
Sebagai negara dengan penganut agama Islam terbesar di dunia, metode beli rumah tanpa riba sering kali dijadikan opsi pertama oleh masyarakat Indonesia.
Selain didasarkan pada aturan agama, metode ini dianggap lebih menguntungkan bagi para pembelinya.
Lantas, benarkah asumsi tersebut? Sebelum menjawabnya, penting untuk mengetahui apa itu riba.
Secara umum, riba adalah biaya tambahan (berupa uang) yang dikenakan atas pinjaman, baik dalam transaksi jual beli maupun pinjam meminjam yang bertentangan dengan prinsip Islam.
Dalam konteks syariah, memakan uang dari hasil riba termasuk ke dalam salah satu dosa besar.
Pasalnya riba sendiri dianggap menyengsarakan, terutama bagi mereka yang harus membayar biaya atas riba tersebut.
Selain itu, metode pembelian rumah tanpa riba sendiri sebenarnya ada beberapa macam, seperti melalui KPR syariah dan developer syariah.
Jika demikian mana yang lebih baik, beli rumah tanpa riba melalui KPR atau developer yang menganut asas syariah?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Cara Kerja KPR Syariah dan Developer Syariah
Foto: Alamy Images
KPR syariah adalah solusi beli rumah dengan KPR tapi tanpa riba. Cara beli rumah lewat KPR syariah atau developer syariah tentu berbeda dengan pembelian rumah konvensional.
Yang perlu digarisbawahi di sini adalah, cara beli rumah tanpa riba tidak sama dengan cara membeli rumah tanpa hutang.
Pada KPR konvensional kamu akan diberi keringanan dalam hal besar cicilan rumah.
Sedangkan KPR syariah, bank penyedia layanan tersebut seolah beli rumah yang diinginkan oleh konsumen.
Selanjutnya, mereka menjualnya kembali kepada konsumen tersebut dengan skema pembayaran bertahap.
Seperti yang diketahui, bank syariah tidak mengenakan bunga pada biaya cicilan rumah. Jadi kamu bisa membayar cicilan tanpa riba.
Namun, bank mendapat keuntungan dari margin harga atas penjualan rumah tersebut.
Nah, sekarang sudah paham kan, bagaimana cara kerja KPR syariah sehingga kamu bisa beli rumah dengan cicilan tanpa riba.
Selain cara tersebut, kita juga bisa beli rumah tanpa riba lewat pengembang atau developer syariah.
Apa itu developer syariah?
Singkatnya developer syariah adalah pengembang yang membangun serta memasarkan properti dengan menggunakan akad sesuai ketentuan syar’i atau keislaman.
Secara struktur organisasi, tidak banyak perbedaan antara pengembang syariah dan developer biasa.
Sampai saat ini, belum ada perusahaan yang tercatat secara resmi sebagai pengembang syariah.
Kedua perusahaan ini sama-sama harus terdaftar di asosiasi pengembang Indonesia seperti Real Estate Indonesia (REI) atau Apersi.
Meski begitu, ada pula organisasi Developer Property Syariah Indonesia (DPSI) dan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) yang khusus membawahi developer syariah.
Apa saja keuntungan yang bisa didapat jika mengajukan KPR syariah atau beli rumah tanpa riba lewat developer syariah? Berikut ulasannya.
Untung-Rugi Beli Rumah Lewat KPR Syariah dan Developer Syariah
Selayaknya metode pembelian rumah lain, beli rumah melalui KPR ataupun developer syariah tentu memiliki keunggulan serta kerugiannya masing-masing.
Kedua hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Sebab tak hanya mencari metode pembelian rumah bebas riba, kita juga mencari yang terbaik di antara dua metode yang ada.
Keuntungan Beli Rumah lewat KPR Syariah
- Proses pengajuan KPR syariah lebih mudah dan cepat dibandingkan KPR konvensional.
- Uang muka ringan, lebih rendah hingga 10 persen daripada KPR konvensional.
- Biaya cicilan tak tergantung suku bunga Indonesia dan bersifat tetap.
- Tidak ada penalti apabila kamu melunasi kredit lebih awal dari masa tenor.
Kekurangan Beli Rumah Lewat KPR Syariah
- Masa tenor cicilan KPR syariah lebih singkat, rata-rata hanya sampai 15 tahun saja.
