Rumah, Tips & Trik

13 Cara Membasmi Jentik Nyamuk Hingga ke Akar

15 Maret 2019
7 menit

Jentik nyamuk jangan dianggap sepele! Bila tidak segera dibasmi, mereka akan tumbuh dewasa dan membahayakan kesehatanmu.

4 Penyakit Berbahaya Akibat Gigitan Nyamuk Dewasa

Hujan yang terus-menerus turun menimbulkan banyak genangan air di rumah.

Pada akhirnya, genangan air tersebut pun berubah menjadi tempat nyamuk bertelur.

Tidak hanya sekadar membuat kulit jadi bentol dan gatal, nyamuk pun…

Dapat menyebabkan beberapa penyakit serius yang bahkan bisa mematikan.

Itulah mengapa orang-orang, bahkan pemerintah sangat mengimbau untuk melakukan pemberantasan jentik nyamuk di sekitar rumah.

Umumnya penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebarkan nyamuk jenis aedes aegypti.

Ciri dari nyamuk itu ialah memiliki bintik serta garis putih pada tubuh serta kakinya.

jentik nyamuk

Beberapa penyakit akibat nyamuk tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1.Chikungunya

Demam chikungunya merupakan salah satu penyakit yang dapat diderita akibat virus dari gigitan nyamuk.

Dikutip 99.co dari doktersehat.com, penderitanya akan mengalami radang sendi (arthritis) khususnya di bagian lutut, pergelangan kaki, serta pergelangan tangan.

Orang-orang Indonesia kerap menyebut sakit ini sebagai lumpuh layu.

Tidak sebentar, mereka yang terkena penyakit ini akan mengalami peradangan tersebut hingga berbulan-bulan.

Mengerikan ya!

2.Demam Berdarah (DBD)

jentik nyamuk

Setiap musim hujan datang, demam berdarah menjadi penyakit langganan yang sering menjangkit masyarakat Indonesia.

Semakin banyaknya genangan air yang terbentuk membuat nyamuk pun memiliki tempat empuk untuk berkembang biak.

Saat hawa di musim hujan memanas, serangan nyamuk pun semakin ganas sehingga dapat membuat orang terkena penyakit ini.

Mereka yang terkena DBD akan mengalami demam tinggi hingga beberapa hari.

Tubuh akan terasa sangat lemas akibat demam lalu permukaan kulit akan tampak bercak merah.

Saat seseorang pertama kali terjangkit penyakit ini, mereka dapat sembuh dengan banyak minum air dan istirahat yang cukup.

Bila ia sudah beberapa kali terkena DBD dan telat mendapat penanganan, risikonya ialah kehilangan nyawa.

3.Kaki Gajah

Tidak seperti dua penyakit di atas, kaki gajah atau filariasis disebabkan oleh cacing yang masuk ke dalam tubuh akibat gigitan nyamuk.

Bukan sembarang nyamuk, namun nyamuk yang mengandung larva stadium III.

Penyakit ini disebut kaki gajah bukan tanpa alasan, Sahabat 99!

Bila gejala-gejala penyakit ini muncul namun tidak ditangani dengan serius, maka…

…Beberapa bagian tubuh separti kaki, lengan, hingga alat kelamin dapat membengkak sangat besar.

Seseorang yang menderita penyakit ini akan mengalami demam berulang hingga lima hari.

Demam ini dapat hilang namun akan kembali lagi saat beraktivitas terlalu berat.

Beberapa gejala lainnya adalah sebagai berikut:

  • Terdapat bengkak pada ketiak dan lipatan paha tanpa disertai luka. Bengkak tersebut disertai kemerahan, terasa panas saat disentuh, dan menyebabkan rasa sakit. Hal ini diakibatkan oleh bengkaknya kelenjar getah bening;
  • Terjadi peradangan pada saluran getah bening disertai panas dan sakit dari pangkal lengan atau pangkal kaki;
  • Muncul nanah dan darah akibat pecahnya kelenjar getah bening;
  • Bagian tubuh membesar tak normal.

4. Demam Zika

jentik nyamuk

Penyakit demam zika baru menjangkit dan diketahui sejak beberapa tahun ke belakang ini.

Penyakit ini disebabkan oleh virus zika bawaan nyamuk yang menggigit manusia.

Bahayanya, ibu hamil yang kena virus ini dapat menularkan penyakit tersebut pada janin yang dikandungnya.

Anak tersebut pun bisa mengalami kelainan otak (mikrosefali) akibat tidak berkembangnya organ dengan sempurna.

