Contoh Surat Hibah Tanah, PDF & Docs (Word)

Last update: 12 Agustus 2025 6 min read
Author:

Penting mengetahui contoh surat hibah tanah agar Anda tak kebingungan untuk membuat dokumen legal terkait proses penghibahan properti.

Pembuatan surat hibah harus secara sukarela dari pemilik, dalam keadaan sadar, dan tentu saja tanpa paksaan dari pihak mana pun.

Hibah adalah pemberian yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak lainnya ketika masih hidup.

Objek yang bisa dihibahkan bermacam-macam, salah satunya adalah tanah kavling.

Meskipun hibah sudah disepakati kedua belah pihak, namun surat hibah tanah harus ada agar proses pemberian hak atas lahan menjadi sah di mata hukum.

Di bawah ini, Anda bisa melihat beberapa contoh surat hibah tanah dengan beragam format, termasuk contoh surat hibah tanah dari orang tua ke anak.

Baca juga: Biaya Balik Nama Rumah Bekas & Warisan, dan Prosedurnya

Contoh Surat Hibah Tanah

1. Contoh Surat Hibah Tanah Format Gambar

Contoh Surat Hibah Tanah

2. Contoh Surat Hibah Tanah PDF

Contoh surat hibah tanah PDF

3. Contoh Surat Hibah Tanah Docs

Tautan untuk mengunduh surat hibah tanah format Docs.

4. Contoh Surat Hibah Tanah Kepada Keluarga

SURAT HIBAH TANAH

Dengan ini menyatakan bahwa pihak yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Dino Sudrajat

NIK: 0386543577889

Pekerjaan: Pengusaha

Alamat: Jln Suka-suka No. 3 RT. 06 RW5, Kota Bandung, Jawa Barat

 

Disebut pihak pertama yang menghibahkan.

 

Nama: Amin Syarifudin

NIK: 0124687579898

Pekerjaan: Pegawai Swasta

Alamat: Jln. Keadilan III No 66, Kab.  Bandung, Jawa Barat

 

Disebut pihak kedua yang menerima hibah.

 

Pihak Pertama telah menghibahkan tanah kepada Pihak Kedua yang memiliki luas tanah 300 meter persegi yang berlokasi di Jln. Suka Sedih No 33, RT. 03 RW 05, Kecamatan Dongkol, Desa Susah Bener, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

 

Surat hibah ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun, dibuat dengan keadaan sehat jasmani dan rohani serta dapat digunakan dengan sebaik–baiknya.

 

Bandung, 24 Agustus 2022

 

Penerima Hibah                                       Pemberi Hibah

 

(Amin Syarifudin)                                    (Dino Sudrajat)

Baca juga: Cara Mengurus Sertifikat Tanah Warisan, Dilengkapi Syarat dan Biaya

5. Contoh Surat Hibah Tanah dari Orang Tua ke Anak

Surat Hibah

 

Yang bertanda tangan di bawah ini:

 

Nama: Nizam Akbar

Tempat, tanggal lahir: Bandung, 03 April 1960

NIK: 089765677875

Pekerjaan: PNS

Alamat: Jalan Karang Tinggal, No 3 RT 6, Bandung

 

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

 

Nama: Hansol Akbar

Tempat, tanggal lahir: Bandung, 04 Juli 1989

NIK: 08965567887

Pekerjaan: Pegawai Swasta

Alamat: Jalan Kadukolot No 3, Kec. Babakan Sari, Kelurahan Dayeuh, Garut, Jawa Barat

 

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Pada tanggal 2 Desember 2022, Pihak Pertama menyatakan menghibahkan sebidang tanah seluas 200 m² kepada Pihak Kedua. Tanah tersebut atas nama Cucu Hidayat disertai dengan bukti Sertifikat Hak Milik bernomor 83738652 dan berlokasi di Batuamper III, Kec Sukasari, Desa Keramat, Garut. Berikut ini adalah batas-batas tanah tersebut:

 

Sebelah utara berbatasan dengan: (tanah/bangunan/jalan)

Sebelah timur berbatasan dengan: (tanah/bangunan/jalan)

Sebelah selatan berbatasan dengan: (tanah/bangunan/jalan)

Sebelah barat berbatasan dengan: (tanah/bangunan/jalan)

Selama dimiliki oleh Pihak Pertama, tanah yang disebutkan tidak pernah menjadi sengketa ataupun digugat oleh pihak lain.

 

Setelah surat hibah ini telah ditandatangani oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua, tanah yang disebutkan akan sepenuhnya menjadi hak dari Pihak Kedua. Demikian surat hibah ini dibuat tanpa adanya paksaan serta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

 

Bandung, 2 Desember 2022

 

Nizam Akbar                                                                  Vernon Akbar

 

Pihak Pertama                                                         Pihak Kedua

Baca juga: Benarkah Rumah Warisan Tidak Boleh Dijual? Cek Ketentuannya Di Sini

6. Contoh Surat Pernyataan Hibah Tanah untuk Masjid

SURAT KETERANGAN HIBAH TANAH

 

Yang bertanda tangan di bawah ini:

 

Nama: ……………..

NIK: ……………..

Pekerjaan: ……………..

Alamat: ……………..

 

Bertindak untuk dan atas nama sendiri, yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Hibah.

 

Nama: Yayasan ……………..

Nomor Badan Hukum: ……………..

Alamat: ……………..

 

Bertindak untuk dan atas nama Yayasan …………….. selanjutnya disebut sebagai Penerima Hibah.

 

Dengan ini, Pemberi Hibah menghibahkan sebidang tanah seluas 100 m² yang terletak di …………….. dengan Sertifikat Hak Milik Tanah Nomor …………….., atas nama …………….. kepada Yayasan ………………

 

Adapun tanah tersebut dipergunakan untuk pembangunan masjid …………….. di lingkungan Yayasan ………………

 

Penandatanganan surat hibah ini disertai dengan penyerahan Sertifikat Hak Milik Tanah dari Pemberi Hibah kepada Penerima Hibah.

 

Dengan demikian maka kepemilikan dan tanggung jawab atas tanah tanah tersebut juga beralih kepada Penerima Hibah.

 

Demikian surat hibah ini dibuat di hadapan Notaris dengan sebenarnya, sehat jasmani dan rohani, serta tanpa adanya unsur paksaan dari pihak mana pun, untuk bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.

 

…………….., ……………..

 

Pemberi Hibah                                                                  Penerima Hibah

 

(________)                                                                     (__________)

 

Saksi-saksi:

 

1._______________

 

2._______________

Poin Penting yang Harus Ada Dalam Surat Keterangan Hibah Tanah

Poin Penting yang Harus Ada Dalam Surat Hibah

Foto: casasdobarlavento.com

Berdasarkan contoh surat di atas, ada beberapa poin yang mesti ada pada surat hibah. Berikut rinciannya:

  • Data diri pemberi dan penerima hibah, mulai dari nama, tempat tanggal lahir, nomor induk sesuai KTP, dan alamat. Wajib dijabarkan secara gamblang.
  • Detail tanah yang dihibahkan, mulai dari luas, batasan-batasannya, hingga nomor sertifikat.
  • Tanda tangan pemberi dan penerima hibah, sebagai bukti kedua belah pihak menyepakati perjanjian tersebut.

Baca juga: Seperti Ini Syarat Menjual Rumah Warisan Orang Tua yang Sah

Landasan Hukum Hibah

Landasan Hukum Hibah

Foto: housing.com

Seperti dijelaskan di awal artikel, surat hibah tanah harus ada agar proses pemberian hak atas lahan menjadi sah di mata hukum.

Hibah sendiri memiliki landasan hukumnya yang jelas diatur dalam Pasal 1666 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), begitu menurut keterangan hukumonline.com.

Dalam aturan itu, dijelaskan, hibah adalah persetujuan dengan mana seorang penghibah menyerahkan suatu barang secara cuma-cuma tanpa bisa menariknya kembali.

Setelahnya, barang tersebut bebas digunakan sesuai dengan kepentingan penerimanya.

Untuk hibah atas tanah dan bangunan, perlu ada akta yang dibuat oleh Pejabat Akta Tanah (PPAT).

Baca juga: Cara Balik Nama Rumah Warisan beserta Biaya dan Persyaratannya

***

Sekarang, Anda sudah melihat beberapa contoh surat hibah tanah yang kami sajikan.

Semoga Anda bisa memiliki gambaran yang jelas mengenai bagaimana format dan isi dari surat pernyataan hibah tanah secara jelas.

Baik Anda sedang mencari contoh surat hibah tanah dari orang tua ke anak, atau membutuhkan dokumen dalam format Word (Docs) maupun PDF, semua tersedia untuk mempermudah dalam pembuatan surat pernyataan hibah tanah.

Selalu ingat, memiliki dokumen yang lengkap dan sesuai aturan hukum sangat penting agar proses hibah berjalan lancar dan tanpa masalah di kemudian hari.

Jadi, pastikan Anda menggunakan contoh surat yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi 99.co Indonesia untuk menelusuri berbagai tanah dijual di Indonesia, seperti tanah di Bogor, Medan, dan Surabaya.

** Sumber foto cover: housing.com

 

Yongky Yulius adalah penulis yang berpengalaman sebagai reporter dan editor berita di media massa. Telah berkarier lebih dari lima tahun. Kini fokus mengulas soal desain hunian, investasi properti, dan info KPR.