- Jumlah cicilan KPR syariah yang tetap bisa jadi kekurangan jika suku bunga mengalami penurunan.
- Dikenakan denda yang cukup besar apabila terjadi kredit macet.
Itu tadi beberapa untung rugi yang dimiliki oleh KPR syariah yang patut dipertimbangkan.
Selain itu, berikut untung rugi beli rumah lewat developer syariah yang penting diketahui:
Keuntungan Beli Rumah Lewat Developer Syariah
- Tidak ada penyitaan apabila kamu terlambat membayar angsuran rumah.
- Tidak dikenakan biaya akad atau proses pengajuan cicilan seperti pada KPR syariah.
- Peluang cicilan diterima lebih besar karena tidak melalui Bank Indonesia (BI) checking.
- Sangat nyaman bagi mereka yang ingin tinggal di lingkungan yang islami.
Kekurangan Beli Rumah Lewat Developer Syariah
- Proses serah terima kunci biasanya memakan waktu lebih lama, sebab pembangunan perumahan tersebut bergantung pada ketersediaan dana angsuran dari pembeli.
- Berdasarkan alasan di atas pula, jangka waktu perumahan selesai dibangun jadi tidak pasti.
- Rumah yang dibangun oleh developer syariah biasanya tidak diasuransikan.
- Rawan dimanfaatkan sebagai celah penipuan properti.
Tak bisa dipungkiri, salah satu masalah yang sering menimpa masyarakat ketika beli rumah bebas riba, ialah sulitnya mencari perumahan syariah yang benar-benar terpercaya dan aman.
Tingginya minat warga terhadap perumahan ini sering dimanfaatkan oleh oknum pengembang nakal untuk meraup keuntungan.
Agar terhindar dari masalah tersebut, ikuti beberapa tips berikut ini.
5 Tips Beli Rumah Tanpa Riba secara Aman
Periksa Track Record Pengembang
Sebelum memilih perumahan syariah, penting untuk mengetahui bagaimana track record atau histori pekerjaan pengembang.
Pastikan developer tersebut punya histori yang baik dan dapat dipercaya.
Untuk lebih mudahnya, kamu bisa mengecek status legalitas pengembang melalui organisasi REI atau Apersi.
Biasanya, developer syariah yang kompeten sudah terdaftar pada dua organisasi tersebut.
Selain itu, 99.co Indonesia juga mempunyai rekomendasi perumahan syariah dari developer terpercaya.
Seperti Royal Orchid Villa bagi yang cari rumah di Cimahi, atau Andalusia Residence bagi kamu yang sedang mencari info rumah dijual di Bogor.
Beli Rumah Siap Huni
Foto: Bumi Mulia Property
Beli rumah indent atau pre-order memang lebih murah. Namun cara ini jauh lebih berisiko karena bangunan yang dibeli belum terlihat.
Untuk menghindari penipuan, belilah rumah siap huni. Beberapa rekomendasinya adalah Istana Regency Jatinangor dan Mustika Village Sukamulya.
Beli Rumah secara Cash
Foto: Unsplash
Demi terhindar dari praktik jual beli rumah bodong, tidak ada salahnya jika kamu beli secara cash atau kontan.
Hal ini juga bisa jadi cara alternatif apabila kamu ingin membeli rumah tanpa riba.
Perhatikan Legalitas Perumahan
Selayaknya perumahan pada umumnya, membangun perumahan syariah juga harus melalui beberapa tahap.
Misalnya perizinan, melengkapi dokumen atau surat legalitas dan lain sebagainya.
Jadi, enggak ada salahnya bukan untuk meminta pengembang untuk menunjukkan legalitas perumahan yang ia jual.
Jika mereka menolak, maka kamu patut curiga dengan developer pilihanmu tersebut.
Beli Lewat Situs Properti Terpercaya
Pesatnya perkembangan teknologi sedikit banyak mengubah cara masyarakat dalam beli rumah.
Saat ini, orang-orang lebih senang menggunakan situs properti untuk mencari rumah impian mereka.
Namun, gunakan situs properti terpercaya ketika mencari rumah impian, ya.
Hal ini sangat penting, sebab situs properti yang kredibel tentu hanya memasarkan listing yang sudah pasti aman.
Seperti situs properti 99.co Indonesia, laman ini memiliki sistem filter listing yang bisa menyortir iklan-iklan bodong dari penjual nakal.
Listing yang tersedia juga selalu dicek oleh pihak pengelola laman.
Bagi kamu yang ingin membeli rumah bebas riba lewat developer syariah, situs 99.co Indonesia juga menyediakan beberapa rekomendasinya.
Di dalamnya, kamu dapat melihat deretan perumahan syariah terbaru dari seluruh daerah di tanah air, seperti Leuwi Gajah Residence, Royal Orchid Villa, dan masih banyak lagi.
5 Cara Membeli Rumah Tanpa Hutang atau Cash Keras
Mengumpulkan dana besar untuk langsung membeli hunian secara kontan memang tidak mudah.
Meskipun begitu, bukan berarti hal tersebut tak bisa diwujudkan. Di bawah ini terdapat lima cara beim rumah tanpa riba secara tunai yang bisa dicoba:
- Buat rencana keuangan yang baik dengan menyimpan setidaknya 30% dari gaji per bulan untuk tabungan biaya pembelian rumah. Disiplinkan diri agar uang tersebut cepat terkumpul, ya.
- Bila gaji pas-pasan, kamu juga bisa mencari pekerjaan sampingan untuk menambah tabungan. Bentuknya bisa apa saja, tinggal sesuaikan dengan minat dan juga kemampuan kita.
- Meningkatnya tren investasi pasar keuangan bisa jadi momentum baik untuk belajar saham. Jenis investasi ini terbilang menguntungkan sehingga cocok sebagai instrumen penambah tabungan.
- Investasi emas juga cukup menjanjikan. Sama seperti properti, harga emas tak pernah turun setiap tahunnya. Nilai jual emas juga tidak terlalu tinggi, jadi cocok untuk kamu yang bergaji pas-pasan.
- Dewasa ini, banyak orang membuka bisnis kecil menengah untuk menambah pemasukan. Bisnis tersebut bahkan dapat dilakukan secara online tanpa memerlukan modal yang besar.
5 Tips Menghindari Modus Penipuan Perumahan Syariah
Tak bisa dipungkiri, banyaknya pengembang nakal yang memanfaatkan pamor perumahan syariah sering kali membuat masyarakat Indonesia was-was.
Tak sedikit dari kita bahkan skeptis dengan konsep pemukiman ini. Kendati demikian, bukan berarti kamu harus menghindari perumahan bertitel “syariah.”
Justru yang harus kita antisipasi adalah tindak-tanduk dari pengembang abal-abal tersebut, dengan cara berikut:
Periksa Kelengkapan Izin Pembangunan Perumahan
Caranya mudah, kamu hanya perlu meminta berkas-berkas penting seperti sertifikat tanah atas nama PT, serta perizinan proyek seperti izin lokasi, lingkungan, site plan, hingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Cek Legalitas Keanggotaan Pengembang
Seperti yang telah disebutkan, suatu perusahaan pengembang yang kompeten seharusnya terdaftar dalam organisasi REI atau Apersi.
Cari tahu legalitas keanggotaan developer kedua organisasi ini.
Lakukan Proses Jual Beli di Hadapan Notaris
Transaksi langsung dengan pengembang boleh-boleh saja. Namun agar lebih aman dan terjamin, lakukan proses jual beli rumah tersebut di hadapan pejabat pembuat akta tanah layaknya notaris.
Bersikap Proaktif dan Ajukan Pertanyaan Mendetail
Bersikap proaktif dan kritis dalam menggali kredibilitas pengembang sangat penting, jangan sungkan untuk bertanya hal-hal mendetail terkait portofolio, jangka waktu pembangunan, dan lain-lain.
Survei Langsung ke Lokasi Proyek Perumahan
Datangi lokasi proyek secara langsung dan perhatikan, apakah sudah ada contoh rumah yang dibangun atau tidak.
Oknum developer nakal enggan membangun rumah percontohan karena menelan biaya.
Demikian cara beli rumah tanpa riba hingga tips menghindari penipuan properti syariah yang patut kamu ketahui.
Semoga ulasan ini bisa membantu kita dalam memilih hunian yang tepat.
Selamat mencoba!