Prosedur Kredit Rumah Syariah hingga Cara Melunasinya

Last update: 19 Agustus 2025 5 min read
Author:

Siapa sih yang enggak pengin punya tempat tinggal sendiri? Memiliki kemampuan untuk membeli rumah, tentu jadi impian setiap orang. 

Namun, biasanya hal tersebut terkendala akan tingginya harga rumah yang semakin mencekik. 

Sebenarnya sudah banyak cara yang bisa Anda pilih untuk mendapatkan rumah, salah satunya dengan kredit rumah syariah.

KPR rumah berbasis syariah memang memiliki banyak peminat.

Ini juga menawarkan keunggulan yang tidak bisa Anda temukan pada KPR konvensional ataupun membeli rumah secara tunai.

Dengan kredit rumah syariah, skema pembelian dan cicilan rumah terbebas dari riba, sehingga aman untuk masyarakat beragama Islam.

Buat Anda yang tertarik dengan sistem cicilan menggunakan skema KPR Syariah, berikut hal-hal yang wajib diketahui.

Apa Itu Kredit Rumah Syariah?

Apa Itu Kredit Rumah Syariah

Secara umum, pengertian KPR Syariah sama dengan KPR konvensional.

Perbedaanya, kredit rumah syariah tidak mengenakan bunga bank dalam proses cicilannya, namun bank mengambil margin keuntungan dari harga rumah tersebut.

Untuk mendapatkan KPR Syariah, Anda bisa mengajukannya melalui program KPR bank syariah.

Lalu, kredit rumah syariah juga memiliki banyak keunggulan. Seperti beberapa poin yang akan kita bahas berikut ini.

Untung-Rugi Kredit Rumah Syariah

Keuntungan Kredit Rumah Syariah

Keuntungan Kredit Rumah Syariah

Terdapat beberapa keuntungan jika menggunakan kredit rumah syariah, di antaranya:

  • Proses pengajuan KPR syariah lebih cepat dibandingkan KPR konvensional
  • Tidak memiliki bunga sehingga angsurannya tetap hingga masa kredit berakhir
  • Segala proses pembelian berdasarkan syariat Islam, sehingga aman dari praktik riba.

Kekurangan Kredit Rumah Syariah

Selain keuntungan, ada pula beberapa kekurangan bila memilih kredit rumah syariah, misalnya:

  • Jangka waktu kredit umumnya lebih pendek
  • Tidak bisa menikmati angsuran yang rendah ketika suku bunga KPR sedang turun.

Jenis Akad dalam Kredit Rumah Syariah

Jenis Akad dalam Kredit Rumah Syariah

Setelah membahas untung-rugi kredit rumah syariah, berikut beberapa jenis akad yang perlu Anda ketahui saat mengajukan KPR syariah.

Akad Murabahah

Maksud akad ini adalah, pihak bank akan memberitahu nasabah tentang harga rumah dan berapa besaran margin yang akan diambil oleh bank, lalu dikalkulasi dengan masa tenor cicilan.

Jika Anda tidak ingin mencicil rumah dengan biaya besar, maka ambilah masa tenor yang lebih panjang atau lama. 

Hal tersebut akan memengaruhi jumlah cicilan yang akan Anda bayarkan setiap bulannya. 

Akad Musyarakah Mutanaqisah

Akad musyarakah mutanaqisah menitikberatkan penawaran kerja sama atau bagi hasil antara nasabah dan pihak bank.

Jadi, pihak bank dan calon nasabah sama-sama melakukan pembelian rumah dengan porsi yang telah disepakati bersama.

Misalnya bank melakukan pembelian sebesar 70% dan nasabah 20%. 

Selanjutnya, calon nasabah dapat membeli rumah melalui bank dengan cara mengangsur.

Baca juga:

Simulasi KPR Syariah, Cara Menghitung Kredit Tanpa Riba

Syarat Pengajuan KPR Syariah

Syarat Pengajuan KPR Syariah

Sebelum memulai mengajukan kredit rumah syariah ke bank, ada baiknya Anda ketahui dulu syarat-syaratnya, seperti:

  • Warga Negara Indonesia (WNI);
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah;
  • Fotokopi KTP, PNWP, KK, dan Buku Nikah;
  • Karyawan tetap berpengalaman 2 tahun;
  • Wiraswasta yang memiliki penghasilan sendiri;
  • Tidak masuk dalam kategori SLIK blacklist; dan
  • Slip gaji minimali 3 bulan terakhir.

