
Ada banyak cara membeli rumah yang harus diketahui, terutama bagi generasi milenial yang menempuh hidup baru sebagai pasangan suami istri.
Berbeda dengan mengontrak, punya rumah sendiri akan terasa lebih nyaman dan membuat kita lebih leluasa, kan?
Namun, yang sering jadi masalah adalah harga rumah yang mahal sementara penghasilan masih terhitung minim. Bahkan untuk membayar uang muka rumah saja rasanya berat sekali.
Meskipun begitu, hal itu tidak menjadi alasan, khususnya bagi para milenial untuk tidak membeli rumah.
Nyatanya, masih ada banyak cara membeli rumah dengan gaji kecil. Artikel ini sendiri akan membahas beberapa tips untuk mencapainya. Mari simak!
7 Cara Membeli Rumah dengan Gaji Kecil
Menabung
Meski terdengar klise, nyatanya menabung masih menjadi salah satu cara untuk membeli sesuatu yang kita inginkan, termasuk rumah.
Dengan menyisihkan penghasilan secara rutin tiap bulan, setidaknya Anda sudah menjejaki langkah awal untuk memiliki rumah.
Sisihkan sekitar 30 persen dari pendapatan secara konsisten setiap bulan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan sistem autodebet.
Jadi Anda bisa membuka rekening khusus untuk tabungan rumah, dan nantinya gaji bulanan bisa otomatis ditransfer ke rekening tersebut.
Anda pun bisa menabung di reksadana atau saham blue chip yang memiliki fundamental kuat.
Selain menabung pada reksadana pasar uang dan pendapatan, Anda juga bisa mulai untuk mencicil emas atau aset likuid lainnya.
Memanfaatkan KPR Jangka Panjang
Foto: Pexels
Saat ini, sudah ada banyak produk KPR yang menawarkan berbagai kemudahan dan keringanan bagi mereka yang ingin mengajukan cicilan rumah.
Contohnya dengan memberikan tempo cicilan yang cukup panjang yakni sekitar 20-30 tahun, bunga flat (tetap) hingga rumah DP 0 sehingga Anda tak perlu pusing untuk membayar DP.
Jadi, jangan sampai melewatkan berbagai “promo” ini, karena ini bisa jadi peluang Anda untuk memiliki rumah idaman.
Melakukan Riset Sendiri
Foto: Pexels
Riset atau survei harga rumah bertujuan agar Anda tidak tertipu atau merasa rugi karena membeli rumah di atas harga pasaran.
Alangkah baiknya juga untuk melakukan riset secara mandiri untuk menghemat bujet.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan riset adalah mencari tahu harga properti yang ada di wilayah incaran.
Semua ini bisa dilakukan dengan mudah jika Anda melakukan survei online di situs properti 99.co Indonesia.
Lewat situs ini Anda bisa mencari hunian berdasarkan bujet dan preferensi.
Misalnya, Anda bisa mendapat rekomendasi rumah di Kolmas Regency atau Kenari Kebonkopi Alamasri jika sedang mencari hunian 2 lantai minimalis di Kota Cimahi.
Manfaatkan KPR Subsidi
Foto: Pixabay
Ada beberapa perusahaan yang memberikan bantuan pada para pegawai yang ingin membeli rumah.
Salah satunya adalah KPR rumah subsidi, yang mendukung pembelian hunian dengan cicilan dan DP rumah yang terjangkau.
Hal ini tentunya mempermudah masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Jadi, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya ya!
Membeli Rumah Second
Cara membeli rumah dengan gaji kecil selanjutnya adalah dengan beli rumah second.
Bisa dibilang kalau membeli rumah second lebih menguntungkan dibanding membeli rumah baru, terutama bagi Anda yang memiliki gaji pas-pasan.
Dengan harga yang tidak jauh berbeda, Anda bisa mendapatkan rumah second dengan spesifikasi yang lebih bagus dari rumah baru.
Misalnya, ukuran yang lebih besar atau terletak di tengah kota.
Namun, bukan hal yang mudah juga untuk bisa mendapatkan rumah second yang tepat, sehingga diperlukan ketelitian dan kesabaran saat mencarinya.
Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membeli rumah second adalah:
Beli dari Pemilik Langsung atau Agen Terpercaya
Cara terbaik ketika membeli rumah bekas adalah membelinya langsung dari pemilik, alias tanpa perantara.
Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan informasi lebih mengenai detail rumah.
Lagipula dengan membeli langsung, harga juga lebih murah dan bisa ditawar, karena penjual tidak harus memberi komisi pada perantara.
Membelinya melalui jasa perantara seperti agen properti juga tak masalah, selama Anda memilih yang terpercaya, ya!
Salah satu caranya adalah dengan menanyakan testimoni pada orang-orang yang pernah memakai jasa agen properti tersebut.
Memastikan Kelengkapan Dokumen
Foto: Pexels
Sama halnya dengan membeli rumah pada umumnya, periksa juga surat rumah seperti Sertifikat Hak Milik, Izin Mendirikan Bangunan dan bukti Pajak Bumi Bangunan (PBB).
Tanyakan juga jika nama yang tertera di dalam surat tidak sama dengan nama penjual.
Bila rumah tersebut belum atau masih dalam proses balik nama, sebaiknya minta Akta Jual Beli yang sah.
Dalam transaksi tunai, biasanya pihak pembeli yang akan memilih pejabat notaris atau PPAT.
Nah, hal ini menjadi keuntungan bagi Anda, karena bisa meminta rekomendasi dari saudara atau orang terpercaya.
Sebagai tambahan tips, sebaiknya notaris dan PPAT adalah orang yang sama dan ada di sekitar lokasi atau area rumah yang akan dibeli.
Jangan terburu-buru
Tak hanya diperuntukkan kepada Anda yang ingin membeli rumah second, cara ini juga harus dipraktikkan bagi yang ingin membeli rumah baru.
Meluangkan waktu untuk meyakinkan dan memantapkan diri dalam memilih rumah bukan lah sesuatu yang berlebihan.
Perlu diingat sekali lagi kalau pilihan ini akan memengaruhi Anda dalam belasan hingga puluhan tahun ke depan.
Selain itu, kehati-hatian memang sangat dianjurkan karena membeli rumah melibatkan nominal yang sangat besar, apalagi kalau Anda belum pernah membeli rumah sebelumnya.
Jadi bagi yang masih awam dan ingin membeli rumah pertama, coba perhatikan kembali beberapa cara membeli rumah dengan gaji kecil di atas.
Membeli Rumah Syariah atau tanpa Riba
Sebenarnya, banyak orang yang meragukan KPR konvensional karena dianggap riba.
Terutama jika Anda mempunyai dana terbatas untuk membayar cicilan dan bunganya yang tidak menentu.
Kalau Anda adalah salah satu orang yang ragu dengan KPR, maka membeli rumah tanpa riba bisa jadi solusinya.
Perhatikan beberapa cara membeli rumah tanpa riba di bawah ini:
Membayar Cicilan Langsung ke Pengembang
Ada pengembang yang menawarkan rumah tanpa melalui cicilan bank. Biasanya, pengembang ini menawarkan perumahan syariah.
Anda bisa membeli rumah dengan mencicil langsung ke pengembang, biasanya dengan tempo yang kurang lebih sama yakni sekitar 15 tahun.
KPR syariah
Selain cicilan langsung ke pengembang, ada pula produk KPR syariah yang saat ini juga sudah banyak disediakan oleh pihak bank syariah seperti BSI (Bank Syariah Indonesia).
Untuk informasi persyaratan dan ketentuan lainnya, bisa Anda dapatkan dengan mendatangi bank tersebut secara langsung.
Skema Bertahap
Ada sistem pembayaran berupa tunai bertahap yang banyak ditawarkan oleh pihak pengembang.
Pada dasarnya, konsep ini mirip dengan skema cicilan, namun yang membedakan adalah periode pembayaran yang biasanya lebih pendek dan tanpa bunga.
Cash Keras
Tentu saja, cara ini diperuntukkan bagi Anda yang memiliki dana cukup untuk membeli secara tunai.
Tinggal pilih rumah di lokasi dan harga yang masuk dalam kriteria Anda.
Misalnya, rumah dengan harga Rp300 juta-an seperti Makmur Indah Residence bagi Anda yang mencari rumah dijual di Bogor.
Menjadi Agen Properti
Foto: Pexels
Cara membeli rumah dengan gaji yang terakhir adalah dengan menjadi agen properti.
Seperti yang diketahui, rata-rata agen akan mendapat fee dengan nominal belasan hingga puluhan juta rupiah jika berhasil menjual unit properti dari developer.
