Pengalaman Take Over KPR BTN, dari Syarat hingga Prosesnya

Last update: 4 Mei 2025 5 min read
Author:

Foto: aristocracy.london

Mari simak penjelasan lengkap tentang pengalaman take over KPR BTN berikut.

Beli rumah dengan skema pembayaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tak selalu berjalan mulus. Kadang-kadang ada kendala yang membuat kita ingin pindah bank KPR.

KPR pindah bank bernama take over KPR. Nah, kita dapat melakukannya dari satu bank ke bank lain. Misalnya dari Bank Tabungan Negara (BTN) ke Bank Mandiri, OCBC NISP atau lainnya.

Ya, banyak bank yang bisa take over pinjaman kredit pemilikan rumah. Nah, sekarang kita akan menyimak pengalaman take over KPR BTN Dino, seorang karyawan swasta berusia 32 tahun.

Beberapa waktu lalu Dino memutuskan beli rumah dengan skema pembayaran KPR. Namun akibat suatu hal, dia berencana mengalihkan KPR yang semula di BTN ke bank lain.

Dino beli rumah di Jatinangor City Park yang dibanderol harga Rp818.000.000. Hunian tersebut punya luas bangunan 50 meter persegi di atas lahan seluas 60 meter persegi.

Karyawan swasta ini memilih tenor 20 tahun dengan jenis fixed rate 2,75% selama dua tahun. Jika masa tetap habis, maka akan dikenakan suku bunga floating KPR sebesar 10%.

Berdasarkan pengalaman take over KPR BTN dari Dino, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan. Berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Begini Simulasi Take Over KPR Antar-bank

Apa Saja Syarat Melakukan Take Over KPR?

Syarat take over KPR dari BTN ke bank lain (atau sebaliknya) sama seperti mengajukan KPR baru. Anda harus mengumpulkan berkas yang sesuai ketentuan bank tujuan.

Contohnya jika take over pinjaman jaminan sertifikat rumah dari BTN ke OCBC NISP, maka dokumen yang harus Anda siapkan, yaitu sebagai berikut.

Syarat Dokumen Pribadi

  • Formulir aplikasi permohonan kredit yang ditandatangani calon debitur.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku untuk calon debitur dan pasangan, atau bukti perpanjangan KTP yang dapat diverifikasi.
  • Kartu Keluarga (KK) yang harus sesuai dengan alamat di KTP.
  • Akta nikah (jika status menikah), akta cerai/akta kematian (jika status duda / janda).
  • Akta pisah harta (jika status menikah dan pisah harta).
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp100.000.000 (untuk KPR primary/secondary wajib menyerahkan salinan NPWP).
  • Surat pernyataan calon debitur perihal semua fasilitas kredit beragun properti baik yang telah dimiliki maupun yang sedang dalam proses pengajuan permohonan termasuk di bank lain dengan jenis syariah maupun konvensional.
  • Akta lahir debitur.
  • Bukti lunas down payment (DP).
  • Rekening tabungan atau rekening koran untuk tiga bulan terakhir.
  • Bagi karyawan lengkapi dokumen dengan surat keterangan kerja/pengangkatan karyawan/kontrak kerja/sejenisnya serta slip gaji asli.
  • Bagi wirausaha, lengkapi dokumen dengan akta yang mencantumkan kepemilikan dan kepengurusan terakhir.
  • Bagi profesional, surat izin praktik.

Syarat Dokumen Properti

  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Sertifikat tanah/rumah dengan stempel bank BTN.
  • Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).
  • Akta Jual Beli (AJB).
  • Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT).
  • Sertifikat Hak Tanggungan (SHT).
  • Surat Tanda Terima Setoran (STTS).

Berapa Biaya untuk Melakukan Take Over KPR?

biaya take over kpr

Foto biaya over kredit rumah di bank BTN: nobroker.in

Biaya take over KPR BTN dan bank lainnya berada di kisaran 2%–3% dari pokok cicilan.  Selain itu terdapat pula biaya lain yang perlu dibayar, seperti:

Berdasarkan pengalaman take over KPR BTN Dino, setidaknya Anda harus mempersiapkan kelebihan dana dari estimasi yang diberikan.

