Daftar KPR Bank Syariah dan Bedanya dengan KPR Bank Konvensional

29 Jun 2020 - Ferry Fadhlurrahman

Daftar KPR Bank Syariah dan Bedanya dengan KPR Bank Konvensional

Di Indonesia, apabila kamu ingin beli rumah tanpa uang cash, ada program Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Biasanya lembaga penyedianya adalah bank-bank konvensional, tetapi ada juga program KPR dari bank syariah.

KPR bank syariah tentunya menawarkan skema kredit rumah yang berbeda dari bank konvensional.

Karena tanah air didominasi oleh masyarakat yang memeluk agama Islam, maka KPR yang satu ini sangat diminati.

Mereka lebih tertarik dengan skema kredit rumah yang lebih sesuai dengan syariat dan prinsip agamanya.

Bank syariah yang menawarkan produk KPR banyak tersebar di Indonesia dan skema kreditnya pun berbeda-beda.

Menariknya, tidak hanya bank syariah saja yang menawarkan KPR ini, tetapi ada pula bank konvensional yang menawarkannya.

Di sini 99.co Indonesia akan memberikan beberapa daftar program KPR bank syariah yang bisa kamu pertimbangkan.

Mulai dari penjelasan keuntungan dan perbedaan produk satu sama lain dan ini mungkin bisa menjadi panduan untuk kamu.

Namun sebelum membahas hal tersebut, sebaiknya pahami dulu perbedaan KPR syariah dan konvensional.

Perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional

Perbedaan paling mendasar antara KPR syariah dan konvensional, yaitu dalam hal bunga.

Dalam KPR konvensional, peminjam akan dikenakan bunga per bulan selama masa cicilan. 

Sedangkan dalam KPR syariah akan memperhitungkan akad jual beli di mana bank syariah mengambil margin dari pembelian rumah.

Jadi bank akan membeli terlebih dahulu rumah tersebut, lalu kamu akan membayar biaya tersebut ke bank.

Pembayaran tersebut akan ditambah dengan margin pembelian dalam bentuk cicilan bulanan. 

Salah satu keunggulan KPR yang sesuai dengan syariat dan prinsip Islam ini adalah minimnya resiko cicilan yang naik tiba-tiba.

Pasalnya KPR bank syariah tidak menggunakan bunga dalam pembayaran cicilannya.

Dengan begitu, besaran suku bunga tidak menjadi acuan utama penetapan biaya rumah kamu.

Namun, lebih kepada landasan jual beli dan kerjasama bagi hasil antara pembeli rumah dan bank penyedia KPR syariah.

Baca juga:

Mau Beli Rumah? Cek Dulu Simulasi KPR Syariah Berikut Ini!

Daftar Bank Penyedia KPR Syariah

kpr bank syariah

Sekarang kamu sudah tahu apa perbedaan mendasar antara KPR syariah dan konvensional.

Lalu bank mana saja yang menawarkan produk syariah terbaik mereka? Nah, berikut adalah daftarnya yang layak dipertimbangkan.

Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah

Bank penyedia KPR syariah pertama ada BNI Syariah yang menawarkan produk BNI Griya iB Hasanah.

Ini merupakan produk KPR untuk kamu yang ingin membeli, membangun, maupun renovasi rumah.

BNI Griya iB Hasanah menggunakan skema akad murabahah (jual beli) dan juga dapat digunakan untuk pembiayaan refinancing.

Pembiayaan refinancing tersebut dilakukan dengan akad musyarakah mutanaqisah (MMQ).

Akad MMQ membuat kepemilikan aset berkurang karena pembelian bertahap oleh pihak lain.

Produk KPR ini memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah proses cepat dan persyaratan mudah. 

Uang muka untuk pengajuan di program BNI Griya iB Hasanah juga sesuai dengan FTV Bank Indonesia.

Maksimal peminjaman hingga Rp5 miliar dengan jangka waktu cicilan rumah atau tenor hingga 20 tahun. 

Keunggulan

  • Proses lebih cepat dengan persyaratan yang mudah sesuai dengan prinsip syariah.
  • Maksimum pembiayaan hingga Rp5 miliar.
  • Jangka waktu pembiayaan sampai dengan 20 tahun untuk nasabah dengan fixed-income.
  • Bisa juga untuk untuk pembelian tanah, asalkan setelah 1-2 tahun tanah tersebut harus dibangun rumah.
  • Uang muka ringan.
  • Angsuran tetap tidak berubah sampai lunas.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah

kpr bank syariah

Masih merupakan Bank BUMN, selanjutnya ada BRI Syariah yang menawarkan produk KPR syariah bernama Griya Faedah.

Selain Griya Faedah, BRI Syariah juga menawarkan produk lainnya yakni Faedah Sejahtera.

Produk tersebut merupakan pembiayaan pembelian rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Karena menyasar MBR, ini merupakan salah satu program bantuan pemerintah dalam pembelian rumah. 

Skema pembiayaan kedua KPR dari bank syariah ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. 

Keunggulan

  • Pembiayaan yang bisa mencapai Rp3,5 miliar.
  • Uang down payment (DP) atau uang muka ringan minimal 10%.
  • Maksimal tenor 15 tahun untuk rumah tapak dan 10 tahun untuk apartemen.

Bank Central Asia (BCA) Syariah

kpr bank syariah

Pembiayaan KPR iB BCA Syariah dapat digunakan jika kamu akan membeli rumah baru.