Setelah mengetahui syarat-syarat yang perlu Anda persiapkan, jangan lupakan juga beberapa poin penting berikut ini.

  • Temukan dan ketahui latar belakang pengembang, pastikan developer tidak memiliki masalah sebelumnya;
  • Catat setiap penjelasan yang dijabarkan oleh bank mengenai besaran dan mekanisme cicilan setiap bulannya;
  • Tanyakan juga ke pihak bank perihal hak dan kewajiban, serta risiko yang akan terjadi kedepannya; dan
  • Setelah itu siapkan uang muka atau down payment (DP) yang sudah disepakati, beserta syarat-syarat yang diperlukan.

Prosedur Kredit Rumah Syariah lewat Developer

Prosedur Kredit Rumah Syariah lewat Developer

Syarat pengajuan kredit ke developer syariah bisa dibilang sama dengan bank syariah, tapi bedanya Anda tidak perlu lampirkan slip gaji ataupun rekam jejak kredit yang ada di SLIK OJK. 

Kemungkinan besar akan ada persyaratan lain dari pihak developer.

Berikut ini beberapa prosedur umum dalam pengajuan kredit rumah syariah melalui developer, yakni:

  • Melakukan pemesanan atau booking rumah langsung ke pihak developer atau agen;
  • Mendapatkan Surat Pemesanan Pembelian Rumah dan penandatangan surat sekaligus menyepakati harga, cicilan rumah, dan masa tenor di awal perjanjian; serta
  • Akad jual beli antara developer dan konsumen yang disaksikan oleh notaris dan pihak saksi.

Setiap prosedur bisa berbeda-beda urutannya, agar lebih jelas Anda bisa bertanya langsung pada pihak developer atau agen properti terkait.

Cara Melunasi Kredit Rumah Syariah 

Cara Melunasi Kredit Rumah Syariah 

Siapa sih yang tidak ingin melunasi kredit rumah lebih cepat? Tentu saja semua orang ingin segera melunasi semua utangnya.

Tapi, banyak orang enggan melakukan hal tersebut karena takut terkena penalti yang merugikan.

Nah, hal itu tidak akan terjadi jika Anda memilih developer syariah. Sebab, proses pelunasan lebih cepat justru menguntungkan developer.

Jangan tertarik, ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat pelunasan rumah syariah melalui developer.

Bayar dengan DP yang Besar

Bayar dengan DP yang Besar

Pembayaran DP besar pastinya akan membuat Anda lebih mudah melunasi cicilan rumah.

Pasalnya, ini akan memengaruhi jumlah cicilan Anda per bulannya.

Karena pada dasarnya kredit syariah tanpa bunga, Anda tidak perlu khawatir dengan kenaikan suku bunga pada tahun tertentu.

Ambil Masa Tenor yang Singkat

Ambil Masa Tenor yang Singkat

Anda juga bisa memilih DP rendah, tapi cicilannya lebih tinggi karena masa tenor yang diambil lebih singkat.

Syarat wajib dalam pengambilan tenor yang sebentar ialah, Anda harus memiliki dana lebih atau penghasilan lebih besar 20–30% dari cicilan.

Gunakan Uang “Dingin”

Gunakan Uang dingin

Ketika Anda punya keinginan untuk melunasi rumah di tahun tertentu, sebaiknya gunakan uang “dingin.”

Yang dimaksud uang dingin adalah, uang yang tidak termasuk dalam penyisihan uang pokok dan tidak digunakan dalam waktu dekat.

Itu dia informasi mengenai kredit rumah syariah yang wajib diketahui.

Jika Anda ingin membeli rumah dengan skema syariah, ada banyak perumahan syariah yang bisa ditemukan, salah satunya di Kota Bogor.

Adapun proyek pilihan yang bisa dijadikan referensi, yakni Ash-Shiddiq ResidenceMusabah Land Cluster Alsagriya, dan Royal Orchid Villa.

Anda juga bisa menemukan berbagai pilihan rumah menarik pada menu proyek pilihan di 99.co Indonesia.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Sebelum Berinvestasi Properti Syariah, Ketahui Hal-Hal Ini

 

Menyajikan insight dan panduan seputar dunia properti, dari tren pasar, tips jual beli, hingga strategi investasi yang tepat.