Siapa tahu terdapat pengeluaran yang tidak terduga nantinya.

Apa Saja Kelebihan dari Take Over KPR?

  • Potensi bunga lebih rendah di bank lain, sehingga angsuran bulanan berkurang.
  • Anda bisa memperpanjang atau mempersingkat tenor KPR sesuai kebutuhan.
  • Bank lain mungkin menawarkan program KPR dengan benefit tambahan, seperti cashback, hadiah, atau bebas biaya provisi.
  • Take over KPR bisa membantu Anda meningkatkan loan to value (LTV). Jadi Anda memiliki peluang untuk mendapatkan pinjaman lain.
  • Bisa membantu Anda memperbaiki riwayat kredit apabila punya tunggakan KPR di bank sebelumnya.

Baca juga: Mudah! Begini Cara Menghitung Harga Jual Rumah Over Kredit

Seperti Apa Proses Take Over KPR?

proses take over kpr

Foto: housing.com

Prosedur take over KPR tergantung kebijakan setiap bank. Namun secara garis besar, tak jauh berbeda dengan pengajuan KPR untuk pertama kalinya.

Yang perlu digarisbawahi adalah ada proses re-appraisal, atau perhitungan ulang nilai rumah. Jika lolos tahap ini, maka Anda bisa mengajukan pindah KPR.

Setelah itu, pihak bank akan melakukan proses kredit ulang. Jika terjadi peningkatan nilai pinjaman, bank akan memastikan apakah nasabah mampu membayar sisa angsuran atau tidak.

Baca juga: Over Kredit Apartemen | Pengertian, Syarat dan Tipsnya

Berapa Lama Proses Take Over KPR?

pengalaman take over kpr btn berapa lama proses take over kpr

Proses pengecekan dokumen dan audit dari pihak bank memakan waktu hingga 14 hari kerja. Jika lolos, Anda akan mendapat pemberitahuan mengenai tanggal pelunasan dari bank lama.

Setelah lunas, Anda dapat melanjutkan take over KPR ke bank baru. Nah agar prosesnya lancar, siapkan lah syarat dokumen yang diminta secara lengkap.

Perlu diingat juga, proses take over antar-bank hanya bisa dilakukan jika Anda memang telah memegang sertifikat rumah, karena inilah yang menjadi jaminan pengajuan kredit.

Baca juga: Pengalaman Over Kredit Rumah, Begini Syarat dan Prosedurnya

Kapan Waktu Terbaik Mengajukan Take Over KPR?

kapan waktu terbaik mengajukan take over kpr pengalaman take over kpr btn

Meskipun tidak pasti, tetapi waktu terbaik untuk mengajukan take over KPR adalah ketika periode masa bunga fixed hampir berakhir atau saat pertengahan masa suku bunga floating.

Dengan begitu, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengangsur cicilan terlalu besar.

Dino pun demikian. Dia mengajukan KPR take over BTN menjelang masa bunga KPR fixed berakhir.

Demikian pengalaman take over KPR BTN dari Dino yang bisa Anda jadikan sebagai pelajaran. Semoga artikel ini dapat membantu dalam mengetahui proses take over KPR, ya!

Jika tertarik untuk mengajukan KPR, dan ingin mencoba simulasi KPR, 99.co Indonesia memiliki beberapa rekomendasi proyek baru berkualitas dengan harga terjangkau.

Selamat mencoba!

Baca juga: Ketahui Cara Over Kredit Rumah Subsidi yang Mudah

 

Miyanti adalah senior content writer yang aktif menulis artikel dan mikrokopi sejak 2017. Dia berpengalaman menulis artikel bertema properti, desain, kuliner, keuangan dan traveling. Pada 2020 bergabung dengan 99 Group untuk menulis panduan property Rumah123 dan 99.co Indonesia.