Bahkan, meski jarang, ada juga lho pengembang yang memberikan bonus satu unit rumah sebagai komisi agen properti jika mereka berhasil menjual sejumlah unit properti.
Pertimbangkan 4 Hal Ini saat Beli Rumah Pertama
Pastikan Kondisi Keuangan Aman
Foto: Pixabay
Karena dana berperan besar dalam pembelian rumah, maka pastikan terlebih dahulu apakah kondisi keuangan Anda sudah benar-benar siap untuk mewujudkannya.
Hindari keputusan membeli rumah yang akhirnya membebani keuangan dan malah membuat kondisi finansial jadi tidak sehat.
Setelah yakin dengan kondisi keuangan, Anda juga bisa memilih sistem pembayaran, baik tunai maupun kredit atau KPR.
Ketahui kelebihan dan kekurangan masing-masing sistem ini, yang tentunya disesuaikan dengan kondisi Anda.
Sistem pembayaran tunai sebaiknya dilakukan jika Anda sudah mengantongi uang untuk membeli rumah secara langsung.
Kelebihannya adalah mendapat potongan. Ya, biasanya harga membeli rumah secara tunai lebih murah ketimbang beli melalui kredit.
Sementara cara kredit (KPR) cocok bagi yang ingin membeli rumah dengan gaji kecil.
Agar aman, sebaiknya pilih lembaga terpercaya dan yang menawarkan berbagai keuntungan.
Nah, sebaiknya jangan tunda lagi jika ada tawaran kredit rumah yang menarik menghampiri Anda.
Karena harga properti akan terus naik. Jadi lebih cepat lebih baik!
Tentukan Lokasi dan Tipe Rumah
Foto: Pixabay
Lokasi memang krusial dalam pemilihan rumah, karena hal ini akan memengaruhi aktivitas Anda nantinya.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, tak masalah jika Anda harus membeli rumah di pinggir kota, karena harganya lebih murah selama akses yang ditawarkan mudah.
Selain lokasi, perhatikan pula spesifikasi rumah yang dibutuhkan.
Jangan mudah tergiur dengan penawaran-penawaran yang diberikan, karena hal itu belum tentu sesuai dengan kebutuhan Anda.
Selain itu, pertimbangkan juga desain interior rumah dan sebagainya. Sesuaikan dengan selera pribadi agar Anda merasa lebih nyaman.
Pilih Pengembang yang Terpercaya
Setiap pengembang bisa saja menawarkan berbagai benefit jika Anda membeli properti mereka. Hal ini bisa jadi pertimbangan, tapi jangan langsung percaya begitu saja.
Anda harus telusuri dulu track record dari pengembang.
Jangan sampai Anda membeli dari developer bodong atau tidak terpercaya.
Hal ini sangat penting, terlebih bagi Anda yang baru pertama kali membeli rumah.
Cari Tahu Izin Pembangunan Rumah
Sebelum melakukan pembayaran, periksa dulu sertifikat rumah dengan melibatkan ahli seperti notaris.
Jadi, meski Anda baru pertama kali membeli rumah, tak usah ragu karena Anda akan dibantu oleh para profesional yang kredibel di bidangnya.
Beda lagi jika Anda sudah pernah membeli rumah sebelumnya.
Bagi yang membeli rumah kedua, sebaiknya pastikan kondisi keuangan benar-benar siap dan Anda tak punya beban hutang.
Pastikan juga alokasi utama seperti biaya pendidikan dan bulanan sudah terpenuhi.
Dalam membeli rumah kedua, baik untuk hunian atau investasi, ada beberapa pertimbangan sederhana.
Misalnya menentukan lokasi rumah, apakah ingin terletak masih satu kawasan atau justru berjauhan dari rumah pertama.
Lalu ketahui kemampuan keuangan. Mudahnya, Anda coba lakukan simulasi KPR untuk rumah kedua ini.
Bagaimana? Sudah siap untuk memiliki hunian idaman?
Itu tadi cara membeli rumah dengan gaji kecil yang bisa diterapkan khususnya oleh milenial. Untuk memudahkan memilih hunian, ada banyak proyek pilihan 99.co Indonesia yang bisa diintip.
Salah satunya adalah Zena BSD City, yang bisa jadi pilihan menarik terutama bagi Anda yang sedang mencari rumah dijual di Tangerang.
Semoga artikel ini membantu, ya.