6 Tips Memulai Usaha Jual Beli Rumah Bekas

6 Tips Memulai Usaha Jual Beli Rumah Bekas

- Citra Purnamasari
6 Tips Memulai Usaha Jual Beli Rumah Bekas

Foto: edgeprop.my

Tidak sedikit orang yang tertarik untuk memulai bisnis properti. Namun, dengan berinvestasi saja rasanya tidak cukup.

Saat ini, banyak pula masyarakat yang mencoba peruntungan lewat praktek jual beli rumah bekas.

Rumah second merupakan salah satu properti yang cukup diminati, terutama bagi mereka para pencari hunian dengan harga terjangkau.

Peluang ini tentunya bisa dimanfaatkan. Namun, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai jual beli rumah bekas.

Apa saja itu? Simak beberapa tips berikut ini.

Pilih Rumah Second yang Tepat

Tips penting sebelum menjalankan bisnis jual beli rumah bekas adalah memilih hunian yang tepat.

Apalagi rumah second, Anda harus memastikan kondisi bangunannya masih layak huni. 

Jangan malas untuk survei ke lokasi secara langsung, sehingga Anda dapat memastikan sendiri kondisi fisik rumah tersebut.

Namun perlu diingat, rumah second pastinya tidak akan semulus hunian yang baru dibangun.

Anda mungkin akan mengeluarkan biaya untuk renovasi, untuk memperbarui tampilan dan membuat rumah menjadi lebih nyaman.

Jika kondisi rumah incaran harus melalui proses renovasi terlebih dahulu, sebaiknya Anda menyiapkan anggaran khusus.

Namun pastikan juga Anda tidak perlu melakukan renovasi secara besar-besaran, ya.

Perhatikan Legalitas Rumah Bekas

Perhatikan Legalitas Rumah Bekas

Foto: housing.com

Jangan hanya fokus pada kondisi fisik hunian, Anda pun harus memastikan dokumen legal dari rumah incaran sudah lengkap.

Biasanya, dokumen legalitas yang harus tersedia meliputi Surat Hak Milik (SHM) hingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Jangan lupa juga untuk meminta bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada penjual rumah.

Hal ini supaya tidak menghambat usaha jual beli rumah bekas Anda di masa depan.

Baca juga:

5 Strategi Jitu Bisnis Properti yang Menguntungkan

Menggunakan Jasa Agen Properti

Menggunakan Jasa Agen Properti

Foto: housing.com

Memanfaatkan jasa agen properti ketika mencari rumah second dapat membantu Anda menemukan pilihan yang tepat.

Selain itu, agen properti juga dapat mempermudah Anda dalam memperoleh berbagai informasi penting terkait rumah incaran.

Agen properti tentunya tahu di mana rumah second yang memiliki kualitas baik, lokasi strategis, hingga harga yang terjangkau.

Proses transaksi pun tidak rumit, karena Anda akan dibantu oleh agen hingga hunian incaran beralih kepemilikan.

Membeli Rumah Sitaan Bank

Membeli Rumah Sitaan Bank

Foto: forbes.com

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana nasib rumah KPR yang cicilannya tidak dapat dilunasi oleh pemiliknya?

Jawabannya adalah disitu lalu dilelangkan. Biasanya bank akan mengadakan pelelangan dengan harga yang jauh lebih murah.

Bahkan dalam beberapa kasus, terdapat rumah sitaan bank yang dijual dengan harga “diskon” mencapai 50%, lho.

Namun sebelum mengikutinya, Anda harus mengetahui skema penjualan rumah sitaan bank dan informasi lelang terlebih dahulu.

Ada ketentuan khusus jika ingin mengikuti lelang, salah satunya kita harus menyetorkan modal minimal sebesar 20% dari harga properti.

Membeli properti sitaan bank bisa menjadi tips bagus untuk Anda, yang ingin usaha jual beli rumah bekas dengan bujet minim.

Pahami Perihal Biaya dan Harga Pasar

Peran Anda bukan lagi sebagai pencari rumah, tetapi pelaku bisnis yang ingin meraup keuntungan dari usaha jual beli rumah besar.

Maka itu, memahami biaya dan harga pasar untuk rumah second merupakan hal yang wajib dikuasai.

Ketidakpahaman akan hal ini bisa berakibat fatal pada usaha jual beli rumah bekas yang Anda rintis.

Pasalnya, cobalah mencari tahu kisaran harga properti di kota tempat tinggal atau lokasi di mana rumah tersebut berada.

Jual rumah bekas tersebut dengan harga yang tidak jauh dari kondisi pasar saat itu.

Namun, Anda tetap harus mendapatkan keuntungan yang sesuai.

Anda juga bisa menentukan harga jual berdasarkan kelebihan rumah, misalnya dari segi lokasi, fasilitas, dan infrastruktur sekitar.

Baca juga:

8 Tips Membeli Rumah Bekas agar tidak Tertipu

Perbaiki Teknik Pemasaran

Usaha jual beli rumah bekas akan menjadi lebih maksimal, jika Anda memahami teknik pemasaran yang tepat.

Jika menempelkan brosur atau selebaran di pinggir jalan merupakan satu-satunya cara yang akan dilakukan, maka coba pikirkan ulang.

Cara satu ini tidak salah, tetapi tenaga dan biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit.

Lebih baik Anda mencoba untuk mempromosikan rumah bekas di internet atau melalui marketplace khusus properti.

Contohnya saja di 99.co Indonesia, Anda dapat memasang iklan secara gratis dan mudah di laman tersebut.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda coba saat memulai usaha jual beli rumah bekas.

Tertarik untuk membeli properti baru? Kami juga memiliki beberapa rekomendasi menarik yang layak Anda pilih

Di antaranya adalah Precium Simatupang, Bumi Tirta Pakuan, dan The Sanctuary Collection.

Semoga bermanfaat!

Author

Citra Purnamasari