Cara Beli Rumah Cash yang Mudah dan Aman untuk Pemula

Last update: 3 Mei 2025 4 min read
Author:

Mengetahui tata cara beli rumah cash sangat penting, terutama jika kamu pertama kali ingin membeli hunian secara tunai. 

Secara umum, terdapat dua skema pembayaran yang bisa dipilih ketika membeli rumah secara tunai, yakni cash keras dan cash bertahap.

Sekilas keduanya memang memiliki kemiripan, tetapi terdapat perbedaan dalam tenggat waktu pelunasannya.

Agar lebih paham, berikut penjelasan lengkap mengenai syarat atau cara beli rumah cash!

Cara Beli Rumah Cash Bertahap

Cara Beli Rumah Cash Bertahap

Cash bertahap merupakan metode pembelian rumah secara tunai. 

Namun, dalam hal ini pembeli bisa mencicil pembayaran berdasarkan tenor yang telah disepakati.

Sama halnya membeli rumah dengan KPR, pembelian rumah dengan skema cash bertahap mengharuskan pembelinya untuk membayar uang muka alias DP.

Kemudian, sisanya bisa dicicil kepada pihak developer dengan tenor mulai dari 6–36 bulan.

Selain itu, dalam transaksi ini tidak ada keterlibatan bank, sehingga pembeli terbebas dari suku bunga bank dan biaya pengajuan KPR.

Lalu, bagaimana tata cara pembelian rumah secara tunai bertahap? Berikut penjabarannya.

1. Mencari Developer Perumahan Terpercaya

Mencari Developer Perumahan Terpercaya

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan hunian impian adalah mencari rumah yang sesuai kebutuhan.

Caranya dengan mencari daftar perumahan dari developer tepercaya. Kamu bisa menemukan banyak pilihannya di laman Projek Hunian Baru 99.co Indonesia.

2. Survei Lokasi dan Fasilitas Sekitar

cara beli rumah cash keras

Setelah menemukan developer tepercaya kamu perlu mengetahui terlebih dahulu lokasi dan fasilitas di sekitarnya.

Apakah lokasinya strategis? Dan apakah fasilitas di sekitar perumahan sudah memadai?

Lokasi yang strategis tentunya dapat memudahkan mobilitas sehari-hari.

Sedangkan fasilitas yang lengkap akan membuat penghuni semakin nyaman.

3. Membuat Surat Pemesanan Rumah

Membuat Surat Pemesanan Rumah

Dalam tahap ini, lakukan negosiasi dengan penjual terkait total harga, tenor cicilan, hingga waktu pembayaran.

Kamu juga dapat meminta agar proses pemindahan hak milik dilakukan lebih cepat sebelum pelunasan.

Jangan segan meminta developer menunjukkan sertifikat rumah.

Jika ternyata sertifikatnya masih gabungan, tanyakan biaya pemecahan sertifikat rumah itu.

Setelah terjalin kesepakatan, maka pihak penjual akan membuat surat pemesanan rumah.

Surat tersebut umumnya berisikan identitas pembeli, unit pilihan, jumlah uang muka, hingga tenor cicilan.

4. Membayar Uang Muka

Membayar Uang Muka

Syarat membeli rumah cash selanjutnya dalam skema pembayaran tunai bertahap adalah membayar uang muka. Besarannya 30% dari harga rumah.

Misalnya kamu membeli rumah di Istana Regency Jatinangor seharga Rp600.000.00, uang muka yang harus disiapkan adalah Rp180.000.000.

Setelah selesai melakukan pembayaran, jangan lupa untuk meminta kuitansi kepada developer.

Ini menjadi bukti pembayaran resmi yang disertai tanda tangan di atas materai oleh pihak pengembang.

5. Melunasi Cicilan Bertahap

Melunasi Cicilan Bertahap

Seperti telah disebutkan di atas, tenor cicilan rumah yang dibeli dengan cash bertahap adalah 6–36 bulan.

Dalam tahap ini, jangan lupa meminta bukti pembayaran kepada pihak pengembang setelah setiap kali membayar cicilan.

6. Tanda Tangan Akta Jual Beli (AJB)

Tanda Tangan Akta Jual Beli

Setelah pelunasan selesai, developer akan menghubungi konsumen untuk penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) di kantor notaris.

Tanda tangan AJB disaksikan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Adapun persyaratan yang perlu dipersiapkan saat penandatangan AJB meliputi kuitansi, PPh, serta biaya notaris dan PPAT.

7. Peralihan AJB ke Sertifikat Hak Milik (SHM)

Peralihan AJB ke Sertifikat Hak Milik

Langkah terakhir yang harus ditempuh oleh pembeli adalah mengurus peralihan AJB ke SHM.

Proses ini bisa kamu lakukan sendiri dengan langsung mendatangi kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) setempat.

Biasanya durasi pembuatan SHM memakan waktu 1–2 bulan.

Namun, jika kamu tidak memiliki waktu luang, PPAT bisa membantu untuk mengurus peralihan AJB ke SHM, hingga balik nama.

Cara dan Syarat Beli Rumah Cash Keras

Cara Beli Rumah Cash Keras

Tidak seperti tunai bertahap, cash keras mengharuskan pembeli untuk melunasi biaya pembelian rumah dalam jangka waktu satu bulan.

Jika memilih skema pembayaran ini, biasanya pihak developer tidak segan memberi potongan harga mulai dari 10–15%. 

Selain itu, mengingat ini adalah metode pembelian rumah langsung lunas, kamu tidak perlu dipusingkan dengan beban cicilan tahunan. 

Meski begitu, kamu harus mempersiapkan dana yang besar di awal jika ingin membeli hunian secara cash keras. 

Adapun cara beli rumah cash keras, sejatinya tidak berbeda dengan tunai bertahap.

Hanya dalam prosesnya pembeli tidak perlu membayar uang muka.

Artinya setelah mendapatkan rumah yang cocok dengan kebutuhan, pembeli tinggal membayar uang pembelian rumah.

Kemudian, mengikuti tata cara yang telah telah disebutkan di atas.

Kelebihan dan Kekurangan Membeli Rumah Cash

Tak kalah penting dari persyaratan membeli rumah cash yang telah disebutkan, kamu juga wajib mengetahui kelebihan dan kekurangan membayar hunian secara tunai.

Adapun kelebihan dan kekurangan beli rumah cash antara lain:

Kelebihan

  • Terbebas untuk membayar bunga secara bulanan
  • Prosesnya lebih cepat
  • Harga properti bisa lebih murah dibandingkan dengan pembayaran kredit
  • Tidak ada biaya administrasi
  • Lebih aman

Kekurangan

  • Dana yang dibutuhkan cukup besar
  • Risiko kehilangan poin dari skor kredit

***

Itulah sejumlah cara beli rumah cash keras yang bisa kamu lakukan.

Kamu yang sedang mencari rumah baru berkualitas, Seion Serang dan Precium Kebayoran Baru bisa menjadi pilihan menarik.

Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Septian Nugraha adalah jurnalis dan content writer berpengalaman. Lama berkarier sebagai jurnalis olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola untuk sejumlah media massa besar di Indonesia. Di antaranya adalah Harian Olahraga TopSkor (skor.id), panditfootball.com, CNN Indonesia, dan kompas.com. Per Februari 2022, Septian memutuskan bergabung bersama 99 Group Indonesia, untuk berkarier sebagai property content writer.