Ibu hamil dengan virus zika pun berisiko terkena keguguran.

Empat penyakit di atas tadi hanya sebagian kecil dari akibat parah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk.

Sangat mengerikan dan perlu kita hindari bersama, Sahabat 99!

jentik nyamuk

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini sendiri umum terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Kondisi iklimnya yang lembap disertai curah hujan tinggi membuat nyamuk jadi lebih cepat berkembang.

Baca Juga:

17+ Cara Mengusir Nyamuk dari Rumah dengan Efektif

Inilah 7 Tempat yang Kerap Jadi Sarang Jentik Nyamuk

Bukan rahasia lagi, menghilangkan jentik nyamuk di rumah secara menyeluruh merupakan hal yang cukup sulit dilakukan.

Jumlahnya yang banyak dan tersebarnya telur jentik nyamuk ini menjadi faktor penyebanya.

jentik nyamuk

Pernah dengar istilah “3M Plus” ‘kan, Sahabat 99?

Program 3M Plus ialah:

  • Menguras tempat penyimpanan air
  • Menutup tempat penampungan air
  • Membuang dan menutup barang bekas yang dapat menjadi tempat tertampungnya air
  • Hindari tergigit nyamuk pada pagi dan sore hari.

Inilah cara yang gencar disosialisasikan pemerintah pada masyarakat untuk mencegah terjadinya penularan penyakit akibat nyamuk.

Lakukanlah cara ini dan basmi nyamuk dari akarnya, yaitu sarang jentik nyamuk.

Ini dia beberapa tempat yang kerap jadi bersarangnya jentik nyamuk:

1. Dispenser

jentik nyamuk

Dispenser umumnya memiliki mangkok atau wadah untuk penampung air di bagian bawahnya.

Air galon yang tumpah dan lupa dibersihkan pun bisa menjadi sarang jentik nyamuk, lho Urbanites!

Maka itu jangan abaikan wadah tersebut dan rajin-rajinlah membersihkan serta membuang airnya.

2. Vas Bunga

jentik nyamuk

Kamu yang suka menghias rumah dengan bunga segar, ayo unjuk tangan!

Bukan hanya membuat ruangan menjadi cantik, menggunakan bunga sebagai dekorasi juga membuat rumah jadi lebih segar.

Supaya warnanya tetap fresh dan aromanya wangi, kamu harus rajin mengganti airnya.

Hati-hati tapi ya, Sebab di dalam air tersebut sering terdapat jentik nyamuk.

Agar mereka tidak sampai berkembang menjadi dewasa, ganti air di dalam vas tiga hari sekali ya!

3. Akuarium

jentik nyamuk

Akuarium dan juga kolam ikan juga rentan menjadi sarang jentik nyamuk, Sahabat 99.

Biarpun ada ikan yang memakan jentik-jentik tersebut, satu atau dua telur yang tertinggal mungkin saja bisa tertinggal.

Perhatikan baik-baik, apabila sudah terdapat jentik di dalamnya, segera kuras dan ganti airnya ya!

4. Tempat Minum Hewan Peliharaan

jentik nyamuk

Bagi kamu pecinta hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, jangan terlewat untuk mengecek wadah air minum mereka, ya!

Cek secara berkala air yang tidak habis mereka minum dan jangan membiarkannya menggenang terlalu lama.

5. Saluran Pembuangan Air AC

jentik nyamuk

Tak disangka, genangan air buangan dari AC rumah pun berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.

Jangan biarkan mereka berkembang di sana dengan rajin menyeka atau menampung air tersebut!

6. Ember Penampungan

jentik nyamuk

Air hujan yang melimpah sangat berguna untuk menyiram tanaman dan keperluan lainnya, apalagi di musim kemaru.

Maka itu, orang biasanya menampung mereka ke dalam ember lalu menutupnya dengan rapat.

Sayangnya, di dalam ember tersebut memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan sarang bagi nyamuk.

Bila ingin menyimpannya dalam waktu lama…

…Akan lebih baik jika kamu menaburkan bubuk abate ke dalamnya.

Ingat, jangan gunakan air tersebut untuk kebutuhan memasak.

7. Bak Kamar Mandi

jentik nyamuk

Selain di area luar rumah, bak penampung air di kamar mandi pun bisa dimanfaatkan nyamuk sebagai tempat berkembang biak.

Tidak jarang ditemukan jentik nyamuk di bagian dasar bak yang tak pernah dikuras.

Jangan lupa untuk menguras dan membersihkannya secara rutin.

Baca Juga: Letak Sarang Nyamuk di Rumah

6 Cara Membasmi Nyamuk Menggunakan Bahan Alami

jentik nyamuk

Umumnya, untuk memberentas mereka orang-orang mungkin akan menggunakan bubuk abate.

Bubuk Abate kerap diandalkan masyarakat Indonesia untuk membunuh jentik nyamuk.

Di samping itu, ternyata cukup banyak bahan alami yang bisa juga memusnahkan telur-telur nyamuk ini.

Ini dia cara membasmi nyamuk menggunakan bahan alami yang dapat dilakukan dengan mudah dan aman:

1. Daun Sirih

Sahabat 99, tahukah kamu bahwa daun sirih yang biasa kita gunakan nyatanya mampu menghilangkan jentik nyamuk?

Selain bisa mendapatkannya yang mudah, penggunaan daun sirih pun cukup mudah dan tak membutuhkan waktu lama.

Begini caranya menggunakan daun sirih untuk membasmi telur nyamuk:

  • Rebus beberapa lembar daun sirih muda;
  • Tuangkan air rebusan ke dalam bak/genangan air.
  • Tunggu beberapa saat, sekitar 15 hingga 30 menit dan jentik nyamuk pun akan mati.

2. Biji Pepaya dan Tawas

Selain daun sirih, kamu juga bisa membasmi jentik nyamuk menggunakan biji pepaya dan tawas.

Cara yang satu ini memang tergolong amat lama karena harus mengeringkan dulu biji pepayanya.

Langkah selanjutnya, kamu harus menumbuh biji tersebut dan juga tumbuk tawas dengan perbandingan 2 :1.

Berikut ini cara lengkapnya:

  • Keringkan biji pepaya secukupnya;
  • Tumbuk biji pepaya hingga halus;
  • Tumbuk juga tawas hingga halus;
  • Masukkan kedua bahan tersebut ke kain kasa dan ikat;
  • Rendam kain kasa tersebut ke dalam air.

3. Daun Jeruk Nipis

Bahan alami ketiga yang bisa kamu gunakan untuk membasmi jentik nyamuk adalah menggunakan daun jeruk nipis.

Biasanya, daun yang satu ini digunakan untuk memasak, namun nyatanya bisa juga menjadi salah satu bahan ampuh untuk membasmi jentik nyamuk.

Caranya pun tak mudah karena Anda hanya memerlukan beberapa lembar daun jeruk nipis dan juga beberapa gelas air.

Langsung saja, ini dia caranya:

  • Masukkan beberapa lembar daun jeruk nipis ke dalam 3 gelas air;
  • Remas daun jeruk nipis;
  • Tuangkan air remasan ke sarang jentik nyamuk.

4. Cara Membunuh Jentik Nyamuk dengan Garam Kasar

Garam dengan tekstur kasar yang biasa digunakan memasak, dapat menjadi bahan pembasmi jentik nyamuk yang bersarang di rumah.

Bumbu dapur ini memiliki tingkat keasinan yang lebih tinggi dari garam biasa.

Saat memasukkannya ke dalam sarang jentik, maka telur nyamuk yang hanya bisa hidup di air tawar akan mati seketika.

Sebelum menggunakannya, cuci garam kasar lalu jemur hingga kering.

Setelah kering, tumbuk garam tersebut agar lebih halus.

5. Kayu Manis

Kayu manis memiliki aroma yang melegakan dan menghangatkan.

Seringnya, rempah satu ini dijadikan campuran untuk minuman hangat dan juga aromaterapi.

Lebih dari itu ternyata fungsinya!

Kayu manis pun dapat digunakan sebagai bahan alami untuk membunuh larva nyamuk.

Caranya:

Tuangkanlah minyak kayu manis ke tempat-tempat di mana Anda menemukan jentik nyamuk.

Aromanya yang khas ternyata bisa membuat larva nyamuk mabuk dan kemudian mati tak berdaya.

6. Cuka Apel

Bahan alami lainnya yang dapat digunakan untuk membunuh larva nyamuk ialah cuka apel.

Cuka apel kerap digunakan sebagai bahan membuat dressing salad.

Ada pula yang meminumnya untuk kesehatan.

Bila kamu punya di rumah, gunakan saja untuk mengatasi masalah nyamuk.

Disebutkan, cuka apel dengan konsentrasi 15% – 85% manjur membunuh jentik nyamuk dalam waktu 6 jam.

Sementara itu cuka masak biasa dengan konsentrasi 5% – 95% tidak efektif untuk digunakan.

