
Foto: investopedia.com
KPR merupakan salah satu produk kredit di mana Anda dapat membeli properti dengan cara mencicil.
Dengan metode tersebut, Anda bisa mencicil harga rumah per bulan sesuai biaya yang telah ditentukan sampai masa tenor berakhir.
Sebagai informasi, KPR termasuk dalam pinjaman tenor panjang. Biasanya, jangka waktu atau tenor yang diberikan sekitar 5–25 tahun.
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk mengambil KPR, berikut plus-minus dari pinjaman dengan tenor panjang.
Kelebihan Pinjaman Tenor Panjang
Beban Cicilan yang Lebih Ringan
Foto: news360.tv
Khusus untuk KPR yang plafon pinjamannya mencapai ratusan juta, tentu jangka waktu mencicilnya tergolong panjang.
Jika mengambil tenor mencapai belasan atau puluhan tahun, maka beban cicilannya bisa jauh lebih ringan.
Memudahkan dalam Mengatur Keuangan
Cicilan KPR yang tergolong ringan setiap bulannya, dapat memudahkan Anda dalam mengatur kondisi keuangan.
Apalagi jika pendapatan yang masuk tidak begitu besar, Anda tentu harus lebih cermat dalam membagi pengeluaran.
Tidak hanya itu, pinjaman tenor panjang dengan cicilan ringan dapat membantu Anda menyisihkan uang untuk ditabung.
Terhindar dari Risiko Kredit Macet
Kelebihan pinjaman tenor panjang berikutnya adalah, lebih mudah menghindari risiko terjadinya kredit macet.
Angsuran yang lebih ringan per bulannya mengurangi risiko ketidakmampuan debitur untuk membayar.
Baca juga:
Mengenal Istilah Plafon KPR, dan Faktor Penentu Besar-Kecil Nilainya
Kekurangan Pinjaman Tenor Panjang
Perubahan Kondisi Ekonomi
Foto: koinworks.com
Masa depan tak bisa diprediksi dengan mudah apalagi soal ekonomi.
Bisa saja pendapatan debitur justru berkurang di masa depan, lalu secara tidak langsung memengaruhi kemampuan mencicil KPR.
Perlu diingat, tenor panjang KPR bisa mencapai puluhan tahun.
Tentunya, tidak ada jaminan jika pendapatan Anda terus stabil sepanjang waktu tersebut.
Suku Bunga yang Fluktuatif
Fasilitas kredit seperti KPR dipengaruhi oleh kondisi suku bunga.
Dengan mengambil pinjaman tenor panjang, tentu besar kemungkinan suku bunga akan terus meningkat.
Jadi, Anda harus pertimbangkan baik-baik risiko ini, ya
Tips Memilih Pinjaman Tenor Panjang
Beli Rumah dengan Harga Terjangkau
Foto: bluestone.com.au
Meskipun cicilannya ringan tapi jika harga rumah yang dipilih tergolong tinggi, maka Anda tetap akan berat mengangsurnya.
Pilihlah rumah dengan harga yang tidak terlalu tinggi dan sesuai dengan kemampuan finansial Anda.
Tidak perlu khawatir, 99.co Indonesia memiliki banyak proyek perumahan dengan harga yang terjangkau.
Perumahan tersebut di antaranya PasirJambu Regency, Bumi Tirta Pakuan, Green Emerald Cisoka, dan masih banyak lagi.
Selain terjangkau, deretan hunian di atas juga berkualitas.
Buat Anggaran Setiap Bulan
Jika Anda memiliki cicilan lain selain KPR, membuat perencanaan anggaran setiap bulan bisa menjadi ide yang patut dicoba.
Cara satu ini dapat membantu Anda mengalokasikan pendapatan dengan lebih cermat.
Sebelum mengambil cicilan KPR, Anda juga bisa melakukan evaluasi kondisi keuangan terlebih dahulu.
Tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan finansial, apalagi jika ada pengeluaran dan cicilan lain yang harus dibayar.
Mencari Program KPR yang Sesuai
Bagi Anda yang belum tahu, terdapat berbagai jenis program KPR.
Tidak hanya KPR konvensional, ada juga KPR syariah untuk Anda yang ingin bertransaksi menggunakan syariat Islam.
Carilah program KPR yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, Anda juga bisa mencoba untuk melakukan simulasi KPR.
Tujuannya adalah untuk memberi gambaran mengenai jumlah uang muka, cicilan, dan berapa uang minimal yang harus dimiliki debitur.
Anda juga bisa memilih berdasarkan bank penyedia layanan KPR.
Supaya pengajuan KPR lebih mudah, sebaiknya pilihlah bank yang pelayanannya sudah pernah Anda gunakan sebelumnya.
Itulah penjelasan mengenai pinjaman tenor panjang beserta tips sebelum mengajukannya.
Semoga artikel ini bermanfaat!