1 Kavling Berapa Meter? Ini Penjelasan Ukuran & Jenis Tanah Kavling

Last update: 3 September 2024 6 min read
Author:

Apa yang dimaksud dengan kavling? Pengertian kavling adalah sebidang tanah yang dipisahkan dari lahan yang lebih luas, biasanya digunakan untuk keperluan pembangunan.

Misalnya pembangunan rumah, gedung, atau fasilitas lainnya. Tanah kavling dapat memperoleh Sertifikat Hak Milik (SHM) apabila berdiri di tas zona tanah kuning.

Zona tersebut diperuntukkan menjadi permukiman, sehingga pemerintah pun akan memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diperlukan dalam pembuatan SHM.

Selain, pertanyaan apakah tanah kavling bisa SHM? Masyarakat pun sering bertanya-tanya hal yang berkaitan dengan ukuran tanah kavling, misalnya sebagai berikut.

  • Ukuran tanah 1 kavling berapa kali berapa
  • Ukuran tanah kavling type 36
  • Ukuran tanah kavling type 45
  • Berapa luas tanah 1 kavling?
  • Berapa meter isi tanah 1 hektar?
  • 1 kavling tanah berapa hektar
  • 4 kavling berapa meter
  • Tanah 2 kavling berapa meter

Diketahui ukuran kavling bervariasi di berbagai lokasi, tergantung pada peraturan pemerintah daerah setempat. Jadi pastikan untuk memeriksanya jika tertarik investasi tanah kavling.

Adapun penjelasan tanah kavling secara umum, yaitu sebagai berikut.

1 Kavling Berapa Meter dan Harganya

Kavling tanah adalah lahan yang sudah dibagi-bagi menjadi bagian dengan ukuran tertentu. Luasnya dapat bervariasi antara satu kavling dengan yang lain.

Secara umum, ukuran 1 kavling adalah berkisar antara  < 100 sampai 500 meter persegi. Namun, ukuran ini juga tergantung pada jenis tanah kavling yang ada.

Selain peraturan pemerintah daerah setempat, ukuran tanah kavling juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut pembahasan lebih lanjutnya.

  • Keputusan penjual atau pengembang di mana beberapa kavling mungkin lebih kecil, sementara yang lain lebih luas. Ini tergantung pada strategi pemasaran dan tujuan pengembang.
  • Bentuk lahan juga memainkan peran penting. Misalnya, kavling dengan bentuk persegi panjang akan memiliki ukuran yang berbeda dari kavling dengan bentuk lebih tak teratur. Frontage (panjang garis depan) dan kedalaman kavling juga mempengaruhi ukurannya.
  • Luas total lahan, jadi seberapa besar area tanah yang hendak dijual juga mempengaruhi ukuran kavling. Beberapa kavling mungkin hanya beberapa puluh meter persegi, sementara yang lain bisa mencapai ratusan meter persegi.

Selain ukutan banyak pula yang bertanya soal 1 kavling berapa harga atau harga tanah 2 kavling. Mengenai hal ini, memang kavling sering dianggap lebih murah.

Namun, kenyataannya tak semua demikian. Harga kavling dipengaruhi oleh lokasi, total luas, dan harga pasaran. Jadi, tak selalu benar bahwa kavling lebih murah dari rumah tapak.

Jenis Tanah Kavling

Banyak yang penasaran tanah kavling itu seperti apa? Berikut penjelasan tentang jenis tanah kavling berdasarkan bentuknya.

Jenis Pengertian
Kavling square (standard lot) Kavling yang memiliki bentuk persegi atau persegi panjang dengan panjang dan lebar yang sama. Kavling square cocok untuk berbagai macam bangunan.
Irregular Kavling dengan bentuk yang tak beraturan. Tipe ini mungkin memiliki sudut-sudut yang tak simetris atau garis-garis yang melengkung. Kavling irregular sering kali menawarkan variasi dan tantangan dalam merancang bangunan di atasnya.
Flute Kavling ini memiliki bentuk memanjang, namun cukup sempit untuk bagian depan dan belakangnya. Flute biasanya digunakan untuk membangun rumah dengan desain yang mengoptimalkan panjang lahan.
Rear loader Kavling yang mirip dengan jenis flute, tanah ini juga memanjang. Namun rear loader memiliki akses masuk di bagian belakang, sehingga bagian depannya lebih tertutup dan lebih tenang. Cocok untuk privasi yang lebih tinggi.
Squat lot Kavling dengan bentuk yang pendek dan lebar. Biasanya digunakan untuk membangun rumah dengan desain yang lebih compact dan minimalis.
Corner lot Kavling yang terletak di sudut atau persimpangan antara dua jalan. Meskipun tak memberikan privasi yang baik, tipe kavling ini memiliki kelebihan berupa dua pintu masuk yang memudahkan akses dan peluang untuk bangunan komersial.

