
Keinginan untuk memiliki rumah biasanya akan muncul di benak seseorang ketika sudah mapan atau baru saja menikah.
Setiap orang pasti bermimpi untuk memiliki rumah sendiri.
Bahkan membeli rumah menjadi prioritas utama, meskipun bagi sebagian orang hal ini cukup berat untuk diwujudkan.
Salah satu kendalanya adalah kenaikan harga rumah per tahun, yang mana nilainya semakin melonjak dan tidak terjangkau.
Karena itu, banyak masyarakat yang mulai beralih mengajukan KPR atau Kredit Pemilikan Rumah untuk membeli hunian.
KPR dianggap menawarkan solusi sebagai fasilitas pinjaman atau cicilan dalam membeli properti.
Saat ini, sudah banyak bank yang menyediakan pinjaman KPR. Bahkan, kini Anda juga bisa menghitung cicilan KPR secara pribadi.
Salah satu cara menghitung cicilan KPR adalah menggunakan Kalkulator KPR di situs properti 99.co Indonesia.
Nah, ingin tahu bagaimana cara menghitung KPR? Simak dulu uraian terkait jenis-jenis KPR di Indonesia berikut ini.
Jenis-Jenis Kredit Pemilikan Rumah
KPR Konvensional
KPR konvensional adalah jenis yang paling umum diketahui.
KPR non subsidi ini disediakan oleh seluruh bank di Indonesia, dengan suku bunga dan syarat yang berbeda-beda.
Masa pinjaman KPR konvensional berkisar 5–25 tahun, yang umumnya mengikuti suku bunga dari Bank Indonesia (BI) Rate.
KPR Subsidi
KPR subsidi merupakan cicilan rumah yang difasilitasi oleh pemerintah melalui bank.
Biasanya, KPR subsidi menawarkan uang muka dan bunga yang lebih rendah dibandingkan KPR konvensional.
Namun, KPR bersubsidi hanya dikhususkan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) dan belum memiliki rumah.
Adapun kekurangan yang sering ditemukan pada KPR bersubsidi adalah, lokasi rumah yang kurang strategis dan aksesnya yang sulit.
Suku bunga yang diterapkan untuk KPR bersubsidi biasanya adalah 5% flat sampai akhir tenor.
KPR Syariah
KPR syariah adalah jenis cicilan kredit berbasis keislaman. Prinsip yang digunakan adalah jual-beli atau murabahah.
Kredit syariah tidak mengenal bunga, dalam artian menjalankan angsuran tetap selama masa cicilan.
Dengan kata lain, KPR syariah memberi kemudahan bagi penyicil dalam mengatur cash flow keuangannya.
5 Macam Kredit dan Pembiayaan Properti
Take Over
KPR take over adalah program dari perbankan, di mana debitur KPR dapat memindahkan kreditnya yang sedang berjalan ke bank lain.
Biasanya, ini dilakukan atas pertimbangan fitur dan program yang ditawarkan oleh bank tersebut.
Melalui KPR take over, nasabah juga dapat menurunkan suku bunga cicilan yang sedang berjalan.
Untuk mengajukan take over KPR, kamu hanya perlu mengisi lengkap formulir serta menyertakan berbagai dokumen yang diminta.
KPA
KPA atau Kredit Pemilikan Apartemen adalah sistem pembiayaan kredit untuk kepemilikan apartemen.
Secara bentuk, KPA dan KPR sebenarnya cukup mirip. Perbedaan keduanya hanya terletak pada jenis properti yang diperjualbelikan.
Proses pengajuan KPA pun tidak jauh berbeda dengan KPR, yang mana kamu perlu mengisi formulir pengajuan dan menyertakan berbagai dokumen penting yang diminta oleh bank.
Baca juga:
6 Tips dan Cara Pengajuan KPR ke Bank
KPT
KPT atau Kredit Pemilikan Tanah merupakan sistem pembiayaan kredit untuk pemilikan tanah.
Bank atau kreditur akan memberi kredit berjangka kepada para nasabah yang memenuhi syarat pemberian KPT.
