Penting! Begini Cara Melakukan Simulasi KPR

12 Mar 2020 - Rachmi Arin Timomor

Penting! Begini Cara Melakukan Simulasi KPR

Memiliki rumah idaman menjadi mimpi semua orang. 

Banyak yang bisa dengan mudah membelinya secara tunai atau hard cash. Lalu ada pula yang membeli dengan cara mencicil. 

Pada umumnya cicilan rumah atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi pilihan tepat bagi yang ingin sesegera mungkin memiliki rumah. 

Dengan mencicil, kamu hanya perlu membayarkan DP dan biaya cicilan per bulan yang terhitung murah.

Namun tanpa disadari, mencicil rumah menjadi suatu alasan yang disepelekan tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku, baik pada pihak bank maupun developer

Hal yang kadang luput dari perhatian salah satunya adalah simulasi KPR yang dilakukan pada awal perjanjian.

Nah, untuk menghindari kesalahan yang tidak diinginkan saat mengajukan KPR, berikut ini adalah cara melakukan simulasi KPR yang perlu diperhatikan. 

Simak selengkapnya!

Cek Suku Bunga KPR


Cara melakukan simulasi KPR yang pertama adalah dengan mengecek suku bunga KPR. 

Simulasi KPR yang pada umumnya dilakukan pihak bank biasanya akan menyediakan sarana berupa estimasi besaran cicilan dengan menggabungkan suku bunga KPR.

Pada tahap ini penting untukmu mengetahui jenis bunga yang akan digunakan. 

Mintalah penjelasan kepada bank mengenai bunga yang akan digunakan selama masa kredit.

Pada umumnya bank akan memberikan suku bunga fixed atau floating

Suku bunga fixed adalah menawarkan KPR dengan bunga yang sudah fixed pada awal masa kredit dengan periode tertentu. 

Namun biasanya bunga fixed terbatas hingga periode tertentu.

Jika sudah habis periodenya, maka akan beralih ke bunga floating dengan mengikuti bunga pasar. 

Ada baiknya kamu pun membandingkan suku bunga KPR yang ditawarkan. 

Hal yang harus menjadi perhatian adalah dengan memperhatikan berapa besar dan berapa lama bunga fixed tersebut. 

Dengan memperhatikan hal tersebut, tentu saja dapat disimpulkan bahwa jangka waktu bunga fixed yang lebih lama akan jauh lebih menguntungkan karena memberi kepastian pembayaran.

Cara Menghitung Bunga KPR

Selanjutnya akan memaparkan perbedaan dan cara menghitung bunga KPR.

  1. Suku Bunga KPR Fixed

Cara menghitung suku bunga KPR fixed, bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

pokok kredit x bunga per tahun x tenor dalam satu tahun = tenor dalam satuan bulan

  1. Suku Bunga KPR Floating

Sistem suku bunga KPR floating adalah dengan cara menghitung suku bunga KPR yang sudah pasti berubah dan menyesuaikan suku bunga pasar. 

Kamu bisa menggunakan rumusnya sebagai berikut:

harga rumah x suku bunga KPR fluktuatif 9% x tahun ke 3 : 36 = cicilan KPR per bulan selama 3 tahun pertama

Lalu, adapun untuk simulasi KPR yang merupakan cicilan KPR per bulan dari tahun ke-4 sampai ke-6 adalah sebagai berikut:

harga rumah x suku bunga KPR fluktuatif 12% x 3 = cicilan KPR per bulan tahun ke-4 sampai ke-6

Selain itu, kamu wajib memperhatikan bunga floating karena ketika bunga fixed selesai, cicilan KPR akan dihitung berdasarkan bunga floating sampai akhir masa kredit.

Cek Perhitungan Bunga

Hal yang perlu diperhatikan saat melakukan simulasi KPR yang selanjutnya adalah dengan mengecek perhitungan bunga. 

Sebagai calon debitur, kamu perlu menanyakan cara perhitungan bunga yang akan digunakan, dengan metode efektif atau dengan metode flat

Kamu perlu mengetahui perbedaan di antara keduanya dengan menanyakan jumlah bunga dari masing-masing metode.

Pada umumnya metode flat akan memberikan tingkat bunga yang lebih rendah pada simulasi KPR dengan metode yang efektif. 

Biasanya para calon debitur mudah terkecoh dengan bunga yang jauh lebih rendah tanpa paham metode perhitungan yang dipakai.

Kamu pun bisa menanyakan suku bunga efektif yang diterapkan sebelum melakukan cicilan. 

Jika kamu masih mengalami kebingungan, ada baiknya kamu menghitung simulasi KPR menggunakan kalkulator KPR online yang sudah banyak digunakan pada aplikasi.

Cek Jadwal Cicilan


Kamu wajib meminta jadwal cicilan dan komposisi perhitungan yang disepakati. 

Pastikan komposisi perhitungan bunga dan angsuran pokok pinjaman dapat terbagi rata untuk membayarkan porsi bunga dan pokok pinjaman.

Lakukan pengecekan rutin mengenai sisa pokok pinjaman yang menjadi sisa hutang KPR. 

Dengan melakukan pengecekan jadwal cicilan, kamu akan mudah mengetahui informasi sisa pinjaman dan melakukan perencanaan untuk mempercepat pelunasan sebelum masa kredit.

Perhatikan Syarat dan Ketentuan


Mengajukan KPR ke bank, berarti kamu akan melalui tahap skema simulasi KPR. 

Kamu akan memulainya dengan mengajukan harga, persentase uang muka, durasi bunga dan lamanya angsuran.

Melakukan simulasi berarti kita bisa mengestimasikan angsuran yang akan ditanggung setiap bulannya dan mengestimasikan besaran cicilan dengan jumlah pendapatan.

Tentunya kita pun akan bisa memproyeksikan semua biaya yang akan dibayarkan nantinya. 

Maka dari itu ada baiknya kamu memperhatikan syarat dan ketentuan yang diberlakukan baik dari pihak bank atau developer

Pastikan kamu memperhatikan poin per poin supaya tidak menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. 

Kamu pun harus membaca detail SKS dan besaran biaya KPR lainnya yang tidak terduga.

Yakni meliputi besarnya denda keterlambatan, penalti, sanksi dan lain sebagainya.

Kamu pun harus menanyakan persetujuan kredit dan ketentuan biaya meliputi jasa pengurusan dokumen Perjanjian Kredit (PK), Akta Jual Beli (AJB), biaya balik nama, pajak, cek sertifikat, Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) dan sebagainya.

Nah, itulah cara melakukan simulasi dan hal-hal yang harus diperhatikan agar kamu tidak mendapatkan hal-hal yang tidak diinginkan. 

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan dijadikan referensi, ya!

Author:

Rachmi Arin Timomor