Peraturan Tanah Kavling

Undang-undang (UU) Nomor 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman. Pasal 26 Ayat 1 menyatakan bahwa:

“Badan usaha di bidang pembangunan perumahan dilarang menjual kavling tanah matang tanpa rumah. Namun, peraturan ini masih menjadi perdebatan dengan aturan Menteri Negara Perumahan dan Permukiman Indonesia tahun 1999.”

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Ruang Wilayah Nasional. (meskipun tak secara khusus mengatur tentang tanah kavling).

Peraturan tersebut mengatur tata ruang wilayah secara umum. Dalam konteks kavling, penting untuk memahami zonasi dan peruntukan lahan di wilayah tertentu.

Anda dapat mengetahui arti warna zona tanah dalam artikel 99.co Indonesia berjudul Cek Zona Tanah Online Pakai Aplikasi Peta BPN BHUMI.

Keuntungan Membeli Tanah Kavling

Tak Selalu, tetapi Kebanyakan Relatif Terjangkau

Tanah kavling relatif lebih terjangkau, terutama bagi mereka yang ingin memulai investasi properti. Mengingat Anda hanya membeli tanah tanpa bangunan.

Jadi tak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk pembangunan rumah. Ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi para calon investor properti.

Tanah Kavling Minim Perawatan

Tanah kavling tak memerlukan perawatan intensif seperti rumah. Pemilik tak perlu membayar listrik, petugas kebersihan, atau biaya pemeliharaan lainnya.

Cukup biarkan tanah kavling tetap berada di sana dan nikmati keuntungannya di masa depan. Anda bisa mendapatkan penghasilan pasif dengan usaha minimal.

Instrumen Investasi Menjanjikan

Seperti investasi lainnya, tanah kavling menawarkan potensi keuntungan dalam jangka menengah hingga panjang. Harga akan mengikuti tren kenaikan harga tanah di lokasi terkait.

Selain itu, tanah kavling yang sudah dipetak-petakkan, bisa disewakan kepada orang lain untuk dijadikan lahan usaha. Ini bisa menjadi tambahan penghasilan.

Baca juga: 6 Cara Memanfaatkan Tanah Kosong untuk Bisnis yang Menguntungkan

Aset Aman dan Solusi untuk Membangun Rumah

Kondisi tanah kavling yang dipetak-petakkan membuat Anda tak perlu khawatir tanah tersebut akan diserobot oleh orang lain. Struktur pembagiannya memastikan keamanan hak milik.

Selain itu, membeli tanah kavling dapat menjadi solusi bagi yang ingin memiliki rumah impian, tetapi belum memiliki cukup dana untuk membangunnya.

Dengan memiliki tanah kavling, kamu bisa merencanakan pembangunan rumah secara bertahap sesuai kemampuan keuangan. Tertarik? Berikut tips membelinya secara aman.

Tips Membeli Tanah Kavling yang Aman

  • Cari tanah kavling untuk investasi di situs jual beli properti terpercaya seperti tanah dijual di 99.co Indonesia. Anda dapat menyortir listing berdasarkan harga, lokasi, dan ukuran.
  • Pastikan seluruh dokumen atau bukti kepemilikan tanah tersedia lengkap. Sertifikat hak milik adalah dokumen tertinggi yang menunjukkan kepemilikan tanah. Jika tanah belum memiliki SHM, pastikan ada sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).
  • Periksa keabsahan sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Selain itu, cocokkan kartu identitas penjual dengan sertifikat tanah yang dijual.
  • Tinjau kondisi dan lokasi tanah secara langsung. Ini membantu Anda menghindari penipuan dan memastikan akses jalan yang memadai.
  • Pertimbangkan potensi kawasan di sekitar tanah, terutama jika rencananya akan dibangun rumah di sana.
  • Pastikan Anda memahami luas tanah yang akan dibeli. Periksa batas-batas tanah agar tidak ada masalah di kemudian hari. Jika perlu, mintalah bantuan survei tanah profesional.
  • Tentukan anggaran yang sesuai dengan kemampuan. Jangan terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Pertimbangkan harga dan nilai investasi jangka panjang.
  • Jika merasa perlu, maka mintalah bantuan agen properti yang berpengalaman. Mereka dapat membantu memandu Anda dalam proses pembelian tanah kavling.
  • Jangan gegabah mengambil keputusan, ingatlah untuk tidak terburu-buru. Lakukan riset dan pertimbangan dengan matang sebelum memutuskan membeli tanah kavling.

Demikian informasi tentang ukuran & jenis tanah kavling hingga tips aman membelinya. Semoga informasi yang disampaikan oleh 99.co Indonesia bermanfaat!

 

Miyanti adalah senior content writer yang aktif menulis artikel dan mikrokopi sejak 2017. Dia berpengalaman menulis artikel bertema properti, desain, kuliner, keuangan dan traveling. Pada 2020 bergabung dengan 99 Group untuk menulis panduan property Rumah123 dan 99.co Indonesia.