Multiguna
Kredit Multiguna merupakan produk keuangan pemberi kredit kepada nasabah yang memberikan agunan atau jaminan.
Besaran kredit yang diberikan pun disesuaikan dengan jaminan atau barang yang diagunkan.
Ruko
Jika berencana membeli ruko, Anda bisa mengajukan Kredit Ruko yang tergolong sebagai produk perbankan untuk pembelian ruko.
Kredit berjangka ini diberikan oleh kreditur kepada nasabah yang memenuhi persyaratan KPR ruko.
Syarat dan Ketentuan Pengajuan KPR
Adapun syarat dan ketentuan umum untuk mengajukan KPR, ialah:
- Berstatus karyawan tetap, pengusaha atau professional
- WNI berusia minimal 18 tahun atau sudah menikah
- Lama bekerja atau usaha: (karyawan minimal 1 tahun di perusahaan terakhir atau total pengalaman kerja 2 tahun), pengusaha dan profesional (minimal 2 tahun di bidang usaha yang sama)
- Usia maksimal saat kredit berakhir: karyawan (55 tahun), pengusaha atau profesional (65 tahun)
- Besaran angsuran: perhitungan angsuran berdasarkan penghasilan kotor (diperbolehkan dari gabungan penghasilan suami-istri)
- BI checking aman atau tidak pernah memiliki masalah kredit atau keuangan
- Melengkapi form dan dokumen yang disediakan.
Sedangkan syarat dokumen umum yang harus dilengkapi, misalnya:
- Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
- Fotokopi surat nikah
- Fotokopi akta kelahiran
- Fotokopi ijazah
- Fotokopi rekening tabungan.
Kalkulator KPR 99.co Indonesia
Seperti yang disinggung sebelumnya, menghitung KPR bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan.
Bahkan, kini Anda bisa dengan mudah menghitung KPR hanya dengan memasukkan data seperti harga, persentase uang muka, suku bunga (fix dan floating), serta tenor angsuran.
Dengan menghitung KPR, kita bisa mengestimasikan angsuran yang akan ditanggung setiap bulan, lalu disesuaikan dengan jumlah pemasukan atau kemampuan.
Selain itu, kita juga bisa tahu jumlah pinjaman setelah ditambahkan dengan persentase suku bunga.
Jadi, kalkulator ini bisa bisa membantu Anda dalam mempersiapkan biaya cicilan setiap bulan lewat perhitungan yang cermat.
Anda bisa menggunakan fitur kalkulator untuk menghitung cicilan KPR di 99.co Indonesia.
Caranya pun mudah dan cepat, Anda cukup mengisi kolom-kolom di dalam fitur yang tersedia, meliputi:
- Harga Properti
- Jumlah Uang Muka
- Persentase Uang Muka
- Durasi Bunga Fixed
- Bunga Fixed
- Bunga Floating
- Lama Angsuran.
Setelah itu perhitungan akan otomatis muncul. Ini berupa proyeksi perhitungan kredit yang harus dibayarkan. Mudah, bukan?
Kenapa Harus Menggunakan 99.co Indonesia?
Selain fitur Kalkulator, 99.co Indonesia menawarkan keunggulan lain yang sayang jika dilewatkan, misalnya:
- Cepat dalam proses pengajuan
- Memiliki bunga rendah
- Customer service terbaik dan dapat diandalkan
- Terjamin dan terpercaya
- Mudah dan simpel
- Selalu up to date.
Selain itu, 99.co Indonesia pun menyediakan beragam tipe kredit yang bisa Anda ajukan.
Ini tentunya dilengkapi dengan proses serta syarat pengajuan KPR yang mudah.
Demikian beberapa cara menghitung cicilan KPR yang mudah menggunakan kalkulator 99.co Indonesia.
Tertarik beli rumah menggunakan KPR? Terdapat banyak pilihan properti yang direkomendasikan oleh 99.co Indonesia, di antaranya:
- Paradise Serpong City
- Montana Aparthouse
- Seion Serang.
Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.
Baca juga: