan sebagai tembok penghalang sementara saat banjir melanda.

Inovasi lainnya adalah dengan menggunakan pintu antibanjir dari stainless steel atau aluminium alloy dengan kandungan material seperti tembaga, silikon, seng, timbal, nikel yang dinilai efektif dalam menahan debit dan tekanan air banjir.

Pintu antibanjir ini juga dirancang semudah mungkin untuk digunakan dalam kondisi darurat.

Itu dia cara menanggulangi banjir yang bisa dicoba dengan mudah di rumah. 

Tapi selain berbagai cara yang disebutkan di atas, ada juga persiapan yang harus Anda lakukan menyambut musim penghujan di rumah. 

Jadi tidak hanya di lingkungan rumah saja yang harus siap, tapi rumahnya sendiri harus siap jelang musim penghujan yang bisa berlangsung hingga berbulan-bulan. 

Apa saja persiapan yang harus dilakukan? 

Persiapan Rumah di Musim Hujan

Mengecek Atap yang Bocor

Jangan abaikan bocor pada bagian atap meski berukuran kecil sekali pun. 

Karena lama-lama kebocoran kecil ini bisa membesar dan menimbulkan kerusakan lebih parah, bahkan bisa memicu timbulnya jamur di langit-langit rumah.

cara mencegah banjir

Jadi penting untuk langsung memperbaiki atap bocor meski ukurannya kecil.

Baca juga:

Ketahui Pelapis Genteng agar tidak Bocor dan Aman saat Musim Hujan

Mengamankan Benda Elektronik

Ketika hujan dan banjir mengancam, persoalan lain yang sering muncul adalah keberadaan sumber listrik, yang jika kena air tentu saja akan sangat berbahaya.

Jadi pastikan benda-benda dengan arus listrik ada di tempat atau posisi yang aman, misalnya di bagian atas dan dalam kondisi tertutup.

Rapikan Pohon di Dekat Rumah

Sebelumnya Anda dianjurkan untuk menanam pohon di halaman rumah. Pohon ini bisa saja memiliki dahan dan ranting yang banyak. 

Namun ketika masuk musim hujan, biasanya akan disertai angin kencang yang berisiko membuat ranting atau dahan pohon patah dan menimpa rumah atau mencelakai Anda.

Jadi rapikan atau pangkas ranting atau dahan pohon ya. Atau kalau ada pohon yang sudah tua dan rapuh, sebaiknya ditebang saja daripada membahayakan Anda atau orang-orang di sekitar.

 

Menyajikan insight dan panduan seputar dunia properti, dari tren pasar, tips jual beli, hingga strategi investasi yang tepat.