Selain itu, KPR syariah ini pun dapat membantumu untuk mendapatkan pinjaman renovasi rumah dan refinancing

Setiap kebutuhan peminjaman akan dilakukan akad yang berbeda-beda, misalnya akad murabahah, akad istishna, dan akad ijarah.

Akad murabahah dilakukan untuk transaksi jual beli rumah yang ready stock dan renovasi.

Sedangkan akad istishna untuk rumah yang masih inden, dan akad ijarah muntahiya bittamlik (IMBT) untuk kebutuhan refinancing.

Keunggulan

  • Memperoleh pembiayaan KPR mulai dari Rp100 juta dengan marjin berjenjang dari rate 8,5% per tahunnya. 
  • Jumlah angsuran yang tidak akan berubah selama jangka waktu pembiayaan sesuai prinsip syariah.
  • Nasabah dapat memilih jangka waktu pembiayaan dimana jangka waktu maksimal adalah 20 tahun atau 2 tahun sebelum jatuh tempo HGB.
  • Kemudahan dalam pembayaran angsuran karena adanya fasilitas autodebet dari Tahapan iB.

KPR Syariah dari CIMB Niaga

kpr bank syariah

Selain KPR bank syariah, kita akan membahas juga produk KPR syariah yang ditawarkan oleh bank konvensional.

Salah satunya dari CIMB Niaga yang mempunyai dua KPR syariah yang bernama KPR iB CIMB Niaga Syariah.

Ada dua tipe produk yang ditawarkan oleh CIMB Niaga, yakni KPR iB Fix CIMB Niaga dan KPR iB Flexi CIMB Niaga.

KPR iB Fix menawarkan angsuran tetap selama jangka waktu pembiayaan dan tenornya bisa mencapai 15 tahun.

Sedangkan KPR iB Flexi CIMB Niaga menawarkan DP mulai dari 5% dan jangka waktu yang lebih panjang, yakni maksimal 15 tahun.

Keunggulan

  • Proses approval cepat hanya tiga hari kerja.
  • Jangka waktu kredit hingga 25 tahun.
  • Angsuran ringan setara 6,50% hingga lima tahun pertama.
  • Suku bunga floating termurah, SBI plus 2,75%.

KPR Syariah dari Bank Mandiri

kpr bank syariah

KPR Bank Syariah selanjutnya ditawarkan oleh Bank Mandiri Syariah, anak perusahaan dari Bank Mandiri.

Bank ini menawarkan produk pembiayaan Griya yang merupakan pembiayaan untuk pembelian rumah tinggal.

Akad yang digunakan adalah akad murabahah, di mana bank membeli barang yang dibutuhkan dan menjualnya kepada nasabah.

Objek dijual sebesar harga pokok ditambah dengan keuntungan margin yang disepakati. 

Ada berbagai keuntungan jika kamu mengajukan KPR melalui Bank Mandiri Syariah, di antaranya sebagai berikut.

Keunggulan

  • Bisa melakukan pelunasan sebelum jangka waktu pembiayaan berakhir tanpa dikenakan pinalti.
  • Angsuran tetap hingga jatuh tempo pembiayaan.
  • Proses permohonan yang mudah dan cepat.
  • Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp5 miliar.
  • Fasilitas autodebet dari tabungan Bank Syariah Mandiri.

Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah

kpr bank syariah

Sebagai salah satu penyalur KPR terbesar di Indonesia, BTN menawarkan lima produk KPR yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Kelima program KPR dari BTN ini memiliki keunggulan masing-masing, berikut uraiannya lebih lanjut.

KPR BTN Platinum iB

Ialah pembiayaan untuk kepemilikan rumah, rumah toko (ruko), hingga apartemen atau hunian vertikal.

Pembiayaan dari KPR ini bisa untuk pembelian pertama kali, yang kedua, atau bahkan yang ketiga.

Prosesnya cepat dengan DP ringan dan angsuran tetap selama jangka waktu pembiayaan melalui akad “murabahah” (jual beli).

KPR BTN Indent iB

Sama seperti sebelumnya, ini merupakan fasilitas pembiayaan untuk memiliki rumah, ruko, rukan, rusun atau apartemen.

Namun, pembiayaan berdasarkan pesanan melalui akad  “istishna” (jual beli berdasarkan pesanan).

Pembiayaan Bangun Rumah BTN iB

Ialah pembiayaan untuk pembangunan rumah atau renovasi hunian di atas lahan milik sendiri.

Pembangunan tentunya dilakukan sesuai rencana dan keinginan nasabah melalui akad “murabahah” (jual beli).

Pembiayaan Properti BTN iB

Pembiayaan untuk masyarakat yang menginginkan kepemilikan atas properti baru atau memerlukan pembiayaan ulang (refinancing).

Jual beli dengan fasilitas KPR ini menggunakan akad “musyarakah mutanaqisah” (kepemilikan aset bersama).

KPR BTN Bersubsidi iB

Pembiayaan yang ditujukan untuk program kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

KPR yang satu ini merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tujuannya untuk memudahkan kepemilikan rumah dengan akad “murabahah” (jual beli) yang memberikan berbagai manfaat.

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui macam-macam KPR bank syariah yang ada di Indonesia.

Jika sudah ada yang cocok dan ingin mencari rumah idaman, maka bisa cek propertinya melalui situs 99.co Indonesia ya!

Author:

Ferry Fadhlurrahman