Caranya:

  • Tuangkan beberapa sendok makan cuka apel di tempat ditemukannya sarang larva nyamuk tersebut
  • Tutup tempatnya
  • Buka penutup, lalu buang air yang ada di dalamnya dan bersihkan wadah.

7 Cara Membunuh Jentik Nyamuk Menggunakan Ikan Hias

Selain menggunakan 6 bahan alami di atas, kamu pun bisa menghilangkan jentik nyamuk dengan ikan hias.

Betul, ikan hias!

Ikan-ikan yang kamu pelihara tersebut dapat melahap telur nyamuk yang berada di dalam kolam maupun tempat lainnya.

Cara membunuh jentik nyamuk ini pasti akan sangat menyenangkan bagi para pecinta ikan hias.

jentik nyamuk

7 Ikan Pemakan Jentik Nyamuk

Cukup banyak ternyata jenis ikan hias yang dapat dipakai membasmi telur nyamuk di rumah.

Contohnya 7 ikan hias di bawah ini.

Selain punya tubuh yang cantik, mereka pun tak mudah mati dan tidak memakan tempat.

Lihat beberapa jenisnya di bawah ini, yuk:

1. Ikan Cupang

ikan hias pemakan jentik nyamuk

2. Ikan Molly

ikan hias pemakan jentik nyamuk

3. Ikan Guppy

ikan hias pemakan jentik nyamuk

4. Ikan Kepala Timah

ikan hias pemakan jentik nyamuk

5. Ikan Mas

ikan hias pemakan jentik nyamuk

6. Ikan Pedang

ikan hias pemakan jentik nyamuk

7. Ikan Affinis Gambusia

ikan hias pemakan jentik nyamuk

Budidaya Jentik Nyamuk Sebagai Pakan Ikan Hias

Di balik horornya teror jentik nyamuk terhadap kesehatan manusia, ternyata ia pun dapat memberikan manfaat bagi sebagian orang.

Nyamuk yang masih berbentuk larva ternyata bisa dijadikan makanan ikan hias.

Banyak pecinta ikan hias yang mencari jentik nyamuk sehingga membudidayakannya pun jadi mata pencaharian sebagian orang.

jentik nyamuk

Ada tiga tahapan yang bisa Anda lakukan untuk membudidayakan jentik nyamuk, mulai dari mengumpulkan telur, menetaskannya, dan proses pemeliharaan.

Berikut ketiga cara tersebut sebagaimana UrbanIndo lansir dari situs faunadanflora.com:

1.Pengumpulan Telur Nyamuk

Sebelum membudidayakan jentik nyamuk sebagai pakan ikan hias…

Anda harus mengumpulkan telur larva nyamuk terlebih dulu.

jentik nyamuk

Caranya mengumpulkan jentik nyamuk untuk diternakkan ialah sebagai berikut:

  • Siapkan ember atau tong plastik bekas, isi dengan air leri alias air bekas cucian beras;
  • Simpan ember tersebut di tempat yang banyak nyamuk tanpa ditutup dan biarkan selama 3-5 hari;
  • Bila air belum diteluri nyamuk, ganti air di dalam ember dengan yang baru dan lakukan langkah di atas lagi;
  • Jika sudah, telur yang mengapur di atas permukaan air bisa Anda ambil menggunakan lidi yang telah dipotong miring;
  • Pindahkan telur-telur nyamuk tersebut ke wadah non logamd dengan air leri yang lebih bersih untuk selanjutnya ditetaskan.

2.Proses Penetasan Telur Nyamuk

  • Tempatkan wadah berisi telur nyamuk di dalam kandang yang telah ditutupi kelambu;
  • Biarkan ia selama 2-5 hari hingga telur menetas menjadi jentik nyamuk;
  • Berishkan wadah tersebut secara berkala dari bakteri berbentuk lendir agar jentik nyamuk tumbuh lebih baik.

3.Memelihara Jentik Nyamuk

Jentik nyamuk yang berada di dalam kandang akan berkembang menjadi dewasa.

Agar mereka dapat berkembang biak dan menetaskan jentik nyamuk lebih banyak, berik mereka pakan berupa larutan gula 10%.

Cara memberi makan nyamuk ialah dengan meneteskan larutan gula tersebut pada kapas yang ditempatkan di atas piring kecil.

Lakukan pemberian pakan ini tiga hari sekali.

***

Semoga ulasan mengenai jentik nyamuk di atas dapat bermanfaat ya, Sahabat 99.

Jangan lupa, temukan juga tips menarik lainnya dari Blog 99.co Indonesia, ya!

Editor: Tiara Syahra

You Might Also Like