
Foto: edgeprop.my
Usaha jual beli rumah bekas masih menjadi salah satu peluang bisnis properti yang banyak diminati karena permintaannya relatif stabil.
Namun, di balik potensi keuntungannya, bisnis ini juga memiliki risiko yang perlu dipahami, mulai dari aspek legalitas, kondisi bangunan, hingga perhitungan modal dan margin keuntungan.
Oleh karena itu, sebelum terjun ke usaha jual beli rumah bekas, penting untuk memahami dasar-dasar bisnisnya agar transaksi dapat berjalan aman dan menguntungkan.
Pembahasan berikut akan mengulas peluang usaha jual beli rumah bekas, risiko yang umum dihadapi, serta tips penting yang dapat diterapkan untuk meminimalkan kerugian.
Berbeda dengan rumah baru dari pengembang, rumah bekas memiliki karakteristik yang lebih beragam, baik dari sisi legalitas, kondisi fisik, maupun nilai pasarnya.
Setiap unit bisa memiliki riwayat kepemilikan, renovasi, hingga potensi masalah tersembunyi yang memengaruhi harga jual.
Karena itu, pelaku usaha jual beli rumah bekas dituntut untuk lebih teliti dalam analisis dan pengambilan keputusan.
Pilih Rumah Second yang Tepat
Sebelum menjalankan bisnis jual beli hunian, Anda wajib tahu tips membeli rumah bekas yang tepat.
Tips membeli rumah bekas selanjutnya adalah survei ke lokasi secara langsung, tujuannya agar Anda dapat memastikan sendiri kondisi fisik rumah tersebut.
Pastikan kondisi rumah second dalam keadaan yang layak untuk dijual kembali.
Namun perlu diingat, rumah second pastinya tidak akan semulus hunian yang baru dibangun.
Anda mungkin akan mengeluarkan biaya untuk renovasi, untuk memperbarui tampilan dan membuat rumah menjadi lebih nyaman.
Jika kondisi rumah incaran harus melalui proses renovasi terlebih dahulu, sebaiknya Anda menyiapkan anggaran khusus.
Namun pastikan juga Anda tidak perlu melakukan renovasi secara besar-besaran, ya.
Perhatikan Legalitas Rumah Bekas

Jangan hanya fokus pada kondisi fisik hunian, Anda pun harus memastikan dokumen legal dari rumah incaran sudah lengkap.
Biasanya, dokumen legalitas yang harus tersedia meliputi Surat Hak Milik (SHM) hingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Jangan lupa juga untuk meminta bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada penjual rumah.
Hal ini supaya tidak menghambat usaha jual beli rumah bekas Anda di masa depan.
Baca juga:
5 Strategi Jitu Bisnis Properti yang Menguntungkan
Menggunakan Jasa Agen Properti

Memanfaatkan jasa agen properti ketika mencari rumah second dapat membantu Anda menemukan pilihan yang tepat.
Selain itu, agen properti juga dapat mempermudah Anda dalam memperoleh berbagai informasi penting terkait rumah incaran.
Agen properti tentunya tahu di mana rumah second yang memiliki kualitas baik, lokasi strategis, hingga harga yang terjangkau.
Proses transaksi pun tidak rumit, karena Anda akan dibantu oleh agen hingga hunian incaran beralih kepemilikan.
Membeli Rumah Sitaan Bank

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana nasib rumah KPR yang cicilannya tidak dapat dilunasi oleh pemiliknya?
Jawabannya adalah disita lalu dilelangkan. Biasanya bank akan mengadakan pelelangan dengan harga yang jauh lebih murah.
Bahkan dalam beberapa kasus, terdapat rumah sitaan bank yang dijual dengan harga “diskon” mencapai 50%, lho.
Namun sebelum mengikutinya, Anda harus mengetahui skema penjualan rumah sitaan bank dan informasi lelang terlebih dahulu.
Ada ketentuan khusus jika ingin mengikuti lelang, salah satunya kita harus menyetorkan modal minimal sebesar 20% dari harga properti.
Membeli properti sitaan bank bisa menjadi tips bagus untuk Anda, yang ingin usaha jual beli rumah bekas dengan bujet minim.
Pahami Perihal Biaya dan Harga Pasar

Foto: housing.com
Peran Anda bukan lagi sebagai pencari rumah, tetapi pelaku bisnis yang ingin meraup keuntungan dari usaha jual beli rumah besar.
Maka itu, memahami biaya dan harga pasar untuk rumah second merupakan hal yang wajib dikuasai.
Ketidakpahaman akan hal ini bisa berakibat fatal pada usaha jual beli rumah bekas yang Anda rintis.
Pasalnya, cobalah mencari tahu kisaran harga properti di kota tempat tinggal atau lokasi di mana rumah tersebut berada.
Jual rumah bekas tersebut dengan harga yang tidak jauh dari kondisi pasar saat itu.
Namun, Anda tetap harus mendapatkan keuntungan yang sesuai.
Anda juga bisa menentukan harga jual berdasarkan kelebihan rumah, misalnya dari segi lokasi, fasilitas, dan infrastruktur sekitar.
Baca juga:
8 Tips Membeli Rumah Bekas agar tidak Tertipu
Perbaiki Teknik Pemasaran
Usaha jual beli rumah bekas akan menjadi lebih maksimal, jika Anda memahami teknik pemasaran yang tepat.
Jika menempelkan brosur atau selebaran di pinggir jalan merupakan satu-satunya cara yang akan dilakukan, maka coba pikirkan ulang.
Cara satu ini tidak salah, tetapi tenaga dan biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit.
Lebih baik Anda mencoba untuk mempromosikan rumah bekas di internet atau melalui marketplace khusus properti.
Contohnya saja di 99.co Indonesia, Anda dapat memasang iklan secara gratis dan mudah di laman tersebut.
Salah situs jual beli properti terbaik di Indonesia, 99.co bisa meningkatkan peluang terjualnya hunian yang diiklankan dengan cepat.
Asal Anda memberikan informasi yang jelas serta foto dengan angle terbaik dari hunian yang dijual.
FAQ Seputar Usaha Jual Beli Rumah Bekas
- Apakah usaha jual beli rumah bekas cocok untuk pemula?
Usaha jual beli rumah bekas bisa dijalankan oleh pemula, asalkan memahami dasar analisis harga, legalitas properti, dan perhitungan biaya. Disarankan memulai dari skala kecil untuk meminimalkan risiko.
- Risiko apa yang paling sering terjadi dalam jual beli rumah bekas?
Risiko yang umum meliputi masalah sertifikat, kondisi bangunan yang tidak sesuai ekspektasi, kesalahan perhitungan biaya renovasi, serta kesulitan menjual kembali dalam waktu singkat.
- Bagaimana cara menentukan harga jual rumah bekas agar tetap untung?
Harga jual sebaiknya ditentukan berdasarkan harga pasar di lokasi sekitar, kondisi rumah, biaya pembelian dan renovasi, serta margin keuntungan yang realistis agar tetap kompetitif.
—
Itulah beberapa tips yang bisa Anda coba saat memulai usaha jual beli rumah bekas.
Kunjungi halaman rumah dijual dan pilih Tipe Market Secondary untuk menelusuri ribuan iklan rumah bekas. Temukan rumah second yang sesuai kebutuhan Anda.
Semoga bermanfaat!